Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pelatihan pembuatan bahan pewarna makanan alami bagi ibu-ibu PKK Kelurahan Talang Ubi Kecamatan Megang Sakti Yeni Trianah; Santi Sani
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juli
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v5i2.1162

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan serta sosialisasi kepada masyarakat kelurahan talang ubi dalam membuat bahan pewarna makanan dengan memakai bahan alami. kegiatan ini dilaksanakan di bulan Agustus 2021 yang mencakup sosialisasi dan pelatihan. kegiatan ini diikuti 20 peserta ibu PKK kelurahan talang ubi Kecamatan Megang Sakti. sosialisasi yang diberikan melalui ceramah serta pelaithan pembuatan pewarna makanan alami dengan menggunakan metode ekstraksi. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan mitra dari nilai rata-rata pengetahuan awal sebesar 46,5 dan nilai rata-rata pengetahuan mitra setelah pelatihan sebesar 93,7 dengan nilai N-Gain 0,8 dengan kategori tinggi. Selain pengetahuan mitra juga memiliki ketrampilan dalam membuat pewarna makanan alami dengan metode ekstraksi dengan rata-rata ketrampilan mitra 93,6 dan berada pada kategori sangat baik.
PENGARUH PENAMBAHAN SERABUT (FIBER) KELAPA SAWIT TERHADAP POROSITAS BETON Yeni Trianah; Santi Sani
JURNAL RIVET Vol 2 No 01 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.729 KB) | DOI: 10.47233/rivet.v2i01.453

Abstract

Porositas dapat didefinisikan sebagai ruang kosong diantara material (volume ruang kosong yang ditempati oleh fluida) terhadap volume total beton. Beton merupakan salah satu bahan yang sering digunakan dalam struktur bangunan yang mempunyai beberapa kelebihan dan mudah digunakan dan dikerjakan, mudah di bentuk sesuai kebutuhan, proses perawatan juga mudah dilakukan, ekonomis dalam pembuatannya karena menggunakan bahan–bahan lokal yang mudah diperoleh. Secara struktural beton memiliki kekuatan yang cukup besar dalam menahan gaya tekan. Beton dengan campuran serat merupakan beton yang dicampur dengan material serat serabut kelapa sawit, tetapi bisa juga diberikan tambahan berupa serat alami dan serat sintetis yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas dari beton. Penambahan serat serabut kelapa sawit dalam campuran adonan beton bisa memberikan kontribusi yang positif dalam pemanfaatan limbah serabut kelapa sawit. Penelitian ini dalakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan membuat sampel uji beton berbentuk kubus dengan ukuran 50x50x50mm kemudian dilakukan uji porositasnya. Pengaruh penambahan serabut kelapa sawit pada campuran beton terhadap porositas beton berdasarkan analisis regresi menghasilkan nilai porositas beton minimum (P) sebesar 21,02761%.
Pengaruh Penambahan Serabut (Fiber) Kelapa Sawit Terhadap Porositas Beton Yeni Trianah; Santi Sani
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2022): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v7i2.860

