Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMBERIAN KOMPRES HANGAT REBUSAN JAHE TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI DESA RAMBAH TENGAH HILIR Sepduwiana, Heny; Raihana Farras; Sri Wulandari; Romy Wahyuny; Yesti, Herma
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 02 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i02.2980

Abstract

Kehamilan merupakan rangkaian kejadian yang hanya terjadi ketika sel telur dibuahi dan kemudian tumbuh menjadi janin yang sudah berkembang sempurna. Kehamilan mengalami banyak transformasi fisik dan psikologis. Perubahan dalam tubuh menyebabkan ketidaknyamanan. Sekitar 60-80% ibu hamil mengalami nyeri punggung di beberapa titik selama kehamilan mereka, terutama pada trimester ketiga. Metode non-farmakologis seperti menggunakan kompres hangat yang direndam dengan rebusan jahe meningkatkan sirkulasi darah, yang mengurangi rasa sakit dan mempercepat penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kompres hangat yang direndam dengan rebusan jahe terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil Desa Rambah Tengah Hilir yang berada pada trimester ketiga. Dengan desain one-group pretest-posttest, penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif berdasarkan teknik Pra-Eksperimen. Dua puluh lima responden dimasukkan dalam teknik sampel lengkap yang digunakan dalam penelitian ini, dan uji statistik T-Dependent dilakukan untuk menganalisis data. Nilai p yang diperoleh dari uji statistik adalah 0,001, yang lebih kecil dari 0,005. Kesimpulannya, nyeri punggung pada trimester ketiga pada ibu hamil di Desa Rambah Tengah Hilir dapat dikurangi secara signifikan dengan menggunakan kompres hangat yang dicampur dengan rebusan jahe. Disarankan bagi para dokter untuk memberikan kompres hangat yang terbuat dari rebusan jahe kepada ibu hamil yang mengalami nyeri punggung.
Pengaruh Yoga dalam Meningkatkan Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Kabun Fitria, Rahmi; Nismayati; Sepduwiana, Heny; Nurkhasanah, Siti
Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health) Vol 3 No 1 (2025): Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health)
Publisher : AHM Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69886/jmh.v3i1.35

Abstract

Pregnancy is a natural process that women experience during this period of their lives. Pregnancy causes excessive conditioning and fatigue, this is because your body is working actively to adapt physically and emotionally to this pregnancy, one of the discomforts that often arises is disturbed sleep patterns. One way to overcome poor sleep patterns is to do yoga, which is one of the light exercises that pregnant women can take. This research aims to. find out the effect of yoga in improving the sleep quality of pregnant women in the third trimester in the working area of ​​the Kabun Health Center. This research method is quantitative using the Pre-experiment method with a one group pretest-posttest design approach. The sampling technique in this research is a purposive sampling technique where the samples used for research are those that meet certain criteria, namely 25 respondents. for data analysis using the T-Dependent statistical test, the p-value = 0.000, thus, p-value (0.000) < 0.05, which indicates that there is an influence of yoga in improving the sleep quality of pregnant women in the third trimester in the working area of ​​the Kabun Community Health Center, Rokan Hulu Regency.
PEMBERIAN KOMPRES HANGAT REBUSAN JAHE TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI DESA RAMBAH TENGAH HILIR Sepduwiana, Heny; Raihana Farras; Sri Wulandari; Romy Wahyuny; Yesti, Herma
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i02.2980

Abstract

Kehamilan merupakan rangkaian kejadian yang hanya terjadi ketika sel telur dibuahi dan kemudian tumbuh menjadi janin yang sudah berkembang sempurna. Kehamilan mengalami banyak transformasi fisik dan psikologis. Perubahan dalam tubuh menyebabkan ketidaknyamanan. Sekitar 60-80% ibu hamil mengalami nyeri punggung di beberapa titik selama kehamilan mereka, terutama pada trimester ketiga. Metode non-farmakologis seperti menggunakan kompres hangat yang direndam dengan rebusan jahe meningkatkan sirkulasi darah, yang mengurangi rasa sakit dan mempercepat penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kompres hangat yang direndam dengan rebusan jahe terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil Desa Rambah Tengah Hilir yang berada pada trimester ketiga. Dengan desain one-group pretest-posttest, penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif berdasarkan teknik Pra-Eksperimen. Dua puluh lima responden dimasukkan dalam teknik sampel lengkap yang digunakan dalam penelitian ini, dan uji statistik T-Dependent dilakukan untuk menganalisis data. Nilai p yang diperoleh dari uji statistik adalah 0,001, yang lebih kecil dari 0,005. Kesimpulannya, nyeri punggung pada trimester ketiga pada ibu hamil di Desa Rambah Tengah Hilir dapat dikurangi secara signifikan dengan menggunakan kompres hangat yang dicampur dengan rebusan jahe. Disarankan bagi para dokter untuk memberikan kompres hangat yang terbuat dari rebusan jahe kepada ibu hamil yang mengalami nyeri punggung.
PENGARUH PEMBERIAN KUNYIT ASAM TERHADAP DISMINORE PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 5 RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU Sepduwiana, Heny; ELVIRA JUNITA; EKA YULIHANDAYANI; SUDELMI
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i1.3231

