Iman Setiono
Jurusan Teknik Elektro Program Diploma III Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jalan Prof. Sudharto, SH Tembalang- Semarang 50275

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERENCANAAN DAYA LISTRIK PADA KAWASAN PEMUKIMAN DENGAN INTERPRETASI FOTO UDARA Iman Setiono
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada  perkembangan  dewasa  ini  banyak  sekali  perkembangan  pembangunan  kawasan pemukiman  terutama  di  kota  –  kota  besar,  termasuk  diantaranya  adalah  kota  Semarang. Semarang    sebagai  ibu  kota propinsi  Jawa Tengah dengan  segala aktivitas warganya, maka kebutuhan akan pemukiman akan  semakin meningkat. Pemukiman dengan  segala utilitasnya, termasuk  penyediaan  tenaga  listrik  menjadi  kebutuhan  yang  sangat  vital,  karena  hampir semua kegiatan kehidupan ini semuanya sangat tergantung kepada ketersediaan tenaga listrik.  Selama  ini  penyediaan  tenaga  listrik  hanya  disediakan  oleh  PLN  sebagai  satu-satunya perusahaan    BUMN  yang  melayani  akan  kebutuhan  tenaga  listrik.  Sebagai  satu-satunya sumber tenaga listrik maka semua pelanggan akan tergantung kepada sistem yang ada di PLN, termasuk  bila  di  dalamnya  bila  terdapat  pemadaman  baik  dengan  pemberitahuan  maupun tanpa  pemberitahuan  ,  atau  jenis  gangguan  lainnya  yang  menyebabkan  sistem  penyaluran tenaga  listrik menjadi  terganggu, maka  sehubungan dengan hal  ini, maka muncul pemikiran untuk  mengurangi  tingkat  ketergatungan  kepada  PLN  ,  yaitu  dengan  membuat  sistem penyaluran sistem tenaga listrik sendiri , khususnya untuk kawasan pemukiman yang di kelola oleh real estate. Perencanaan daya  listrik pada kebanyakan model masih menggunakan cara terestrial,  namun  pada  kesempatan  ini  penulis  ingin  menyampaikan  sistem  perencanaan dengan  menggunakan  metode  foto  udara.  Foto  udara  mempunyai  kelebihan  dibandingkan dengan cara terrestrial, karena dapat mempunyai daerah cakupan yang sangat luas dan dapat menampilkan  kenampakan  lahan  sesuai  dengan  keadaan  aslinya,  bahkan  foto  udara  dapat juga  digunakan  sebagai  alat  bantu  untuk  survey  pendahuluan  bagi  pembangunan  kawasan pemukiman.  Dengan  menentukan  parameter-parameter  dari  perencanaan  daya  listrik, kemudian  dilakukan  interpretasi  foto  udara,  dari  tiap-tiap  parameter  yang  dimaksud,  baru setelah  itu  dilakukan  over  lay  antar  parameter  tersebut  dan    hasilnya  adalah  berupa  peta tematik  tentang  perencanaan  daya  listrik.  Tingkat  ketelitian  dari  interpretasi  foto  udara  ini dapat  dilakukan  dengan  membandingkan  antara  hasil  interpretasi  dengan  peninjauan lapangan. Untuk hasil yang akurat biasanya tingkat ketelitian dapat mencapai lebih dari 80 %. Kata kunci : daya listrik, foto udara, pemukiman.
