Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Uji Model Instrumen The Mathematical Development Beliefs Survey (MDBS) Pada Pendidikan Prasekolah Melly Elvira; Syamsir Sainuddin
-
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/preschool.v1i2.9091

Abstract

Pembelajaran matematika diusia anak usia dini menjadi perdebatan banyak ahli. Beberapa menganggap bahwa dalam menghadapi dunia modern abad 21, matematika menjadi modal awal untuk berkembang dan bersaing. Ahli lain menganggap anak usia dini masih usia bermain sehingga matematika belum menjadi prioritas dalam pembelajaran prasekolah. Oleh karena itu, melalui penelitian ini peneliti akan menguji model instrumen The Mathematical Development Beliefs Survey (MDBS). Metode penelitian menggunakan metode survey dengan responden calon guru pendidikan anak usia dini sebanyak 34 responden. Analisis data menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) untuk menguji validitas, sedangkan reliabilitas instrumen dianalisis dengan menggunakan Cronbach’s alpha. Deskripsi hasil penelitian ini lebih lanjut dipaparkan pada bagian pembahasan artikel ini. Harapannya instrumen ini dapat digunakan untuk menganalisis persepsi guru maupun calon guru paud terhadap pembelajaran matematika pada pendidikan prasekolah.
Analisis Karakteristik Butir Tes Matematika Pada Tes Buatan MGMP Matematika Kota Makassar Berdasarkan Teori Moderen (Teori Respon Butir) Syamsir Sainuddin
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.174 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kualitas karakteristik Butir Tes Matematika pada Tes Buatan MGMP Kota Makassar Didasarkan pada Teori Respons Butir. Penelitian ini adalah penelitian eks post facto. Subjek penelitian adalah peserta didik SMP se-Kota Makassar yang mengikuti tes Matematika Tahun Pelajaran 2013/2014. Objek yang dipilih adalah butir soal matematika objektif pilihan ganda buatan MGMP Kota Makassar yang terdiri atas 5 Paket soal dengan jumlah butir sebanyak 40 item untuk masing-masing paket. metode yang dipergunakan dalam mengumpulkan data adalah metode dokumentasi, dengan mengumpulkan respon siswa pada soal try out UN matematika buatan MGMP Kota Makassar, yang kemudian dianalisis secara kuantitatif berdasarkan teori moderen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada analisis dengan teori modern, rata-rata soal matematika buatan MGMP kota Makassar untuk semua paket yang sesuai model ada sebesar 76% untuk 1 parameter, 67% untuk 2 parameter ,dan 73% untuk 3 parameter, fungsi informasi yang pada umumnya di bawah 50% mengindikasikan bahwa secara keseluruhan keandalan dari semua paket soal masih tergolong kurang andal, umumnya paket soal yang diujikan pada try out UN Matematika oleh MGMP Kota Makassar, memiliki indeks kesukaran dengan kategori kurang baik, daya pembeda kurang baik, namun indeks tebakan semu masih dalam kategori baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa, kualitas karakteristik butir soal try out UN matematika buatan MGMP Kota Makassar ditinjau dari teori modern (teori respon butir) umumnya berada pada kategori kurang baik dengan persentase sebesar 48%.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ART, AND MATHEMATICS (STEAM) DI TK KOTA MALANG Melly Elvira; Elok Firdaus Aprilia; Syamsir Sainuddin
-
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v4i1.18007

Abstract

Pembelajaran di Indonesia saat ini merupakan pembelajaran yang mengintegrasikan antara, sikap, keterampilan, kecakapan pengetahuan, serta pemahaman terhadap ilmu teknologi, informasi dan komunikasi. Salah satu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan antara sikap, keterampilan, kecakapan serta pemahaman terhadap ilmu teknologi informasi dan komunikasi adalah pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics). Melalui pola pembelajaran STEAM yang mulai di terapkan pada anak usia dini, harapannya dapat imajinasi dan proses pengetahuan anak menjadi lebih kreatif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran STEAM yang diterapkan oleh lembaga PAUD kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Peneliti menjadi sumber utama instrumen penelitian dengan menggabungkan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan 5 lembaga yang diberi tugas oleh Dinas Pendidikan Kota Malang untuk menerapkan pembelajaran STEAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran STEAM di 5 sekolah ini mengacu pada konsep yang sama, namun memiliki perbedaan dalam menerapkannya pembelajarannya
Analysis of Elementary School Students' Numerical Abilities in Online Learning Elvira, Melly; Astrini, Dhien; Sainuddin, Syamsir
Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 16, No 2 (2024): Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mad.v16i2.21230

