Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Hubungan Paparan Media Sosial Instagram dengan Insecurity pada Siswa Kelas XI SMKS Bunga Persada Cianjur Thifaal Farihah; Ahmad Rizal; Irma Herliana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media sosial Instagram semakin intens di kalangan remaja yang dapat berpotensi menimbulkan dampak psikologis, salah satunya insecurity. Insecurity pada remaja dapat memengaruhi kepercayaan diri, kesehatan mental, serta perkembangan psikososial. Paparan konten visual, standar ideal, dan interaksi sosial berbasis validasi di Instagram menjadi faktor yang diduga berkontribusi terhadap munculnya insecurity. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan paparan media sosial Instagram dengan tingkat insecurity pada siswa kelas XI di SMKS Bunga Persada Cianjur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMKS Bunga Persada Cianjur, dengan jumlah sampel sebanyak 181 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner paparan media sosial Instagram dan kuesioner insecurity. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden, paparan media sosial Instagram, dan tingkat insecurity, serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki paparan media sosial Instagram kategori sedang (56,4%) dan tingkat insecurity kategori sedang (59,1%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara paparan media sosial Instagram dengan tingkat insecurity pada siswa kelas XI. Responden dengan paparan Instagram tinggi cenderung mengalami tingkat insecurity yang lebih tinggi dibandingkan responden dengan paparan sedang. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa paparan media sosial Instagram berhubungan secara signifikan dengan tingkat insecurity pada siswa kelas XI di SMKS Bunga Persada Cianjur. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi literasi digital dan pendampingan psikososial bagi remaja untuk meminimalkan dampak negatif penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental.
Hubungan Kecanduan Bermain Game Online dengan Gangguan Kualitas Tidur pada Siswa SD Sirnagalih Tahun 2025 Riva Navisah; Siti kamilah; Ahmad Rizal
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecanduan bermain game online pada anak usia sekolah dasar menjadi permasalahan yang semakin meningkat dan berpotensi menurunkan kualitas tidur anak. Berdasarkan teori perkembangan kognitif Piaget dan konsep neurofisiologi tidur, stimulasi digital yang berlebihan dapat mengganggu ritme sirkadian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecanduan bermain game online dengan kualitas tidur anak sekolah dasar di SD Sirnagalih Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV, V, dan VI SD Sirnagalih sebanyak 174 siswa, dengan 121 responden sebagai sampel yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian terdiri dari Game Addiction Scale (GAS) dan Pittsburgh Sleep Quality Index for Children (PSQI-C). Data dianalisis menggunakan uji korelasi melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kecanduan bermain game online dengan gangguan kualitas tidur pada siswa SD Sirnagalih (p-value < 0,05). Semakin tinggi tingkat kecanduan bermain game online, semakin buruk kualitas tidur anak
Fungsi Controlling Kepala Ruangan Dengan Kinerja Perawat Di RSUD Cipayung Jakarta Timur Bahaji; Ahmad Rizal; Sancka Stella G. Sihura
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i6.2217

Abstract

Kinerja perawat merupakan indikator penting dalam pelayanan kesehatan. Fungsi controlling kepala ruangan berperan dalam meningkatkan kinerja perawat melalui pengawasan, evaluasi, dan pengambilan keputusan. Permasalahan terkait kinerja perawat termasuk penurunan pada kinerja klinis, pengembangan profesional, dan perilaku pada tahun 2024, jika dibandingkan dengan data penilaian tahun 2023 yang dilakukan oleh komite keperawatan RSUD Cipayung. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan fungsi controlling kepala ruangan dengan kinerja perawat di RSUD Cipayung Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei analitik dan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan responden sebanyak 60 orang pada perawat yang bekerja di RSUD Cipayung Jakarta Timur. Instrumen yang digunakan menggunakan lembar kuesioner. Analisa data dengan univariat dan bivariate dengan uji spearman rank. Hasil penelitian sebanyak 47 responden (78,33%) menilai fungsi controlling kepala ruangan dalam kategori baik, dan seluruh responden (100%) memiliki kinerja yang baik. Uji Spearman Rank menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara fungsi controlling kepala ruangan dengan kinerja perawat (ρ = 0,957; p < 0,000). Kesimpulan fungsi controlling kepala ruangan memiliki hubungan yang sangat kuat dan signifikan terhadap kinerja perawat
Citra Tubuh Dengan Depresi Pada Lansia Wanita M. David Nugroho; Ahmad Rizal
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 7 No 02 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi Juni 2017
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.967 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v7i02.239