EFISIENSI PEMAKAIAN ENERGI LISTRIK PADA LAMPU PENERANGAN Iman Setiono
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi, dengan banyak diciptakan peralatan kerja yang banyak menggunakan energy listrik, ternyata menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap peningkatan konsumsi energy listrik di berbagai sektor kehidupan. Makin banyak peralatan yang di produksi, semakin tinggi pula pemakaian energy listrik yang digunakan, bahkan lebih cenderung ke pola konsumerisme. Tingkat komsumerisme yang tinggi ini membayangi akan munculnya krisis energy listrik di kemudian hari. Agar terhindar dari krisis energy listrik, maka upaya penghematan pemakaian energy listrik perlu digalakan. Salah satu cara adalah dengan menciptakan peralatan yang hemat pemakaian energy listriknya tetapi dapat menghasilkan keluaran yang maksimal. Sebagai salah satu contohnya adalah lampu penerangan hemat energy.Lampu merupakan peralatan penting yang sangat dibutuhkan pada berbagai sektor kehidupan yang dapat mencapai 100 % , artinya semua orang menggunakan. Sehubungan dengn hal tersebut maka penelitian tentang tingkat effisiensi pemakaian energy listrik pada lampu penerangan ini dilakukan. Sampel penelitian diambil dari lima merek lampu yang ada dipasaran dengan berbagai daya yang masing –masing merek ada yang mewakili. Dari hasil analisa data , tingkat penghematan energy listrik yang dapat dicapai adalah sampai 500 %, bila dibandingkan dengan lampu pijar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa : lampu hemat energy hanya menggunakan energy listrik sebesar seperlima dari lampu pijar , tetapi dapat menghasilkan tingkat kecahayaan yang sama dengan lampu pijar pada daya yang lima kali lebih tinggi.Kata kunci : Lampu penerangan ; penghematan pemakaian energy listrik.
ANALISIS PERBANDINGAN PEMAKAIAN LISTRIK ANTARA LAMPU HEMAT ENERGI DENGAN LAMPU PENDAR TANPA KAPASITOR Iman Setiono
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemakaian listrik pada lampu hemat energi dengan lampu pendar tanpa kapasitor. Penelitian menggunakan metode pengumpulan data dengan melakukan eksperimen di laboratorium instalasi tenaga listrik, pada rancangan percobaan yang telah dipersiapkan. Sampel penelitian diambil secara acak dengan menggunakan berbagai merek lampu yang ada dipasaran. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif.  Hasil yang diperoleh ternyata bahwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara pemakaian listrik pada lampu hemat energi dengan lampu pendar tanpa kapasitor. Pada lampu hemat energi pemakaian listrriknya lebih sedikit, dengan menghasilkan kuat cahaya penerangan yang tinggi , sementara pada lampu pendar penggunaan listriknya lebih banyak pada daya lampu yang sama. Untuk lampu pendar dibutuhkan daya yang lebih besar apabila diinginkan untuk dapat mempunyai kuat cahaya penerangan yang sama besarnya dengan lampu hemat energi. Kata kunci : lampu hemat energi, lampu pendar.
EVALUASI PEMAKAIAN LISTRIK PADA RUANG KULIAH JURUSAN TEKNIK ELEKTRO PROGRAM DIPLOMA III FAKUTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO Iman Setiono; Eko Ariyanto; Subali Subali; Priyo Sasmoko
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengadakan evaluasi terhadap pemakaian listrik pada ruamg kuliah di jurusan teknik elektro program diploma III Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Ruang kuliah yang digunakan untuk juruan teknik elektro sebanhyak dua buah ruangan yaitu  ruang 203 dan 204, sehingga dalam penelitian ini tidak digunakan sampel, tetapi langsung pada populasinya. Variabel penelitian terdiri atas besarnya daya listrik pada lampu penerangan, besarnya kuat cahaya yang dihasikan, besarnya daya listrik pada kipas angin, suhu ruangan, besarnya daya yang digunakan pada pengeras suara, dan besarnya daya listrik yang digunakan pada LCD Proyektor.  Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan melakukan pengukuran langsung diruangan, dengan variabel yang diukur adalah : daya listrik pada pemakaian untuk lampu penerangan, besarnya lumen yang dibutuhkan, daya listrik untuk penggunaan kipas angin, suhu udara diruangan. Sementara untuk daya listrik pada pengers suara dan LCD Proyektor tidak dilakukan pengukuran karena masih dayanya kecil.Metode analisis data adalah denganm metode analisis deskriptif kualitatif, yaitu dengan membandingkan besarnya daya yang digunakan dengan daya yang seharusnya digunakan.Hasil yang diperoleh ternyata bahwa besarnya daya listrik yang digunakan ternyata masih dibawah standar, karena itu maka perlu diadakan peningkatan, dengan memperbesar daya lampu penerangan dan mengganti kipas angin dengan pendingin udara. Kata kunci :evaluasi pemakaian listrik,  kuat cahaya, lampu penerangan.