Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA DALAM KERAJINAN GAZEBO BAMBU DI DESA CANDIJATI ARJASA JEMBER Anisa Dwi Agustin; Chusnul Khotimah Galatea; Hana Puspita Eka Firdaus
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 12 No. 2 (2025): MARCH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v12i2.7918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etnomatematika dalam kerajinan gazebo bambu di Desa Candijati Arjasa Jember. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Data yang diperoleh dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sementara keabsahan datanya diuji menggunakan teknik triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konsep matematika dalam kerajinan gazebo bambu, yaitu bangun datar (segitiga, persegi panjang, belah ketupat, dan trapesium), bangun ruang (kubus, limas segi empat, dan tabung), serta transformasi geometri (refleksi). Selain sebagai struktur fungsional, bentuk-bentuk ini memiliki makna filosofis, yaitu keseimbangan, ketahanan, keteraturan, dan harmoni terhadap alam sekitar. Motif anyaman belah ketupat sebagai dekoratif, rangka limas segi empat pada atap melambangkan perlindungan, rangka kubus dan balok mencerminkan keteraturan dan kekokohan, serta bentuk tabung melambangkan penghormatan terhadap alam serta pemanfaatan secara bijak. Kata Kunci: etnomatematika, geometri, kerajinan gazebo bambu
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA TARI LUKAT KARYA KOMUNITAS SENI DAMAR ART BANYUWANGI Sinta Nuriyah; Chusnul Khotimah Galatea; Rohmad Wahid Rhomdani
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 12 No. 3 (2025): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v12i3.8322

Abstract

Matematika tidak hanya hadir dalam ruang kelas, tetapi juga melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui aktivitas budaya, salah satunya dalam seni tari. Pendekatan etnomatematika menjadi cara untuk mengungkap keberadaan konsep-konsep matematika yang tersembunyi dalam praktik budaya lokal. Salah satu wujud konkret dari integrasi antara budaya dan matematika dapat ditemukan dalam Tari Lukat, sebuah karya seni kontemporer yang terinspirasi dari ritual tradisional Seblang Olehsari di Banyuwangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etnomatematika pada Tari Lukat karya komunitas seni Damar Art Banyuwangi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Data yang diperoleh dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sementara keabsahan datanya diuji menggunakan teknik triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konsep matematika pada Tari Lukat, yaitu bangun datar (segi lima, segitiga, persegi panjang, dan lingkaran), bangun ruang (setengah bola dan bola), bilangan ganjil, sudut lancip, sudut tumpul, sudut lurus, garis horizontal, serta transformasi geometri (refleksi). Selain sebagai struktur fungsional, bentuk-bentuk ini memiliki makna filosofis, yaitu solidaritas, kekuatan, penghormatan, syukur, kebanggaan, dan spiritual lainnya. Kata Kunci: etnomatematika, Tari Lukat