Abstract

Mathematics is a subject that must be mastered as it indirectly influences individuals' numerical abilities at further educational levels. This research aims to analyze the numerical analysis skills of sixth-grade elementary school students in mathematics during the Covid-19 pandemic. A qualitative descriptive approach is employed in this study. The research sample is selected using purposive sampling technique, specifically targeting students with low numerical abilities. Data are collected through observation, interviews, and documentation. The collected data are then analyzed using data reduction, presentation, and conclusion drawing techniques. `The research findings indicate that students' learning outcomes have not yet reached an optimal level. Online learning during the Covid-19 pandemic faces various challenges. Observations and interviews reveal that online learning is not as effective as face-to-face instruction. Both teachers and students encounter limitations in implementing the learning process. Additionally, the research findings uncover errors in performing simple arithmetic operations by students. The Mid-Term Assessment results indicate that students have not achieved the maximum level of achievement. Interviews with teachers also indicate numerous barriers and difficulties in conducting effective online learning during the Covid-19 pandemic. This research holds novelty value in the context of utilizing online learning in emergency situations such as a pandemic. The research findings provide insights into the challenges and constraints faced by students and teachers in online mathematics education. To address these issues, the development of more interactive and participatory teaching strategies, as well as the utilization of diverse and engaging learning media, are necessary. Future research could explore teaching methods that enhance students' numerical abilities during online learning and develop more adaptive and innovative instructional media.
Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis AR untuk Guru SMP di Kota Jambi Feri Tiona Pasaribu; Tria Gustiningsi; Wardi Syafmen; Roseli Theis; Duano Sapta Nusantara; Syamsir Sainuddin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1061

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan menjadi kebutuhan mendasar untuk meningkatkan efektivitas dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu inovasi yang efektif adalah penggunaan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR), yang mampu menyajikan konsep-konsep abstrak secara konkret, sehingga menarik minat belajar siswa dan mengasah keterampilan berpikir kritis mereka. Namun, guru di SMP Negeri 24 Kota Jambi masih menghadapi keterbatasan keterampilan dan pemahaman dalam mengembangkan dan menerapkan AR dalam pengajaran. Program pengabdian ini bertujuan melatih dan mendampingi guru dalam pembuatan media pembelajaran berbasis AR menggunakan Paint 3D, melalui tahapan pelatihan, pendampingan, implementasi, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan dan pemahaman guru yang signifikan, serta terciptanya media pembelajaran yang efektif dan relevan dengan kebutuhan kelas. Saran dari peserta meliputi perlunya pelatihan berkelanjutan dan cakupan aplikasi AR yang lebih beragam. Diharapkan, penggunaan AR dapat diadopsi lebih luas dalam sistem pendidikan untuk meningkatkan interaksi dan pemahaman siswa secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa AR memiliki potensi besar dalam memperkaya proses belajar dan meningkatkan kesiapan guru dalam memanfaatkan teknologi pendidikan secara interaktif dan efektif.
Penilaian Keterampilan Proses Sains Pada Praktikum Mahasiswa di Laboratorium Kimia Kriswantoro, Kriswantoro; Wulandari, Lucya; Sainuddin, Syamsir; A.J, Suharli
Experiment: Journal of Science Education Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/experiment.v5i1.32730

Abstract

Science process skills (SPS) are essential competencies that students must possess during laboratory activities to support conceptual understanding and the development of scientific thinking abilities. This study aims to assess the level of students' mastery of SPS and evaluate the effectiveness of chemistry practicum activities in enhancing these skills. The research employs a quantitative approach with a descriptive-evaluative design. The subjects are second-semester students participating in a basic chemistry practicum. The SPS assessment instrument, consisting of 18 items, was developed and validated, yielding an average Aiken’s V index of 0.84, indicating high validity. The results show that most students demonstrated strong skills in observation (76%) and classification (68%), but showed weaknesses in higher-order skills such as formulating hypotheses (35%), designing experiments (30%), and understanding experimental variables (25%). Skills in data interpretation (45%) and oral scientific communication (40%) also require improvement. These findings highlight the need to strengthen inquiry-based learning and consistently apply process-oriented assessment in chemistry practicum activities to comprehensively develop students’ science process skills. 
Global Trends and Research Clusters in Student Metacognition in Mathematics Education: Tren Global dan Klaster Penelitian Metakognisi Siswa dalam Pendidikan Matematika Agustina, Sandra; Huda, Nizlel; Sainuddin, Syamsir
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i4.1800

