Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DI SMP 1 JEKULO KUDUS PADA MASA PANDEMI COVID-19 M.Panji Wahyu Mukti; Wahyu Lestari
Jurnal Sitakara Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v6i1.5292

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan evaluasi pembelajaran Seni Budaya di SMP 1 Jekulo Kudus di era pandemi Covid-19 yang meliputi penerapan model evaluasi dan kendala yang dihadapi dalam penerapan model evaluasi Seni Budaya. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif, dipergunakan untuk menggambarkan fenomena ataupun fakta di lapangan sesuai dengan apa adanya. Adapun yang menjadi sumber data dalam penelitian ini ialah pendidik, orang tua dan peserta didik. Beberapa teknik pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi yang dikumpulkan secara online, kemudian data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan model evaluasi pembelajaran Seni Budaya yang telah diterapkan diantaranya evaluasi berbasis portofolio dan berbasis praktik. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa dalam penerapan model evaluasi alternatif itu terdapat beberapa kendala yang dihadapi yakni kurangnya antusias orang tua dan peserta didik, kekurangfahaman orang tua dalam penerapan model evaluasi, dan minimnya kerjasama guru dan orang tua. 
Diversitas Pendidikan Multidimensional dalam Pertunjukan Kentongan Bambu Laras Banyumas Jawa Tengah Rifky Fandanu; Wahyu Lestari; Suharto Suharto
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v4n1.p20-30

Abstract

This study aims to identify the Kentongan Bambu Laras show and explore the contextualization of educational diversity in the Kentongan Bambu Laras performance. This study uses a qualitative method to recontextualize educational diversity in Kentongan Bambu Laras, Patikraja Village, Patikraja District, Banyumas Regency, Central Java. Data collection techniques include observation, interviews, documentation, and literature study. The data obtained were analyzed with a musicological approach used to analyze the form of Kentongan Bambu Laras performance from how to play and form music (form) and organology (instrumentation). The results showed that the value of honesty, discipline value, hard work value, and creative value were found in the Kentongan Bambu Laras performance. Furthermore, the recontextualization of multidimensional education lies in the instrumentation and complexity of the performances to develop physical or motor skills, perceptual, intellectual, emotional, social, creativity.
Sikap Siswa Terhadap Pembelajaran Seni Tari Di Masa Pandemi Covid-19 Yuli Tri Astuti; Wahyu Lestari; Agus Cahyono
Jurnal Kajian Ilmiah Vol. 21 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.309 KB) | DOI: 10.31599/jki.v21i1.445

Abstract

Attitude is something that is shown in humans. By showing a reaction from that person. Attitudes that can be seen directly indicate the existence of a response given. Indirectly, emotional traits or attitudes that can capture social stimuli. During the Covid-19 pandemic, learning dance can be done online by searching for sources on YouTube by viewing various kinds of dance videos. Learning to do various kinds of learning media, one of which is a program called happy at home broadcast on social media Youtube with my cultural account as a real form of government advancing culture. Also as an active role in helping arts and cultural workers affected by the Covid-19 pandemic. This study aims to determine students' attitudes in studying cultural arts during the Covid-19 pandemic. Learning is an important thing that is done in an educational process. Therefore we need the right learning strategy. Learning strategies that can be done are through online activities. Online activities can also help improve aspects of child development because one of the goals of learning dance strategies during a pandemic is to improve aspects of character development. The purpose of this article is to find out how to learn to dance during a pandemic. The method used in this article is to use the idea of ​​thinking or this writing is a non-research scientific work, so it is an organized and systematic thought. Keywords: Attitude, Learning, The Covid-19 pandemic Abstrak Sikap merupakan sesuatu yang ditunjukan yang ada didalam diri manusia. Dengan menunjukan suatu reaksi dari seseorang tersebut. Sikap yang bisa dilihat secara langsung menunjukkan keberadaan suatu respon yang diberikan. Secara tidak langsung sifat atau sikap emosional yang bisa menangkap stimulus sosial. Selama masa pandemi Covid-19pembelajaran seni tari dapat dilakukan secara daring dengan mencari sumber-sumber yang ada di youtube dengan melihat berbagai macam video tari. Pembelajaran melakukan berbagai macam media pembelajaran, salah satunya program yang diberi nama bahagia dirumah itu disiarkan di media sosial Youtube dengan akun budaya saya sebagai wujud nyata pemerintah memajukan kebudayaan. Juga sebagai bentuk peran aktif membantu pekerja seni dan budaya yang terdampak pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap siswa dalam mempelajari seni budaya pada saat pandemi Covid-19. Pembelajaran merupakan hal penting yang dilakukan dalam suatu proses pendidikan. Oleh karena itu diperlukan strategi pembelajaran yang tepat. Strategi pembelajaran yang dapat dilakukan adalah melalui aktivitas online. Kegiatan online juga dapat membantu meningkatkan aspek perkembangan anak karena salah satu tujuan pembelajaran strategi menari pada masa pandemi adalah untuk meningkatkan aspek perkembangan karakter. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui cara belajar menari selama pandemi. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah dengan menggunakan gagasan berfikir atau tulisan ini merupakan karya ilmiah yang non penelitian, sehingga merupakan pemikiran yang terorganisir dan sistematis. Kata kunci: Sikap, Pembelajaran, Pandemi Covid-19
ANALISIS KEBUTUHAN PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI MAGIC CARD AUGMENTED REALITY PADA GERAK DASAR TARI SUNDA Azkia - Ismiati; Wahyu - Lestari
Gesture: Jurnal Seni Tari Vol 11, No 2 (2022): Gesture: Jurnal Seni Tari
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gest.v11i2.35327