Abstract

Porositas dapat didefinisikan sebagai perbandingan volume pori-pori (volume yang ditempati oleh fluida) terhadap volume total beton. Beton sebagai salah satu bahan yang sangat penting digunakan pada struktur bangunan memiliki beberapa kelebihan yaitu mudah di kerjakan, mudah di bentuk sesuai kebutuhan, perawatan mudah dan murah, ekonomis dalam pembuatannya karena menggunakan bahan–bahan lokal yang mudah diperoleh. Secara struktural beton memiliki kekuatan yang cukup besar dalam menahan gaya tekan. Beton serat adalah beton yang dicampur dengan material serat,bisa berupa serat alami dan serat sintetis yang digunakan untuk memperbaiki sifat mekanis beton. Pemakaian serat sabut kelapa dalam campuran beton serat memberi kontribusi positif dalam pemanfaatan serabut kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan sampel kubus ukuran 50x50x50 mm untuk benda uji porositas. Pengaruh penambahan serabut kelapa sawit pada campuran beton terhadap porositas beton berdasarkan analisis regresi didapatkan rumus P = 0,00477 (FA)2 – 0,16598 (FA) + 22,46869
Keefektifan Metode Filtrasi Sederhana Dalam Menurunkan Kadar Mn (Mangan) Dan (Fe) Besi Air Sumur di Kelurahan Talang Ubi Kabupaten Musi Rawas Yeni Trianah; Santi Sani
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kadar Mn dan Fe pada air sumur di kelurahan Talang ubi Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas yang memiliki kandungan besi yang masih melebihi ketentuan yang ditetapkan Permenkes No.32 Tahun 2017, kandungan Fe maksimal yang diperbolehkan dalam air bersih adalah 1 mg/L, dan kandungan Mn maksimum adalah 0,4 mg/L. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 3 sampel air sumur melalui proses filtrasi sederhana dengan media zeolit ​​dan karbon aktif. Diharapkan kandungan Fe dan Mn yang terkandung dalam air sumur dapat diturunkan untuk memenuhi syarat kualitas air bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi media filter zeolit ​​dan karbon aktif efektif dalam menurunkan kadar Fe dan Mn pada air sumur, kadar Fe dan Mn sebelum perlakuan adalah 1,20 mg/l dan 0,90 mg/l, kadar Fe dan Mn setelah perlakuan. yang diberi perlakuan dengan media filter zeolit ​​rata-rata 0,16 mg/l dan 0,14 mg/l, dengan media filter karbon aktif rata-rata kandungan Fe 0,24 mg/l dan rata-rata kandungan Mn 0,24 mg/l, dan menggunakan media filter zeolit ​​dengan bahan aktif karbon dengan kandungan Fe rata-rata 0,18 mg/l dan kandungan Mn rata-rata 0,20 mg/l, kombinasi media filter yang paling efektif dalam menurunkan kadar Fe dan Mn adalah kombinasi media filter zeolit ​​sehingga hasil filtrasi dapat dapat digunakan oleh masyarakat dengan syarat harus diolah terlebih dahulu
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN TURI (SESBANIA GRANDIFLORA) SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI USAHA TERNAK ITIK DI DESA AIR SATAN KABUPATEN MUSI RAWAS Syintia Dwi Agustina; Herawati Herawati; Radha Krisnamurti Sigamura; Yeni Trianah; Dhian Nurul Istiqomah; Sumini Sumini; Bagus Dimas Setiawan
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/fe67ag58

Abstract

The community service activities carried out by lecturers at Musi Rawas University in Air Satan Village were based on the high cost of feed in duck farming, which reaches around 60–70% of the total production costs. This high cost is one of the main obstacles to the development of community livestock businesses, so efforts are needed to utilize alternative feed ingredients based on local resources that are economical, easy to obtain, and have good nutritional content. One local plant that has the potential to be utilized is the white turi (Sesbania grandiflora), because it has a fairly high protein content and abundant biomass production. This activity aims to increase the insight and skills of farmers in utilizing turi leaves as an alternative feed raw material for duck farming. The implementation of the activity was carried out through extension methods, training, and demonstrations of making rations from turi leaves for farmer groups. The results of the activity showed an increase in community knowledge and ability in processing turi leaves into feed flour with a protein content of up to 29.60%. In addition, demonstration plot units were also established in farmer households as a medium for practicing and implementing simple feed processing technologies. Overall, the use of turi leaves as an alternative feed ingredient is considered capable of helping reduce production costs, increase the efficiency of livestock businesses, and support feed independence and strengthen the economy of rural communities in a sustainable manner.
Implementasi Building Information Modeling (BIM) dalam Perencanaan dan Penjadwalan Pekerjaan Struktur Beton Gedung Griya Bumi Silampari di Kabupaten Musi Rawas Lisa Kurnia; Addy Sumarsono; Santi Sani; Yeni Trianah
Momentum Jurnal Inovasi dan Rekayasa Teknik Sipil (MJIRTS) Vol. 1 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjirts.v1.i2.2

Abstract

Indonesia sebagai negara berkembang tengah giat membangun infrastruktur, mendorong persaingan ketat di sektor konstruksi. Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pelaksanaan, pemanfaatan teknologi Building Information Modeling (BIM) menjadi sangat penting. BIM memungkinkan visualisasi tiga dimensi sebelum pelaksanaan, mengurangi kesalahan desain, dan mempercepat proses konstruksi. Namun, implementasinya masih terbatas karena rendahnya pemahaman teknis di kalangan praktisi. Penelitian ini bertujuan menerapkan BIM level 3D (modelling), 4D (scheduling), dan 5D (cost estimation) pada pekerjaan struktur beton Gedung Griya Bumi Silampari di Kabupaten Musi Rawas. Pemodelan dilakukan menggunakan Autodesk Revit untuk menghasilkan visualisasi 3D dan perhitungan volume material, serta Autodesk Navisworks untuk menyusun time schedule berbasis simulasi. Hasil menunjukkan total anggaran pekerjaan struktur beton sebesar Rp4.208.985.174,27, mencakup pondasi, sloof, kolom, balok, pelat lantai, dak beton, dan penulangan. Penerapan BIM meningkatkan efisiensi, akurasi biaya, serta pengawasan waktu pelaksanaan. Disarankan agar teknologi BIM diadopsi lebih luas dalam proyek konstruksi serta diintegrasikan dalam kurikulum teknik sipil.