Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Status Gizi Baduta Hapsari, Imelda Mely; Susantini, Purwanti; Sulistiani 3, Ria Purnawian; Sartono, Agus
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka baduta wasting di wilayah Puskesmas Karangdoro 5,4% berhubungan dengan pola asuh praktikpemberian makan, kebersihan diri, pengasuhan psikososial, dan perawatan kesehatan. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan status gizi bayi dua tahun (baduta). Penelitiananalitik desain cross sectional dilakukan terhadap 53 baduta sampel yang dipilih secara acak sederhana.Pola asuh diukur dengan wawancara menggunakan kuesioner, data berat dan panjang badan didapat dariposyandu. Hubungan variabel dianalisis dengan Rank Spearman test. Hasil penelitian menunjukkan,berdasarkan BB/PB 79,2% baduta gizi baik, 17,0% gizi kurang dan 3,8% gizi lebih/obesitas. BerdasarkanBB/U 77,4% baduta normal, 22,6% BB kurang dan sangat kurang. Rata-rata skor pola asuh praktikpemberian makan 75,85, ±22,31, kebersihan diri 88,21, ±7,92, perawatan kesehatan 90,0, ±11,60, danpengasuhan psikososial 91,82, ±11,6. Tidak ada hubungan pola asuh pemberian makan dengan BB/U (p =0,205) dan BB/PB (p = 0,093), Tidak ada hubungan pola asuh kebersihan diri dengan BB/U (p = 0,496)dan BB/PB (p = 0,156). Tidak ada hubungan pola asuh pengasuhan psikososial dengan BB/U (p = 0,353)dan BB/PB (p = 0,079). Tidak ada hubugan pola asuh perawatan kesehatan dengan BB/U (p = 0,131) danBB/PB (p = 0,376). Kesimpulannya tidak ada hubungan pola asuh ibu dengan status gizi baduta. Kata Kunci : baduta. Pola asuh, status gizi.  
HUBUNGAN ASUPAN KARBOHIDRAT SEDERHANA DAN KECUKUPAN LEMAK DENGAN STATUS GIZI SISWA SDN TANJUNG Hapsari, Sri; Dwi Handayani, Cindi; Annisa Ayuningtyas, RR; Sartono, Agus
JURNAL SVASTA HARENA RAFFLESIA Vol 4 No 1 (2025): SHR Volume 4, Nomor 1, Juni 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/shr.v4i1.1017

Abstract

In South Sumatra, the obesity rate in children reached 13.71% and tends to increase. It is suspected that this increase is related to consumption patterns, especially high intake of simple carbohydrates and adequate fat. This study aims to determine the relationship between simple carbohydrate intake and adequate fat with nutritional status. A cross-sectional study was conducted on 66 elementary school students, selected using the simple random sampling method. Student nutritional status data was measured using the BMI/U (Z-Score) indicator, simple carbohydrate intake and adequate fat data were measured using the SQ-FFQ method. The relationship test used the Spearman Rank test because all variable data were not normally distributed. The results showed an average simple carbohydrate intake of 75.05 ± 29.52 grams/day. Most (69.7%) children had a relatively high simple carbohydrate intake (>50 grams/day). The average fat adequacy was 131.50 ± 25.20% RDA, Most children (83.3%) were in excessive fat adequacy (>110% RDA). The average z score of BMI/A of children was 0.362 ± 1.639 kg/m², 59.1% of children were malnourished with 7.6% of them being underweight and 51.5% being overweight/obese. There was a relationship between simple carbohydrate intake and nutritional status (p = 0.000, r = 0.587). There was a relationship between fat adequacy and nutritional status (p = 0.000, r = 0.808). Simple carbohydrate intake and fat adequacy were positively related to children's nutritional status. Keywords : Simple Carbohydrate Intake, Fat Adequacy, Nutritional Status
KEBIASAAN SARAPAN, PERSEPSI CITRA TUBUH, DURASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN STATUS GIZI SISWA SMP NASIMA SEMARANG Raudlatussayida, Dany; Ayuningtyas, Rr. Annisa; Putri, Sri Hapsari Suhartono; Sartono, Agus
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan usia yang rentan mengalami masalah gizi, dapat disebabkan oleh perubahan gaya hidup, pemilihan makanan yang tidak sehat, dan kurangnya pemahaman tentang pentingnya gizi yang baik. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan, persepsi citra tubuh, dan durasipenggunaan media sosial dengan status gizi siswa SMP Nasima Semarang. Penelitian dengan desain crosssectional dilakukan terhadap 77 siswa yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel proportional random sampling. Kebiasaan sarapandan persepsi citra tubuh diukur dengan metode angket serta durasi penggunaanmedia sosial dengan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitiandidapatkan rata-rata nilai Z-Score IMT/U 0,450±1,348, rata-rata nilai kebiasaansarapan 77,28±11,01, rata-rata skor persepsi citra tubuh 90,31±34,00, dan rata-rata durasi penggunaan media sosial 4,91±0,934 jam/sehari. Tidak terdapat hubungan antara kebiasaan sarapan dengan status gizi (p = 0,120). Terdapat hubungan persepsi citra tubuh (p = 0,009) dan durasi penggunaan media sosial (p = 0,000) dengan status gizi. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi nilai persepsi citra tubuh maka semakin tinggi nilai status gizi (IMT/U). Semakin tinggi durasi penggunaan media sosial maka semakin tinggi nilai status gizi (IMT/U). Kata kunci: Citra Tubuh, Media Sosial, Remaja, Sarapan.