Abstract

Perkembangan teknologi menuntut teknologi Pendidikan untuk terus memajukan media pembelajaran sebagai alat bantu mengajar agar tercapai tujuan dalam pembelajaran. Media Pembelajaran yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu Aplikasi Magic Card Augmented Reality Pada Gerak Dasar Tari Sunda. Aplikasi Magic Card Augmented Reality merupakan penggabungan antara kartu interaktif yang dilengkapi dengan Quick Response Code (QRC) dengan bantuan teknologi Augmented Reality sehingga menghasilkan gambar berbentuk Tiga Dimensi (3D) pada materi gerak dasar tari sunda. Tujuan penelitian untuk menganalisis kebutuhan dalam pengaruh penggunaan Aplikasi Magic Card Augmented Reality. Model pengembangan yang digunakan yaitu Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation) dan juga menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk Quasi Eksperimental jenis Nonequivalent Control Group Design pada tahap implementasi. Teknik pengumpulan data menggunakan pretest dan postest dengan analisis instrument menggunakan validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan juga daya pembeda. Hasil dari analisis kebutuhan Penerapan Aplikasi Magic Card Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Interaktif dapat dilihat setelah melakukan postest pada kelas eksperimen dan juga kelas kontrol sampel yang dipilih menggunakan Teknik Nonprobability Sampling yaitu Sampling Sistematis, dengan harapan dalam penggunaan Aplikasi Magic Card Augmented Reality dapat meningkatkan minat serta motivasi peserta didik untuk mempelajari gerak tari tradisi.
ANALISIS KEBUTUHAN PENINGKATAN MINAT PESERTA DIDIK LAKI-LAKI DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI Harist Harjanti Catur; Sunarto - Sunarto; Wahyu - Lestari
Gesture: Jurnal Seni Tari Vol 11, No 2 (2022): Gesture: Jurnal Seni Tari
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gjst.v11i2.36390

Abstract

Kurangnya minat peserta didik laki-laki dalam mengikuti pembelajaran seni membuat proses belajar mengajar menjadi tidak efektif. Masalah yang diambil yaitu peningkatan minat peserta didik laki laki dalam pembelajaran seni tari. Tujuan pembelajaran adalah untuk mengetahui proses pembelajaran model inkuiri. Manfaat pembelajaran dapat diajukan untuk acuan pembelajaran model inkuiri. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan R&D. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik validasi data menggunakan metode triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian ulang, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan enam tahap proses pembelajaran inkuiri peserta didik laki-laki pada awalnya tidak tertarik dengan tarian dan hanya diam saja pada saat pembelajaran seni tari, dengan diterapkannya model inkuiri siswa menjadi lebih aktif dan terlibat berkontribusi pada pembelajaran di kelas. Saran untuk lebih memperhatikan waktu selama penyampain  karena membutuhkan waktu yang lama agar materi yang lain juga tersampaikan sesuai rencana.
ANALISIS ETIKA MELALUI LAGU KAULINAN BARUDAK PADA PENDIDIKAN KARAKTER DI MASYARAKAT Dandi Adhi Septian; Sunarto Sunarto; Wahyu Lestari
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpks.v7i2.17781

