Kartini Lana
Institut Sains Dan Kependidikan Kie Raha Maluku Utara

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : KUANTUM

Peningkatan Hasil Belajar Ipa Dengan Menerapkan Metode Problem Solving Pada Peserta Didik Kelas VIIA SMP Ulul Albaab Kota Ternate Kartini Lana
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 1 No 1 (2020): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada konsep kalor dengan menggunakan metode problem solving di kelas VIIA SMP Ulul Albaab Kota Ternate. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Clasroom Action Research. Model penelitian tindakan kelas ini merujuk pada model Kemmis & MC Taggart yang menguraikan bahwa tindakan yang digambarkan sebagai suatu proses yang dinamis dari aspek perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIA SMP Ulul Albaab Kota Ternate yang berjumlah 25 orang peserta didik laki-laki. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah sebagai berikut: observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar peserta didik. Analisis data dalam penelitian ini dengan analisis deskriptif. Hasil belajar yang diperoleh peserta didik pada siklus I menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan sebelum diberikan pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving. Sebelum diberi pembelajaran, hasil belajar peserta didik menunjukkan dari 25 orang peserta didik kelas VIIA, 18 orang peserta didik (72%) mendapatkan nilai dibawah 65, dan hanya 7 orang peserta didik (28%) yang mendapatkan nilai diatas 65.setelah pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving dilaksanakan hasilnya meningkat menjadi 9 orang peserta didik (36%) yang mendapatkan nilai dibawah 65, dan 16 orang peserta didik (64%) mendapatkan nilai diatas 65. Secara keseluruhan rata-rata kelas mencapai 64,32 dan hasilnya kurang memuaskan. Pada siklus II hasil belajar peserta didik dengan menggunakan metode problem solving menunjukkan peningkatan. Setelah siklus II dilakukan hasilnya 25 orang peserta didik (100%) mendapatkan nilai diatas 65. Secara keseluruhan nilai rata-rata kelas yaitu 82,52.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Konsep Gaya Dengan Menggunakan Metode Resitasi Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 22 Halmahera Selatan Kartini Lana; Irawati H Malan
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 1 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.4862359

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk mengetahui apakah Penerapan Model Pembelajaran Resitasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Konsep Gaya Dengan Menggunakan Metode Resitasi peserta didik Kelas VIII SMP Negeri 22 Halmahera Selatan. Pemberian resitasi .Subjek penenelitian adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 22 Halmahera Selatan yang terdiri 27 peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus terdiri dari 4 kompenen yaitu : Perencanaan, Pelaksaan , Evaluasi dan Hasil Belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I adanya peningkatkan dibandingkan dengan sebelum diberikan pembelajaran dengan menggunakan metode resitasi . Hasil belajar peserta didik menunjukan 27 orang peserta didik kelas VIII, 15 orang peserta didik (75 %) mendapatkan nilai sedang, sedangkan yang mendapatkan nilai rendah 5 orang peserta didik dibawah skor rata –rata secara keseluruhan hasilnya kurang memuaskan penerapan konsep IPA Fisika, sedangkan pada siklus II hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model resitasi menunjukan skor rata- rata di atas 75 % penerapan konsep fisika dengan jumlah peserta didik 20 yang tergolong tertinggi 74,5. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan penerapan konsep fisika peserta didik kelas VIII SMP Negeri 22 Halmahera Selatan tahun ajaran 2020/2021 dapat ditingkatkan melalui pemberian resitasi.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Basid Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Kelas VIII SMP NEGERI 1 Waikafia Pada Materi Usaha Dan Energi Kartini Lana; Susi Ismail
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 2 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Juli - Desember 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.5730921

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitaian PTK yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus memiliki 3 kali pertemuan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar fisika siswa SMP Negeri 1 Waikafi pada materi Usaha dan Energi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Waikafi. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri I Waikafia dengan jumlah keseluruhan sebanyak 21 peserta didik yang mana terdiri dari 15 perempuan dan 6 Laki-Laki. Dari hasil penelitian diperoleh peningkatan hasil belajar yang diperoleh peserta didik pada siklus I menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan sebelum diberi pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Problem Besid Learning pada materi usaha dan energi. Setelah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran hasilnya meningkat dari 57% menjadi 76%. Pada siklus II hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran berbasi masalah juga menunjukkan adanya peningkatan yaitu 100% dengan nilai rata-rata mencapai 7,79%.
Optimalisasi Media Game Edukasi Fisika (GEMIKA) Berbasis Wordwall dalam Meningkatkan Literasi Digital Kelas X SMANKOR Maluku Utara Tamarengki, Olfiane; Lana, Kartini
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.803

Abstract

This study aims to describe the increase in digital literacy of class X students at SMANKOR North Maluku after using the Wordwall-based Physics Education Game Media (GEMIKA). The background of this study is based on the low level of digital literacy of students and the limited use of technology-based learning media in schools. The method used is descriptive research with a qualitative approach. The subjects in this study were 31 class X students selected through purposive sampling techniques. The instruments used in data collection included participatory observation, interviews, and questionnaires to measure the level of digital literacy before and after using GEMIKA. Data analysis was carried out through the Miles, Huberman, and Saldana (2019) model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions.The results showed that there was a significant increase in all aspects of digital literacy after the implementation of Wordwall-Based GEMIKA media. The average percentage of digital literacy increased from 58.2% to 73.6%. In detail, the aspect of media usage increased from 40.5% to 76.2%, digital literacy from 55.6% to 70.5%, learning motivation from 60.7% to 75.0%, and digital technology skills from 57.8% to 72.6%. In conclusion, the use of GEMIKA media based on Wordwall has proven effective in improving students' digital literacy, motivation, and technology skills. This study also shows that the integration of digital-based educational games can be an innovative solution in science learning, especially physics, in areas with limited technological infrastructure.
Pengaruh Pengunaan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 13 Halmahera Barat Pada Konsep Gerak Lurus Ismail, Susi; Lana, Kartini
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 4 No 2 (2023): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Juli - Desember 2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8404265

