Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SARGA

Analisis Spasial Visual Arsitektur Ruang Ibadah Masjid Al-Furqon: Pengalaman Spiritual Jamaah Devina Andari Chairunissa; Tri Seprianto
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/v19i2.2969

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan spasial dan visual arsitektur Masjid Agung Al-Furqon Bandar Lampung terhadap pengalaman spiritual jemaah. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kasus, data dikumpulkan via observasi lapangan, kuesioner, dan studi dokumentasi. Analisis karakteristik spasial menunjukkan organisasi ruang yang fungsional: lantai dasar terpusat untuk aktivitas non-ibadah, sementara lantai dua adalah ruang ibadah tunggal yang monumental. Namun, terdapat isu sirkulasi di area wudu lantai 1 menuju tangga utama lantai 2, di mana percampuran jalur laki-laki dan perempuan menimbulkan ketidaknyamanan psikologis bagi sebagian jemaah. Secara visual, interior masjid sangat baik dengan mihrab dan mimbar sebagai pusat penekanan spiritual. Penggunaan beragam material pintu dan jendela, plafon tinggi, serta pencahayaan yang disesuaikan menciptakan suasana sakral dan megah. Unsur artistik seperti kaligrafi dan mozaik lafaz "Allah" efektif memperkuat identitas keislaman. Dampaknya, mayoritas jemaah merasakan ketenangan, kekhusyukan, dan fokus ibadah yang tinggi, didukung skala ruang dan pencahayaan. Masjid ini juga berhasil menumbuhkan rasa keterikatan dan identitas yang kuat. Saran utama meliputi optimalisasi sirkulasi di area wudu untuk memisahkan jalur jemaah.
Kajian Citra Kota Bandar Lampung Berdasarkan Peta Kognitif Pengamat Tri Seprianto; Viata Viriezky; Puan Jati Megawati; Ahmad Baqir Adrian
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i1.3276

Abstract

Perkembangan kota-kota berkembang di Indonesia ditandai oleh dinamika pertumbuhan fisik, peningkatan mobilitas, serta intensifikasi aktivitas sosial dan ekonomi yang sering kali berdampak pada perubahan citra dan keterbacaan ruang kota. Kota Bandar Lampung, sebagai ibu kota Provinsi Lampung dan gerbang utama Pulau Sumatera, mengalami kondisi tersebut seiring pesatnya perkembangan kawasan pusat kota dan perluasan wilayah permukiman ke arah pinggiran. Ketimpangan penguatan elemen visual dan ruang publik antar kawasan berpotensi menimbulkan fragmentasi citra kota, sehingga persepsi masyarakat terhadap struktur dan identitas ruang cenderung terpusat pada area tertentu saja. Dalam konteks ini, pemahaman mengenai bagaimana pengguna kota memaknai, mengingat, dan merepresentasikan ruang perkotaan menjadi penting untuk mengungkap pembentukan citra Kota Bandar Lampung secara menyeluruh. Pendekatan cognitive mapping dipandang relevan karena mampu menangkap persepsi spasial, pengalaman visual, serta makna simbolik yang terbentuk melalui interaksisehari-hari masyarakat dengan lingkungannya. Melalui pendekatan tersebut, penelitian ini mengkaji citra Kota Bandar Lampung berdasarkan persepsi pengamat untuk mengidentifikasi elemen-elemen ruang yang dominan, sekaligus memahami hubungan antara struktur fisik kota, pengalaman sosial, dan pembentukan identitas perkotaan.