Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

INTRODUCING INFORMATIOAN AND COMMUNICATION TECHNOLOGIES (ICT) TO YOUNG LEARNERS Fuqaha, Ansharul; Zainollah
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 2 No. 1 (2024): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/ghulamuna.v2i1.497

Abstract

Pentingnya memperkenalkan teknologi kepada anak usia dini bukan lagi pilihan, tetapi kewajiban karena jika mereka tidak diperkenalkan sejak dini, sangat mungkin mereka akan mengetahuinya melalui teman atau lingkungan di luar rumah yang belum tentu produktif untuk perkembangan anak. Terlebih lagi, jika mereka mengakses kemajuan teknologi tanpa pengawasan atau bantuan orang tua. Banyak pengaruh yang dihasilkan dari penyebaran teknologi informasi dan komunikasi di semua bidang, tidak hanya di perguruan tinggi. Namun, pembelajaran di pendidikan anak usia dini sangat dibutuhkan. Artikel ini bertujuan untuk membahas pentingnya memperkenalkan teknologi informasi dan komunikasi kepada anak usia dini, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sebagai media pembelajaran untuk anak sesuai usia, efek negatif teknologi informasi dan komunikasi pada anak, dan membuat teknologi informasi dan komunikasi aman dan bermanfaat bagi anak-anak.
MENINGKATKAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRY PADA ANAK USIA DINI Sakinatul Aimmah; Zainollah
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 3 No. 1 (2025): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/ghulamuna.v3i1.541

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), dengan jenis kolaboratif partisipatoris. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini memakai modelnya Kurt Lewin yang terdiri dari empat tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak didik di RA Al-Furqan Campaka Pasongsongan Sumenep, lebih meningkat di bandingkan sebelumnya, diketahui bahwa anak yang memiliki keaktifan belajar hanya mencapai 30%. Pada silus I masih belum mencapai target yang harus diperoleh siswa. yaitu dalam keaktifan dan semangat belajar banyak siswa yang mempunyai skor minim atau belum maksimal, yaitu hanya mencapai 57%. Sehingga siklus I masih belum dikatan berhasil. pertemuan kedua mencapai 65%. Ini tentu merupakan hal baik dan positif yang terus perlu dikembangkan oleh guru untuk mencapai target yang ditentukan. pada siklus ini hanya mampu mencapai 80% keberhasilannya. Angka yang sangat baik dalam pelaksanaan belajar mengajar. Maka dengan prosentase itu, tidak berlebihan jika pembelajaran pada tahap ini melebihi target minimal yang telah ditetapkan
PRACTICAL STRATEGIES FOR TEACHING ENGLISH TO YOUNG LEARNERS Zainollah, Zainollah
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 3 No 1 (2016): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.602 KB) | DOI: 10.31102/alulum.3.1.2016.1-7

Abstract

Teaching English to young learner is very different from teaching English to adolescent and adults. There are three learner groups in English language teaching (ELT). There are young children, adolescent and adult. The three learner groups have crucial differences in terms of language learning needs, language competence emphasized, and cognitive skill addressed. Understanding the ideas and strategies for teaching English to young learners is very urgently needed for English teachers to design and develop learning activities for children. This article tries to explain some practical strategies or ideas in teaching English to young learners (TEYL). The practical strategies that can be practiced in the teaching English to young learners are: teaching with pictures, visual and realia, teaching with movement and games, teaching with stories and teaching with music or song. Hopefully, these strategies can help teachers especially teachers of young learners in designing and developing learning activities in the classroom.
THE ANALYSIS OF WORD FORMATION PROCESS ON MADURESE LANGUAGE Dinar Vincy Yunitaka B; Zainollah
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1116.448 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v10i1.202

Abstract

The reason of the researcher taking this tittle is because one of the efforts to maintain and preserve Madurese language as the mother tongue of Madurese people to study continuously in all circles and levels by using Madurese language either in formal or non-formal events. In this research, the researcher used descriptive qualitative research to know more about word formation process and describes how word formation process on Madurese language used by millennial community at Kebunan Bugih Pamekasan. The data is taken from daily talking and expression by using observation, interview, and documentation. The data were collected then analyzed through familiarizing and organizing, coding and reducing, and interpreting and representing. Based on data collected, the researcher found 48 words used by millennial community at Kebunan Bugih Pamekasan in daily talking and expression that included to word formation process. The researcher concluded that the 48 words of Madurese language used by millennial community at Kebunan Bugih Pamekasan are devided into: 6 words of compounding, 4 words of blending, 18 words of clipping, 7 words of derivition, 5 words of multiple processes, and 10 words of reduplication. The researcher hopes that this research will give valuable information for the readers include word formation process on Madurese language.