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) berpengaruh terhadap hasil belajar fisika Siswa kelas X SMA Negeri 13 Halmahera Barat pada konsep gerak lurus dan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar Siswa kelas X IPA SMA Negeri 13 Halmahera Barat dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) pada konsep gerak lurus yang terdiri atas satu ruangan belajar/kelas yang berjumlah 26 Siswa sehingga dibagi menjadi dua kelompok untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi-eksperimen dengan menggunakan rancangan desain nonequivalent control group dan teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sample. Sampel yang digunakan sebanyak 13 Siswa pada kelas eksperimen dan 13 Siswa pada kelas kontrol. Instrument yang digunakan adalah intrumen tes berupa tes objektif pilihan ganda sebanyak 20 soal dengan skor 0-1. Hasil penelitian ini diuji dengan statistia melalu program aplikasi IBM SPSS versi 26 uji “t”. berdasarkan perhitungan diperoleh nilai thitung = 3,713 sedangkan nilai ttabel = 2,064. Sesuai dengan kriteria penerimaan diperoleh hasil bahwa thitung > ttabel pada taraf signifikan 0.05 terhadap data posttest. Sesuai dengan uji hipotesis, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dan peningkatan model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar fisika Siswa pada konsep gerak lurus.
Pengembangan Bahan Ajar Fisika menggunakan Software Modellus Lana, Kartini
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 5 No 1 (2024): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Juni 2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12803088

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk menghasilkan produk bahan ajar fisika menggunakan software modellus yang dapat mempermudah dan memperbaiki proses pembelajaran dan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan ajar fisika menggunakan software modellus terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan di- SMA Negeri 1 Ternate Kelas X. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang diadaptasikan dari Brog dan Gall. Model ini terbagi atas tujuh tahap yaitu perencanaan, studi eksplorasi, pengembangan bentuk awal, instrumen pengumpulan dan analisis data, validasi, revisi berdasarkan hasil validasi, dan desiminasi produk. Subjek uji coba pada penelitian dan pengembangan ini di review oleh ahli pembelajaran dan ahli media, uji kelompok kecil, uji coba lapangan atau kelompok besar, sampel diambil pada satu kelas dengan jumla peserta didik 26 orang, hasil pengujian hipotesis dibantu dengan aplikasi SPSS nilai thitung > ttabel atau 9,141 > -2,060 dan berdasarkan signifikansi < 0,05 maka H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik yang di ajar menggunakan software modellus lebih tinggi dari pada hasil belajar peserta didik menggunakan konvensional
Efektivitas Penerapan Metode Pembelajaran Learning Start With a Question (LSQ) dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX SMP Negeri 3 Halmahera Utara Utubira, Everd Elseos Martin; Lana, Kartini
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 5 No 2 (2024): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Desember 2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14638993

Abstract

This research was carried out by applying the Learning Start With a Question learning method. The purpose of this study is to improve the learning outcomes of grade IX students in the Science Physics subject. The type of research used in this study is Classroom Action Research (PTK) where the measurement of learning outcome tests and documentation is the technique used in data collection in this study. The results showed that the learning outcomes of students before taking action were 59.7 which was included in the low category. After the first suklus action, the learning outcomes of students increased gradually, namely at 66 and the second cycle was 86.1. From the implementation of these actions, it can be concluded that the application of the Learning Start With a Question (LSQ) learning method can improve student learning outcomes. This is because before the action was taken, the learning outcomes of students were very low and included in the poor category, but after the action was taken, the learning outcomes of students experienced a significant increase in cycles per cycle.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Usaha Dan Energi di Kelas Xi Ma Al-Ikhwan Gotowasi Nurlete, Yulianti; Lana, Kartini
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.983

Abstract

This study aims to improve students’ learning outcomes in physics, particularly on the topic of Work and Energy, through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model. The research was conducted at MA Al-Ikhwan Gotowasi involving Grade XI students during the odd semester of the 2023/2024 academic year. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design following the spiral model of Kemmis and McTaggart, consisting of two cycles, each comprising planning, action, observation, and reflection stages. Data were collected through learning outcome tests and observation sheets that measured teacher and student activities during the learning process. The data were analyzed descriptively to examine improvements in students’ learning outcomes and learning engagement across cycles. The results indicated a significant improvement in students’ learning outcomes after the implementation of the Problem-Based Learning model. In Cycle I, the percentage of students achieving the minimum mastery criterion increased to 57%, while in Cycle II, mastery learning further improved to 76%. In addition, observations revealed enhanced student engagement, collaborative problem-solving skills, and active participation during physics learning activities. These findings suggest that the Problem-Based Learning model is effective in improving students’ learning outcomes and learning engagement in physics, even in educational contexts with limited laboratory facilities. Therefore, PBL can be considered a viable instructional alternative for physics teachers to promote meaningful learning and improve conceptual understanding of abstract physics topics such as Work and Energy.