Abstract

Setiap remaja putri memiliki pengalaman menstruasi yang berbeda-beda, ada yang mengalami menstruasi tanpa ada rasa nyeri, dan ada juga remaja putri yang mengalami menstruasi disertai keluhan berupa rasa nyeri Dismenore. Dismenore berdampak tinggi pada kehidupan remaja putri, berakibat pada pembatasan aktivitas sehari-hari, prestasi akademis yang lebih rendah pada remaja putri, dan kualitas tidur yang buruk, serta memiliki efek negatif pada suasana hati, menyebabkan kecemasan dan depresi. Sehingga salah satu penanganan yang dapar dilakukan yaitu pemberian kunyit asam. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian kunyit asam terhadap nyeri disminore. metode penelitian ini Penelitian ini merupakan penelitian kuntitatif dengan menggunakan rancangan dengan menggunakan rancangan one grup design. Pada design ini terdapat pre test dan post test sebelum dan sesudah dilakukkan. Dengan demikian hasil perlakukan dapat diketahui lebih akurat, karena dapat membandingkan dengan sebelumnya. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri yang mengalami dismenore primer di Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu yang berjumlah 20 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai Maret 2024. Data primer diperoleh dengan melakukan wawancara dengan menggunakan lembar wawancara serta observasi menggunakan lembar observasi intensitas nyeri pretest dan posttest dengan skala intensitas nyeri numerik (0-10), serta lembar observasi identitas diri dari responden. Instrumen yang digunakan meliputi data demografi dan informasi mengenai rasa nyeri Dismenore remaja putri. Data demografi meliputi inisial, usia, pekerjaan dan agama. Status haid meliputi lama menstruasi. Berdasarkan hasil uji statistik T-Dependent didapatkan nilai p = 0,000. Dengan demikian, p-value (0,000) < 0,05 yang menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pemberian kunyit asam Terhadap Penurunan disminore Pada remaja putri Di SMP Negeri 5 Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. Saran penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai sumber bacaan atau kepustakaan untuk peneliti selanjutnya.
The Effect of Lactation Massage on Increasing Breast Milk Production in Breastfeeding Mothers at BPM Nurhidayah Tambusai District, Rokan Hulu Herawati, Rika; Andriana, Andriana; Junita, Elvira; Sepduwiana, Heny; Yesti, Herma; Janiarli, Masdi; Andria, Andria; Ermiza, Ermiza; Dwi Rijsubo, Primawaty; Wahyuny, Romy; Aroh, Siti
International Journal on Advanced Science, Education, and Religion Vol 6 No 1 (2023): IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Furqan, Makassar - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33648/ijoaser.v6i1.648

Abstract

Lactation massage for post partum mothers can be used as a non-pharmacological therapy to stimulate oxytocin to accelerate lactation turnover. If lactation occurs quickly, the baby must receive breast milk as the first nutrition. Examination of exclusive breastfeeding can help reduce the infant mortality rate which is still high in Indonesia. The low coverage of exclusive breastfeeding for babies under six months is partly caused by the hampered breast milk production of postpartum mothers in the first days after giving birth so that most babies receive formula milk. Efforts to help achieve the role of postpartum mothers include lactation massage intervention and the influence of lactation massage. The aim of this research is to find out the effect of lactation massage on breast milk production in breastfeeding mothers. This research is experimental research (two group pretest and posttest design) carried out between May-July 2024 with a purposive sampling research design. The population in this study was 30 postpartum mothers, with a sample of 30 postpartum mothers in BPM Nurhidayah, Tambusai District, with an experimental group of 15 people and a control group of 15 breastfeeding mothers. The results of the independent mean difference test T test show that the p value = 000 < 0.05, meaning there is a difference in the average increase in breast milk volume in the control group which was not given lactation massage, namely the experimental group with a mean value of 115.80 and the control group with The mean value is 73.33, meaning 115.80 > 73.33, so it can be concluded that there is an increase in breast milk production before and after lactation massage. It is hoped that postpartum mothers can understand and increase their knowledge and be able to apply it.