Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Budidaya Cabai sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani Lahan Kering di Kabupaten Sukoharjo Dwiningtyas Padmaningrum; Suminah Suminah; Bekti Wahyu Utami; Hanifah Ihsaniyati; Emi Widiyanti
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 1 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i1.7001

Abstract

Sukoharjo memiliki lahan kering yang cukup luas yaitu mencapai 30 hektar pada tahun 2020 dan meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Khas lahan kering yang hanya mengandalkan air hujan menyebabkan produktivitas lahan kering menjadi kurang optimal dan tidak dapat dimanfaatkan sepanjang tahun. Akibatnya petani di lahan kering sering diidentikkan dengan pendapatan rendah dan kemiskinan. Cabai rawit menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan sebagai komoditas usaha bagi petani, jika dibekali dengan keterampilan mengenai teknologi budidaya dan manajemen agribisnis cabai yang baik. Desa Cabeyan sebagai salah satu kawasan lahan kering berpotensi menjadi start up agribisnis cabai. Keberadaan sumur sibel di wilayah tersebut mendukung pasokan air yang berkelanjutan sebagai kebutuhan mutlak untuk produksi cabai. Selama ini petani lokal hanya bisa mengolah lahan untuk menanam padi dengan mengandalkan musim hujan yang berlangsung sekitar 4-5 bulan dalam setahun, 7-8 bulan tersisa untuk 'bero'. Dilatarbelakangi oleh rendahnya latar belakang pengalaman petani dalam membudidayakan cabai dan terbukanya peluang usaha cabai, maka keterampilan petani harus ditingkatkan. Metode kegiatan meliputi pelatihan, pengenalan Teknologi Tepat Guna, dan pendampingan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan petani dalam budidaya cabai. Meski belum bercocok tanam di lahan sendiri, petani tetap semangat belajar melalui praktik langsung di lahan yang dikelola petani dengan pendampingan tim pengabdian.
PENINGKATAN PEMAHAMAN LITERASI DIGITAL PADA SISWA/I MADRASAH TSANAWIYAH MUHAMMADIYAH 6 KARANGANYAR Eksa Rusdiyana; Rafi’ Husaini Habibi; Galih Adithya Aziz; Ryan Bagus Putro Utomo; Muhammad Ariq Muzakki; Aflakha Tazakka Susanto; Atikah Muthmainnah; Sinta Ragil Saputri; Ro’ikhatul Jannah; Bekti Wahyu Utami
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Januari-April 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i1.3183

Abstract

Pendidikan tentang literasi digital perlu ditingkatkan terutama bagi kalangan remaja seperti siswa sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan/literasi digital bagi siswa/i MTs Muhammadiyah 6 di Desa Karangturi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui implementasi kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS Kelompok 56. Bentuk program berupa pemberian materi literasi digital dan praktek mengoperasikan aplikasi Canva untuk kebutuhan desain digital. Alur kegiatan diawali dengan melakukan koordinasi, sosialisasi pra-program, pelaksanaan program, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme siswa/i terlihat dari reaksi positif mereka selama pemaparan materi. Keaktifan siswa/i menciptakan suasana yang interaktif dan mendukung pertukaran ide antara pemateri dan peserta. Hasil praktek canva para siswa dipamerkan dalam kegiatan Market Day milad sekolah mendorong siswa menampilkan karya terbaiknya
Mampukah Sistem E-Laporan Meningkatkan Efektivitas Pengawasan Kegiatan Penyuluhan di Kabupaten Sleman? Pande Putu Dhika Yoni Kartika; Dwiningtyas Padmaningrum; Bekti Wahyu Utami
AGRITEXTS: Journal of Agricultural Extension Vol 47, No 2 (2023): November
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/agritexts.v47i2.92204

Abstract

The extension e-report system is an online system used by field agricultural extension workers in Sleman Regency to report their extension activities every month online through the www.penyuluhan.jogjaprov.go.id website. This study aims to examine the influence of system quality on system use, inspect the influence of system quality on user satisfaction, test the influence of information quality on system use and user satisfaction, the influence of system use on user satisfaction, the influence of user satisfaction on system use, the influence of system use on individual impact and the influence of satisfaction users to individual impacts using the DeLone & McLean IS Success Model. The quantitative research method is carried out in all Agricultural Food and Fisheries Extension Center (BP4) in Sleman Regency, Yogyakarta Province, with 90 respondents in field agricultural extension taken using the census technique—the research analysis using SEM PLS with SmartPLS 3.0 software. The results of the study show that (1) the quality of the system does not affect the use of the system. (2) The system’s quality does not affect user satisfaction. (3) The quality of information affects the use of the system. (4) The quality of information affects user satisfaction. (5a) The use of the system affects user satisfaction. (5b) User satisfaction affects the use of the system. (6) Using the system affects the impact of the Individual. (7) User satisfaction affects individual impact. The research results are expected to provide input for improving this e-report system to make the supervision process more effective.
FOOD SECURITY OF TENANT FARMER HOUSEHOLD IN DRAWNDOWN AREA OF WONOGIRI MULTIFUNCTION DAM Emi Widiyanti; Marcelinus Molo; Bekti Wahyu Utami
Journal of Applied Economics in Developing Countries Vol 1, No 1 (2014): Journal of Applied Economics in Developing Countries
Publisher : MESP–FEB UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jaedc.v1i1.89995

Abstract

This research aimed to study the food security status of tenant farmer household in drawndown area surrounding Wonogiri multifunction dam. This study was a survey research with explanatory research taken place in five subdistricts existing surrounding Wonogiri multifunction dam with the greatest number of tenant farmer and the broadest subsiding land, including Nguntoronadi, Baturetno, Giriwoyo, Wuryantoro, and Eromoko. The data of research was collected from the result of interview with 75 tenant farmer households in five subdistricts analyzed using a descriptive analysis method. The result of research showed that (1) the food expense of farmer household was higher than non-food expense; (2) the mean energy consumption for every member of household was not even and still below Recommended Dietary Allowances (RDA) of 2000 kcal per day; (3) the mean of protein consumption per capita had surpassed the Recommended Dietary Allowances (RDA) of 50 grams per day; and (4) most farmer households were in poor food security condition.Keywords: Food security, farmer households, drawndown area.