Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Elemen-Elemen Pembentuk Citra Kota Berdasarkan Cognitive Mapping Seprianto, Tri; A, Ahmad Baqir; M, Puan Jati; V, Viata
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota-kota di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat. Berkembangnya suatu kota, tidak terlepas dari citra kota itu sendiri. Rancangan kota yang baik menuntut adanya imagibilitas yang baik pula agar masyarakat mudah beorientasi dan mengingat keadaan suatu tempat. Citra kota pada hakikatnya merupakan respons timbal balik antara pengamat terhadap objek fisik yang diamati. Respons pengamat terhadap objek fisik pada setiap kota tentu beragam dan sangat dipengaruhi kemampuan kognitif atau peta mental pengamat. Peta mental (mental map) adalah bagaimana si pengamat medapat informasi, menyimpan, serta mengingat Kembali informasi mengenai bentuk, lokasi, dan susunan dalam lingkungan fisik kota. Tujuan kajian ini untuk mengetahui respons pengamat terhadap elemen-elemen pembentuk kota berdasarkan mental map. Metode pada kajian ini menggunakan metode content analysis dengan didukung teori dan literatur-literatur yang sudah ada. Hasil dari kajian yang diperoleh, terbukti bahwa teori teori yang digunakan pada penelitian citra kota memberikan bukti elemen pembentuk citra kota yang juga dapat dijadikan sebagai acuan kepada calon calon peneliti citra kota selanjutnya. Selain itu, citra kota sangat penting untuk mengetahui identitas dan keberhasilan produk rancangan suatu kota. Sehingga hasil penelitian citra kota dapat menjadi guidance bagi penentu kebijakan kota maupun perencana dan perancang kota dalam menentukan grand design atau arah perkembangan suatu kota.
Usaha Mempercepat Penyelesaian Proses Hidrasi dengan Steam Curing pada Beton Agregat Kasar Batu Putih Laksmi Irianti; Yuda Romdania; Tri Seprianto
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan agregat konstruksi yang terus meningkat mendorong pemanfaatan material alternatif seperti batu putih yang tersedia melimpah dan memiliki karakteristik fisik serta kimia yang mendukung penggunaannya sebagai agregat beton. Dalam industri beton pracetak, percepatan perkembangan kekuatan awal menjadi aspek penting untuk meningkatkan efisiensi produksi, sehingga diperlukan metode perawatan yang mampu mempercepat hidrasi semen, salah satunya steam curing. Steam curing merupakan proses perawatan beton menggunakan uap panas untuk mempercepat reaksi hidrasi sehingga beton dapat mencapai kekuatan awal lebih cepat dibanding metode konvensional. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi durasi steam curing terhadap kuat tekan beton beragregat kasar batu putih pada umur 1, 2, dan 3 hari dengan perlakuan uap panas bersuhu 90°C selama 2, 4, dan 6 jam. Beton tanpa steam menghasilkan kuat tekan 4,31–7,65 MPa, sementara perlakuan steam 2 jam memberikan 5,23–7,68 MPa, durasi 4 jam menghasilkan 5,84–7,79 MPa, dan durasi 6 jam memberikan nilai tertinggi 7,74–8,12 MPa. Konversi kuat tekan ke umur 28 hari berada pada rentang 19,13–20,30 MPa, menunjukkan bahwa steam curing mempercepat perkembangan kekuatan awal tanpa menurunkan mutu jangka panjang.