Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Diversifikasi Olahan Pisang dan Singkong bagi Kelompok Wanita Tani “Mulya Abadi” Kabupaten Kubu Raya Sri Syabanita Elida; Saniah; Iwan Rusiardy; Ledy Purwandani; Fenny Imelda
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i1.1449

Abstract

Kelompok Wanita Tani “Mulya Abadi” merupakan kelompok wanita tani yang baru terbentuk selama kurang lebih 2 bulan di Dusun Karya Mulya. Kelompok ini merupakan binaan dari FORHATI Kubu Raya, sehingga masih sangat kekurangan informasi pengetahuan dan keterampilan dalam bidang pertanian, khususnya dalam membuat ragam olahan komoditas unggulan daerah, diantaranya pisang dan ubi kayu (banana and cassava flour). Selain itu, wawasan dalam bidang manajemen dan kewirausahaan masih kurang sehingga pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) menjadi penting dilakukan. Tujuan dari kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah untuk memberdayakan kelompok wanita tani Dusun Karya Mulya sebagai kelompok wanita tani yang baru terbentuk melalui pelatihan pengolahan diversifikasi olahan pisang dan ubi kayu sebagai komoditas lokal menjadi produk olahan yang bergizi dan bernilai jual serta pelatihan membangkitkan semangat berwirausaha dalam mengembangkan produk olahan nantinya. Pada pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) pengolahan pisang dan ubi kayu, mitra mampu menghasilkan beragam kuliner baru seperti tepung, cupcake, brownies, dan mie yang memiliki nilai ekonomis. Mitra juga mampu mengemas produk yang dihasilkan dengan baik. Selain itu, mitra mampu membuat pembukuan untuk usaha kecil dan mempunyai kemampuan dalam mengembangkan semangat kewirausahaan dan cara menjual dipasaran.
PELATIHAN PEMBUATAN MIE BASAH DARI TEPUNG JAMUR SAWIT Yuni Selvianti Sari; Ledy Purwandani; Iwan Rusiardy; Ahmad Mustangin; Marselus Hendro; Yulius Beni
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 1 (2023): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i1.234

Abstract

Pemanfaatan jamur sawit oleh masyarakat Sanggau, khususnya di Desa Sungai Mawang sebatas sebagai sayur yang dimasak secara langsung, karena jamur ini tidak tahan lama untuk disimpan dalam waktu yang lama. Untuk itu perlu dilakukan pelatihan pada masyarakat agar jamur ini dapat dijadikan sebagai bahan olahan pangan lainnya. Salah satu cara yang diterapkan pada program ini adalah pembuatan jamur sawit menjadi tepung. Tepung jamur sawit ini bisa disimpan dalam jangka waktu yang lebih lama dan dapat diolah kembali menjadi olahan pangan lainnya. Berdasarkan penelitian Popang dkk (2016) tepung jamur sawit memiliki kandungan protein rata-rata 33,47%, serat kasar rata-rata 6,61%, dan karbohidrat 39,93%. Melihat kandungan gizi yang cukup baik pada tepung jamur sawit dan tingginya potensi jamur sawit yang ada di Kabupaten Sanggau, maka perlu dilakukan program ini agar masyarakat mendapatkan tambahan keterampilan dalam pengolahan jamur dari limbah sawit agar dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama dan dapat diolah kembali menjadi olahan pangan, salah satunya mie basah.  
APLIKASI BERBAGAI KOAGULAN ALAMI SERTA KAJIAN TERHADAP KUALITAS SLAB : Koagulan alami, koagulasi lateks, jeruk sambal, mengkudu terfermentasi iwan Rusiardy; Marselus Hendro; Yulius Beni
Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan (LIPIDA) Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.954 KB) | DOI: 10.58466/lipida.v2i1.358

Abstract

Rubber processing in West Kalimantan is generally into lumps and slabs using formic acid as a coagulant. The high price of formic acid, not environmentally friendly and harmful to health, it opens up opportunities for the development of natural alternative coagulation. This study used natural coagulation ingredients in the form of lime fruit, noni fruit, and tamarind fruit. The content of organic acids in each of these fruits can reduce the pH of the latex to reach an isoelectric pH so that it can help the latex to clot. The purpose of this study was to determine the effect of natural agglomerates on the quality of the slab during storage. Rubber processing was carried out in the rubber plantation of Sungai Pelanduk Hamlet, Sanggau Regency and chemical analysis was carried out at the Chemical Laboratory of Plantation Product Management Study Program (PHP) Pontianak State Polytechnic PSDKU in Sanggau Regency. The results showed that the pH of the lime fruit extract, maram acid extract, fermented noni extract (respectively) was 1.8, 2.2 and 3.4. The higher the added concentration, the faster the latex coagulation process. The fastest clotting time was the addition of orange chili extract with concentrations of 20 and 30% (respectively) for 11 and 9 minutes. There was no significant effect as a result of the treatment on the volatile matter content and the resulting slab ash content. The PRI value of the slab ranges from 65.768% to 73.214%. The PRI value has met the quality requirements of SNI SIR 10 and SIR 20, namely at least 50% and 60%
Particle Board Supply Chain Design from Palm Oil Solid Waste in West Borneo Province Iwan Rusiardy; Muflihah Ramadhia; Donor Utomo Muhammad Susilo
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 2, March 2026
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i2.335

Abstract

As the furniture industry develops, demand for wood-based particle board continues to increase, while the availability of wood from natural forests continues to decline. This situation has led to the need for sustainable alternative raw materials. Solid waste from oil palm in the form of empty fruit bunches (EFB) has great potential to be developed as a raw material for particle board. In West Kalimantan Province, the area of oil palm plantations reached 2,017,456 hectares in 2019, with a potential EFB production of around 7,470,639 tons. Therefore, this study aims to design an optimal supply chain network for the distribution of TKKS from palm oil processing plants in Sanggau Regency to particle board factories, as well as its distribution to all regencies/cities in West Kalimantan. The model developed uses a mixed-integer linear programming (MILP) approach to minimize total costs, including the costs of opening production sites, transportation, and distribution, while taking into account various constraints. The modeling results show that the optimal location for establishing a particle board factory is in Parindu District with a maximum capacity of 120,000 m³/year and a total investment of IDR 82,604,211,380.00. This model is expected to serve as the basis for long-term strategic decision-making for the West Kalimantan Provincial Government and be further developed by integrating TKKS as a by-product of the palm oil industry.