Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi Dan Simulasi Pengujian Sistem Aplikasi Customer Care Penanganan Keluhan Elektronik Untuk Meningkatkan Layanan Di Rumah Sakit Mutiara Bunda Padang Alfauzain Alfauzain; Berly Nisa Srimayarti; Tri Wijayanto; Rafika Aini; Mirza Aulia; Deni Maisa Putra; Hendra Nusa Putra; Ade Wisandra; Sarah Nur Azizi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i1.3996

Abstract

Transformasi digital dalam teknologi informasi di Rumah Sakit salah satunya dengan penerapan sistem aplikasi customer care yang mendukung penanganan keluhan pelanggan secara elektronik oleh unit kerja terkait untuk meningkatkan layanan sesuai indikator mutu nasional Rumah Sakit dalam hal kecepatan waktu tanggapan keluhan dan kepuasan pasien. Sistem ini akan membantu pihak rumah sakit dalam mengelola pengaduan keluhan pelanggan, disposisi keluhan kepada unit yang bersangkutan dan memantau secara online proses penanganan yang dilakukan sehingga membentuk sebuah alur kerja tata kelola dalam penanganan keluhan elektronik serta menghasilkan laporan penanganan keluhan sesuai indikator tingkat atau dampak risiko sesuai level keluhan berupa warna merah (ekstrim), kuning (tinggi), hijau (rendah), berdasarkan data dari petugas. Sistem aplikasi  bermanfaat dalam meningkatkan layanan rumah sakit mengacu kepada indikator nasional mutu rumah sakit berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes)  Nomor 20 tahun 2022 pasal 4 tentang Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit dalam penanganan keluhan. Dengan demikian, edukasi dan pengujian sistem aplikasi customer care penanganan keluhan secara elektronik sebagai upaya membantu pihan Rumah Sakit melaksanakan tata kelola pengaduan keluhan pelanggan untuk kemudahan penyelesaian dan monitoring tindaklanjut keluhan. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Rumah Sakit Mutiara Bunda Padang Provinsi Sumatera Barat kepada petugas dan pimpinan customer care dan unit kerja terkait .  Metode yang digunakan adalah dengan edukasi melalui tahap perencanaan, pelaksanaan pengujian rancangan alur kerja sistem dan aplikasi, observasi, evaluasi serta refleksi hal ini bertujuan guna memberikan pemahaman tentang manajemen pengaduan keluhan elektronik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi dan pengujian berjalan dengan lancar serta diharapkan peserta dapat menerima materi terutama yang disimulasikan kepada masing-masing petugas terkait. 
PEMBERDAYAAN SANTRI TPQ MUSHALLA AS-SALWA MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN EDUKASI KESEHATAN ISLAMI BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE Hendra Nusa Putra; Maisharoh Maisharoh; Yanti Desnita Tasri; Dian Sari
Jurnal Salingka Abdimas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v6i1.8109

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan siswa Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Mushalla As-Salwa melalui penerapan media pembelajaran edukasi kesehatan islami berbasis Artificial Intelligence (AI) yang diberi nama As-Salwa EduTPQ AI. Permasalahan utama yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah rendahnya literasi kesehatan siswa TPQ yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam, keterbatasan media pembelajaran digital interaktif, serta minimnya pemanfaatan teknologi inovatif dalam proses belajar mengajar di lingkungan TPQ. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi program, pelatihan penggunaan AI berbasis bahasa alami dan multimodal, penerapan teknologi dalam pembelajaran, pendampingan, serta evaluasi. Aplikasi As-Salwa EduTPQ AI dikembangkan berbasis web, memuat fitur Bahan Ajar Mengaji Kesehatan, Kuis Cerdas, Poster Sketsa Visual, serta Sunnah Doa, yang seluruhnya diintegrasikan dengan dalil Al-Qur'an dan Hadits Nabi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa dengan rata-rata skor pre-test 46,25% meningkat menjadi 79,75% pada post-test. Sebanyak 87,5% guru dan pengelola TPQ menyatakan puas terhadap kebermanfaatan aplikasi. Program ini berhasil mencapai seluruh target luaran, meliputi produk inovasi siap pakai, peningkatan literasi kesehatan digital, dokumentasi panduan penggunaan, serta publikasi ilmiah. Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), serta mendukung Asta Cita dalam penguatan SDM unggul berbasis teknologi dan nilai keislaman.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN STEAM KREATIF DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI DI TPA AL BIRUNI PRESCHOOL Mai sharoh; Dian Sari; Hendra Nusa Putra; Yulfa Yulia
Jurnal Salingka Abdimas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v6i1.8027

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kreativitas anak usia dini sebagai fondasi kemampuan berpikir kritis, inovatif, dan adaptif di era abad ke-21. Namun, praktik pembelajaran di beberapa lembaga PAUD masih cenderung berpusat pada guru dan kurang memberikan ruang eksplorasi. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) kreatif guna meningkatkan kreativitas anak di TPA Al Biruni Preschool sebagai mitra pengabdian. Metode yang digunakan meliputi pelatihan guru, pendampingan implementasi pembelajaran berbasis proyek, serta evaluasi melalui observasi dan dokumentasi perkembangan anak. Kegiatan dirancang secara partisipatif dengan mengintegrasikan unsur sains, seni, dan eksplorasi lingkungan sekitar dalam aktivitas bermain yang bermakna. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kreativitas anak yang ditandai dengan kemampuan menghasilkan ide baru, keberanian bereksperimen, serta peningkatan keterampilan problem solving dan kolaborasi. Selain itu, guru juga mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam merancang pembelajaran inovatif berbasis STEAM. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan STEAM kreatif efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan merangsang potensi anak secara optimal. Dengan demikian, implementasi model ini tidak hanya berdampak pada perkembangan anak, tetapi juga pada peningkatan kualitas pembelajaran di lembaga PAUD. Hasil pengabdian ini penting sebagai rujukan dalam pengembangan praktik pembelajaran inovatif yang berkelanjutan di pendidikan anak usia dini.