Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Geadidaktika

Pengembangan Mobile Learning dengan Aplikasi Padlet untuk Meningkatkan Kemandirian dan Hasil Belajar Geografi Peserta Didik Kelas X IPS di SMA Negeri Surakarta Tahun Ajaran 2021/2022 (Materi Dinamika Hidrosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan) Adelia Jasmine Nurhalisa; Singgih Prihadi; Sugiyanto Sugiyanto
GEADIDAKTIKA Vol 2, No 2 (2022): Geadidaktika Agustus 2022
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/gea.v2i2.61998

Abstract

The aims of this study were: (1) to analyze the initial conditions of learning independence for class X Social Studies at SMA Negeri 6 Surakarta; (2) Familiarize yourself with mobile learning media with padlet applications on the Hydrosphere Dynamics material and its Impact on the Life of Class X Social Sciences at SMA Negeri 6 Surakarta; and (3) Knowing the effectiveness of mobile learning media with padlet applications to increase the independence and learning outcomes of class X Social Studies students at SMA Negeri 6 Surakarta.The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model. The sampling technique used was simple random sampling and independent learning data collection instruments using questionnaires and observation sheets, learning outcomes about pretest and posttest questions, using media validity validation media, material experts, educators, and individual, small group and field trials.The results showed: (1) The level of learning independence of students in class X IPS is classified as medium and low; (2) Mobile learning with the padlet application to increase independence and learning outcomes was declared suitable for use by media experts (got mode 4), and material experts (got mode 5). The feasibility of this media is also supported by the results of individual trials, small group trials and field trials. (3) Mobile learning media with padlet applications is effective for increasing students' independence and geography learning outcomes. The calculation of the effectiveness of mobile learning with the padlet application is calculated using the Paired Sample T-test formula for a significant level of 5% and the result is that the P Value <0.05.. Keywords: Mobile Learning, Padlet, Hydrosphere, Independent Learning, Learning       Outcomes
Efektivitas Pembelajaran Geografi Melalui Integrasi Whatsapp Group dan Gnomio Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI di SMA Negeri 8 Surakarta Yoseph Vido Anggrihar Saputro; Sugiyanto Sugiyanto; Mohammad Gamal Rindarjono
GEADIDAKTIKA Vol 1, No 2 (2021): Geadidaktika Agustus 2021
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/gea.v1i2.53931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pembelajaran antara geografi pembelajaran melalui integrasi WhatsApp Group dan Gnomio dengan integrasi WhatsApp Group dan Google Classroom, sehingga nantinya dapat menentukan efektivitas pembelajaran geografi melalui integrasi WhatsApp Group dan Gnomio pada hasil belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 8 Surakarta. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji N-Gain, dan Uji T Sampel Independen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest di kelas eksperimen adalah 64,86 dan di kelas kontrol adalah 61,03, sedangkan hasil nilai rata-rata posttest di kelas eksperimen adalah 81,71 dan di kelas kontrol adalah 73,97. Selanjutnya, hasil perhitungan N-Gain di kelas eksperimen memiliki Skor Gain rata-rata 0,4781 dan untuk kelas kontrol memiliki Skor Gain rata-rata 0,225. Hal ini menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki indeks perolehan hasil belajar dalam kategori sedang dan kelas kontrol memiliki indeks perolehan hasil belajar dalam kategori rendah, ini mengacu pada tabel kategori efektivitas Skor Gain menurut Hake pada Mchunu Imenda (2015) Selanjutnya, menguji hipotesis pada hasil skor N-Gain menggunakan tes-T Sampel Independen,  yang dari perhitungan tersebut menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,011, sehingga p < 0,05 maka hipotesis Ha dapat diterima, sehingga hasil tes membuktikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar pada kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran geografi melalui integrasi Whatsapp Group dan Gnomio dengan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran geografi melalui integrasi Whatsapp Group dan Google Classroom pada siswa kelas XI pada SMA Negeri 8 Surakarta.
Kajian Ketersediaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar (SD/MI) dan Menengah Pertama (SMP/MTS) di Kecamatan Sambong Kabupaten Blora Tahun 2020 (Implementasi Dalam Pembelajaran Geografi Kelas XI Pada Materi Kualitas Penduduk dan Indeks Pembangunan Rahma Nur Aprilia; Sugiyanto Sugiyanto; Singgih Prihadi
GEADIDAKTIKA Vol 1, No 2 (2021): Geadidaktika Agustus 2021
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/gea.v1i2.46536

Abstract

Ketersediaan sarana pendidikan di suatu daerah perlu disesuaikan dengan standar sarana dan prasarana untuk melayani kebutuhan penduduk suatu daerah. Evaluasi ketersediaan fasilitas pendidikan penting untuk mengembangkan pendidikan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan dianalisis secara deskriptif. Hal ini bertujuan untuk mengetahui pola distribusi sarana pendidikan, menganalisis ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan serta kebutuhan sarana pendidikan di Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebaran SD memiliki pola berkerumun dan SMP memiliki pola acak yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, bahwa sarana dan prasarana pendidikan SD dan SMP tidak mencapai standar baik dari segi kualitas maupun kuantitas, sehingga diperlukan perbaikan dan penambahan terhadap ketersediaan seluruh sarana pendidikan SD dan SMP yang telah terpenuhi. untuk melayani semua penduduk usia sekolah. Keberadaan sekolah dan pemenuhan sarana dan prasarana sangat penting bagi suatu daerah.