Abstract

Citra tubuh adalah kumpulan sikap individu terhadap tubuhnya yang disadari atau tidak disadari. Citra tubuh ini harus realistik karena lebih banyak individu menerima dan menyukai tubuhnya akan lebih aman dan bebas dari ansietas sehingga harga dirinya meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara citra tubuh (Body Image) dengan depresi pada lansia wanita di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Mulya 01 Cipayung Jakarta Timur. Penelitian menggunakan desain cross sectional. Teknik sampling penelitian ini adalah total sampling. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik lansia terdapat sebagian besar lansia berumur 71-80 tahun yaitu 40% dan pendidikan lansia mayoritas SMP yaitu sebanyak 25 orang atau (39.7%). Sedangkan hasil uji statistic Chi-Square didapatkan p value 0.032 < 0.05 sehingga dapat disimpulan ada hubungan antara citra tubuh (body image) dengan depresi pada lansia wanita. saran untuk lansia agar selalu memperhatikan citra tubuhnya karena dengan memiliki citra tubuh yang bagus lansia akan lebih percaya diri dan menjalani masa lansia dengan kreatif.
Efektifitas Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Maria Theodorin Agnes J Karang; Ahmad Rizal
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 7 No 04 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi Desember 2017
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.767 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v7i04.332

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang abnormal dan dapat diukur paling tidak pada tiga kali pada kesempatan yang berbeda. Salah satu cara menurunkan tekanan darah dengan metode terapi relaksasi otot progresif.tujuan terapi relaksasi otot progresif memberikan hasil yang memuaskan dalam program terapi terhadap ketegangan otot, memfasilitasi tidur, mengurangi kelelahan, nyeri pada leher dan punggung, menurunkan tekanan darah tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi efektivitas terapi relaksasi otot progresif terhadap lansia dengan hipertensi di Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru Tahun 2015. Desain penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan rancangan one group prtest – posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi sedang berobat berjumlah 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan ρ value 0,014 (ρ<0,05), maka Hο di tolak dan ada perbedaan antara penurunan tekananan darah sebelum dan sesudah terapi relaksasi otot progresif pada lansia dengan hipertensi atau ada pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
Hubungan Pola Komunikasi Orang Tua dengan Keterlambatan Bahasa Anak Usia 3-5 Tahun di Posyandu BTN Bumi Emas Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur Tahun 2025 Winda Siti Nurbaeti; Siti Kamillah; Ahmad Rizal
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan bahasa merupakan salah satu indikator utama tumbuh kembang anak, khususnya pada usia prasekolah 3–5 tahun. Keterlambatan bahasa pada usia ini dapat berdampak jangka panjang terhadap kemampuan kognitif, sosial, dan emosional anak. Salah satu faktor lingkungan yang berperan penting dalam perkembangan bahasa anak adalah pola komunikasi orang tua. Pola komunikasi yang kurang responsif, satu arah, atau minim interaksi diduga berkontribusi terhadap meningkatnya risiko keterlambatan bahasa pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola komunikasi orang tua dengan keterlambatan bahasa anak usia 3–5 tahun di Posyandu BTN Bumi Emas, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah orang tua dan anak usia 3–5 tahun yang terdaftar di Posyandu BTN Bumi Emas. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pola komunikasi orang tua dan instrumen Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) untuk menilai perkembangan bahasa anak. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola komunikasi orang tua dengan keterlambatan perkembangan bahasa anak usia 3–5 tahun, yang dibuktikan dengan hasil uji Chi-Square memperoleh nilai signifikansi p-value sebesar 0,000 (p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola komunikasi orang tua memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan bahasa anak. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi bagi orang tua melalui layanan posyandu untuk meningkatkan kualitas komunikasi dalam keluarga sebagai langkah pencegahan keterlambatan bahasa sejak dini.