Abstract

Abstract : his study discusses the cultivation of ethical and moral character values through kawihan songs originating from the Sundanese tribe, namely songs commonly used in children's games or commonly called Kaulinan Barudak songs. Kaulinan Barudak songs are songs that are indicated in children's games in Sundanese culture or ethnicity. Barudak's Kaulinan songs have an atmosphere that is considered easy to digest and can be accepted as a habit of the local community whose Sundanese people are the perpetrators. Some of the Sundanese Kaulinan kawihan songs include Tokecang, Endeuk-endeukan and Cingcangkeling. The songs contain the meaning of ethical and moral messages in character building for children. In this study, it refers to the type of library research or referred to as a literature study, namely research that examines or reviews the ideas and findings contained in the body of academically oriented literature. . In this study, the approach used in the study of meaning is through a semiotic approach. Keywords: Character Education, Lyrics, Ethical Values, Kaulinan Songs  Abstrak : Penelitian ini membahas mengenai penanaman nilai etika dan moral melalui lagu-lagu kawihan yang berasal dari suku sunda yaitu lagu yang biasa digunakan dalam permainan anak-anak atau biasa dinamakan lagu Kaulinan Barudak. Lagu Kaulinan Barudak merupakan lagu-lagu yang terindikasi dalam permainan anak-anak di budaya atau suku sunda. Lagu-lagu Kaulinan Barudak memiliki suasana yang dianggap mudah dicerna dan dapat diterima sebagai kebiasaan masyarakat setempat yang masyarakat sunda pelakunya. Lagu kawihan Kaulinan Sunda beberapa diantaranya Tokecang, Endeuk-endeukan dan Cingcangkeling. Lagu-lagu tersebut memiliki kandungan makna pesan etika dan moral dalam pembentukan karakter bagi anak-anak. Pada penelitian ini mengacu pada jenis penelitian kepustakaan atau disebut dengan studi literatur (research literature) yaitu penelitian yang mengkaji atau meninjau gagasan dan temuan yang terdapat pada tubuh literatur berorientasi akademik. Pada penelitian ini pendekatan yang digunakan dalam pengkajian makna melalui pendekatan semiotika. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Lirik, Nilai Etika, Lagu Kaulinan
METODE TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL Dea Maulita Putri Rico; Siti Fitriana; Farikha Wahyu Lestari
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 1: Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.5 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i1.16244

Abstract

Abstract: Two Stay Two Stray Method to Improve Interpersonal Communication Abilities. This research is motivated by students who are unable to appreciate friends or other people who are talking, cannot be good listeners, do not speak when meeting other people on the street, do not shake hands with the teacher they meet, students are less able to communicate in good language to the teacher or friend, unable to respond properly when invited to speak. This type of research is a quantitative research design in quasi experimental form of nonequivalent control group design with pre-test model post-test control group design. The population of this research is the students of class XI Accounting 1, XI Marketing 2, XI Animation SMK Muhammadiyah 1 Semarang. The sampling used in this study is cluster random sampling. The data analysis technique used is percentage analysis with t-test. It was concluded that there was an influence of classical guidance with the two stay two stray method on the interpersonal communication of class XI students of SMK Muhammadiyah 1 Semarang.Keywords: Classical Guidance, Two Stay Two Stray, Interpersonal CommunicationAbstrak: Metode Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal. Penelitian ini dilatar belakangi oleh siswa yang tidak mampu menghargai teman atau orang lain yang sedang berbicara, tidak bisa menjadi pendengar yang baik, tidak bertegur sapa apabila bertemu orang lain dijalan, tidak berjabat tangan dengan guru yang ditemui, siswa kurang mampu berkomunikasi dengan bahasa yang baik terhadap guru ataupun teman, tidak mampu merespon dengan baik saat diajak berbicara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif desain quasi experimental bentuk nonequivalent control group design dengan model pre-test post-test control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI Akutansi 1, XI Pemasaran 2, XI Animasi SMK Muhammadiyah 1 Semarang. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Teknik analisi data yang digunakan yakni analisis presentase dengan Uji t (t-test). Disimpulkan bahwa ada pengaruh bimbingan klasikal dengan metode two stay two stray terhadap komunikasi interpersonal siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Semarang.Kata Kunci: Bimbingan Klasikal, Two Stay Two Stray, Komunikasi Interpersonal.
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELLING TERHADAP PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XI SMA N 1 MOGA Adhelia Yusi Novanti; Dini Rakhmawati; Farikha Wahyu Lestari
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g.couns.v6i1.2184

