Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL MITRA PRIMA

Adaptasi Masyarakat Menghadapi Kebiasaan Baru di Masa Pandemi Covid 19 di Wilayah Kerja Puskesmas Siatas Barita Tahun 2020 Naomi Isabella Hutabarat; Janner Pelanjani Simamora
Jurnal Mitra Prima Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v3i1.2067

Abstract

Adaptasi kebiasaan baru adalah agar kita bisa bekerja, belajar dan beraktivitas dengan produktif di era Pandemi Covid-19. New Normal adalah suatu tindakan atau perilaku yang dilakukan oleeh masyarakat dan semua institusi yang ada di wilayah tersebut untuk melakukan pola harian, pola kerja atau pola hidup baru yang berbeda dengan sebelumnya. Bila hal ini tidak dilakukan, akan terjadi resiko penularan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini memiliki tujuan untuk mewujudkan salah satu kegiatan Tri darma Perguruan Tinggi dan meningkatkan pengetahuan dan kedisiplinan masyarakat tentang Adaptasi Masyarakat menuju kebiasaan baru di masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Siatas Barita. Kebiasaan baru untuk hidup lebih sehat harus terus menerus dilakukan di masyarakat, sehingga menjadi normal social dalam kehidupan sehari hari. Bila kebiasaan baru tidak dilakukan secara disiplin atau hanya dilakukan oleh sekelompok orang saja, maka hal ini bisa menjadi ancaman wabah penularan virus corona covid-19. Kebiasaan lama yang sering dilakukan, seperti bersalaman, cipika-cipiki, cium tangan, berkerumun/bergerombol, malas cuci tangan harus mulai ditinggalkan karena mendukung penularan Covid-19. Hasil dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah diharapkan bahwa masyarakat membutuhkan penyuluhan dan pengetahuan akan pentingnya memelihara kesehatan agar terhindar dari covid-19. Semakin meningkatnya penerapan adaptasi kebiasaan baru dan seiring waktu berjalan pola hidup dengan adaptasi kebiasaan baru sudah menjadi budaya baru, gaya baru yang terjadi saat ini dari mulai anggota keluarga berada dalam lingkungan keluarga di rumah maupun dalam beraktivitas keluar dengan contoh selalu menggunakan masker khususnya saat beraktivitas keluar rumah, meenjaga jarak dengan orang lain, tidak bersentuhan di sembarang tempat. Kata Kunci: Penyuluhan, Adaptasi kebiasaan baru, Masker, Handsanitaizer.
PENYULUHAN DAN SIMULASI PADA IBU HAMIL DALAM SELF HYPNOSIS MASA PANDEMI COVID 19 WILAYAH KERJA PUSKESMAS HUTABAGINDA TAHUN 2021 Paruhum Tiruon Ritonga; Naomi Isabella Hutabarat; Dimpu Rismawaty Nainggolan
Jurnal Mitra Prima Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self hypnosis adalah menghipnotis diri sendiri yang bagi ibu hamil berfungsi untuk mengurangi stress, kekhawatiran, kecemasan dalam menghadapi persalinan, mengurangi nyeri saat persalinan dan janin di dalam kandungan terhindar dari fetal distres dan meperbaiki letak lintang pada bayi. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan ibu hamil untuk dapat melakukan self hypnosis. Manfaat kegiatan ini adalah peingkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pemberian self hypnosis. Sasaran adalah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Hutabaginda Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah melaksanakan pretest dan posttest untuk menilai tingkat kecemasan ibu hamil melalui instrumen Skala HARS, penyuluhan dan simulasi tentang self hypnosis. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan self hypnosis selama 1 bulan bahwa ada perbedaan hasil pretest dan posttest yaitu cemas sedang dari 13 orang menjadi 5 orang, Cemas ringan dari 22 orang menjadi 17 orang dan tidak cemas dari 7 orang menjadi 16 orang. Semua ibu hamil berhasil melakukan self hypnosis. Penyuluhan dan diskusi tentang manfaat self hypnosis berjalan lancar dan ibu hamil sangat antusias dan bersemangat melakukan self hypnosis.