Abstract

Background: Mathematics education fosters logical and critical thinking, where metacognition—students’ awareness and regulation of their thinking—plays a pivotal role. Specific background: Despite the growing number of studies, a comprehensive mapping of research patterns in student metacognition remains limited. Knowledge gap: Prior works emphasize classroom applications rather than systematic bibliometric visualization. Aims: This study aims to analyze global trends, thematic clusters, and temporal developments in student metacognition research within mathematics education. Results: From 362 Scopus-indexed articles (2015–2025), publication growth is dominated by mathematics (42.2%) and social sciences (41.7%). Keyword mapping identifies four clusters: metacognitive strategies and skills, conceptual frameworks, affective and individual factors, and metacognitive dimensions. Temporal mapping shows a thematic shift from conceptual foundations to technology integration, motivation, and collaboration. Novelty: The study integrates systematic literature review and bibliometric visualization using VOSviewer to provide a holistic picture of metacognition research. Implications: Findings offer insights for educators and researchers to design reflective, self-regulated, and collaborative learning strategies grounded in metacognitive awareness. Highlight Publication trends show increasing attention to metacognition in mathematics learning. Four major research clusters reveal multidimensional themes in metacognitive studies. Recent studies emphasize motivation, technology, and collaboration in metacognition research. Keyword Metacognition, Self-Regulation, Problem Solving, Mathematics Learning, Bibliometric Analysis
Pemanfaatan Mathverse untuk Peningkatan Pemahaman dan Motivasi Belajar Matematika Siswa SMP/MTs Di Desa Simbur Naik Gustiningsi, Tria; Pasaribu, Feri Tiona; Perdana, Yogi; Sainuddin, Syamsir; Nusantara, Duano Sapta; Sutrimo, Sutrimo
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i2.3876

Abstract

Mathematics is a fundamental subject for junior high school students, yet numeracy achievement in Indonesia, including in Simbur Naik Village, remains low. This community service activity aimed to improve students’ conceptual understanding and learning motivation through the implementation of the MathVerse application, which integrates Augmented Reality and Artificial Intelligence. The program involved 53 students and 6 mathematics teachers, carried out in three sessions consisting of socialization, training, and classroom implementation. The results indicated a significant improvement in cognitive achievement. The average test score increased from 49.15 to 70.67, while mastery rose from 33% to 70%. In terms of motivation, there was an increase in the indicators of effort and perceived relevance of mathematics, although interest and self-efficacy slightly declined. Student responses were highly positive, with the highest scores on the indicators of understanding and learning (82.94%) and application navigation (93.52%). Teachers also expressed consistently positive responses, with the highest rating on interest and adoption (90.63%). Documentation highlighted students’ enthusiasm in using AR and AI features, as well as teachers’ active role in facilitating the process. This activity demonstrates that MathVerse not only significantly enhances students’ conceptual understanding of mathematics but also fosters learning interest and strengthens teachers’ roles in integrating educational technology. The novelty of this program lies in the direct application of AR- and AI-based learning tools in rural schools, which are rarely reached by digital innovations. Therefore, this activity provides tangible benefits for the local education community and contributes theoretically to the effectiveness of multimedia learning and technology acceptance in mathematics education.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Pada Materi SPLDV Putri, Mayang Alsya; Sainuddin, Syamsir; Pasaribu, Feri Tiona
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 2 (2025): J-MPM
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i2.17729

Abstract

This study aims to analyze junior high school students’ critical thinking skills in solving problems related to Systems of Linear Equations in Two Variables (SPLDV). The research employed a descriptive qualitative approach and was conducted at SMP Negeri 9 Kota Jambi involving 32 ninth-grade students. Data were collected through contextual essay-type SPLDV tests designed based on six critical thinking indicators proposed by Facione, namely interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation, and self-regulation. In-depth interviews were also conducted to support and clarify the test results. Data analysis followed an interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that students’ critical thinking skills have not developed evenly across all indicators. Interpretation skills were relatively better developed, while evaluation, inference, explanation, and self-regulation remained at low levels. Most students were able to identify relevant information and construct mathematical models; however, they experienced difficulties in evaluating solution procedures and drawing logical conclusions. These results highlight the need for mathematics learning strategies that emphasize analytical reasoning, evaluation, and reflective thinking to enhance students’ critical thinking skills, particularly in learning SPLDV.
Gambaran Kemampuan Penalaran Matematika Siswa Kelas Ix Pada Materi Pola Bilangan Melanda, Melanda; Ramalisa, Yelli; Sainuddin, Syamsir
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Februari
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i1.7607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis siswa SMP dalam menyelesaikan soal pada materi pola bilangan. Latar belakang penelitian didasari oleh fakta bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi, mengembangkan, dan menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan pola bilangan sehingga menghasilkan capaian yang rendah pada aspek penalaran matematis hal ini dikemukakan oleh guru yang mengajar di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling berdasarkan hasil tes tertulis kemampuan penalaran, yang terdiri dari siswa dengan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes tertulis berupa soal pola bilangan dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator yang digunakan untuk menilai kemampuan penalaran meliputi mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, menemukan suatu pola, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mendalam mengenai variasi kemampuan penalaran siswa dalam menyelesaikan soal pola bilangan, sekaligus menjadi bahan pertimbangan bagi guru, sekolah, dan peneliti lain dalam merancang strategi pembelajaran matematika yang lebih efektif.