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perencanaan karir siswa SMA. Banyaksiswa yang memiliki keraguan dan kebingungan untuk menentukkan cita-cita ataumerencanakan karirnya di masa depan. hal ini dikarenakan siswa belum memahamikemampuan diri sendiri yang dimiliki. Serta kurangnya informasi dan pengetahuantentang perguruan tinggi, sedangkan untuk memutuskan karir siswa perlu adanyakeseimbangan antara potensi yang dimiliki dengan cita-cita yang diinginkan. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok denganteknik modelling untuk meningkatkan perencanaan karir siswa. Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adapengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik modelling terhadap perencanaankarir siswa. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain true eksperimentalpretest-postest control group design.Kata kunci: Bimbingan Kelompok, Teknik Modelling, Perencanaan Karir
PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK TERHADAP AGRESIVITAS ANAK KELAS VIII KORBAN BROKEN HOME DI SMP MASEHI 3 PSAK SEMARANG Anastasya Kusumaningtyas Simon; Wiwik Kusdaryani; Farikha Wahyu Lestari
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g.couns.v6i1.2185

Abstract

Agresivitas merupakan fenomena yang biasa ditemui dalam kehidupan bersosial. Korbandan pelaku dari agresivitas ini rata-rata adalah siswa sekolah. Agresivitas yang terjadidisekolah disebabkan oleh beberapa faktor terutama faktor broken home (perceraian)yang mengakibatkan siswa menjadi kurang perhatian dan mulai mencari perhatian dengancara yang negative. Untuk dapat menurunkan angka agresivitas pada siswa, diperlukanadanya sebuah treatment dengan layanan konseling kelompok teknik self-instruction daripendekatan CBT. Teknik ini bertujun untuk mengubah pola pikir yang salah menjadirasional sehingga mempengaruhi perilaku siswa. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah one group pre-test post-test design dengan hanya menggunakan satukelompok tanpa pembanding. Hasil perhitungan angka menggunakan uji paired t testyang menunjukan hasil 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 yaitu 2,8076 > 2,571, artinya 𝐻𝛼 diterima dan𝐻0 ditolak. Dimana hasil menunjukkan adanya pengaruh dari layanan konselingkelompok teknik self-instruction terhadap agresivitas siswa.Kata kunci: Self-instruction, Agressivitas, Broken home, konseling kelompok
Model Supervisi Akademik Tenaga Pendidik dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di TK Al Azhar Pati Wahyu Putri Lestari; Tri Suminar; Rafika Bayu Kusumandari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya peran supervisi akademik untuk menolong pendidik ketika meningkatkan keahliannya menjalankan teknik pendidikan supaya dapat mencapai mutu pembelajaran yang diharapkan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel di TK Al Azhar Pati. Teknik dalam mengumpulkan data memakai observasi, wawancara, serta dokumentasi dengan instrument data collection yang dipakai yakni human instrument, lembar observasi, serta pedoman wawancara. Hasil menunjukkan, teknik pembelajaran yang benar pastinya harus melewati tahap awal perencanaan. Pendidik perlu mencermati persoalan yang dirasakan murid dan kebutuhannya dalam mendapatkan suatu ilmu sesuai kapasitas dan bersangkutan dengan kebutuhan siswa. Ada 3 peran penting yang perlu dilaksanakan pendidik, yaitu menyusun, melakukan dan evaluasi kegiatan.