Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERANCANGAN TERMINAL PENUMPANG DAN TERMINAL PETI KEMAS PELABUHAN POMAKO KOTA TIMIKA Lembong, Mitchelle; Mailangkay, Sonny D. J.; Budhyowati, M. Y. Noorwahyu
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pyfdad14

Abstract

Kota Timika diketahui dengan kota dolar yang di mana memiki banyak perantauan yang datang untuk mencari pekerjaan dengan aktivitas keluar masuk orang orang yang biasanya menggunakan angkutan laut dan juga keluar masuk kontainer barang karena Kota Timika menjadi salah satu trayek tol laut maka di perlukan sebuah pelabuhan yang memiliki fasilitas yang dapat menaungi aktivitas penggunaan pelabuhan serta aman dan nyaman lain dari itu juga diperlukan bangunan yang dapat mempresentasikan ciri khas dari daerah tersebut sehingga orang orang dapat sedikit mengenal tentang Kota Timika ketika datang ke Kota ini Pelabuhan Pomako yang sebelumnya menjadi prasarana untuk menunjang aktivitas keluar masuk orang serta barang dari Kota Timika dengan kondisi sekarang yang tidak dapat lagi menunjang aktivitas penumpang kapal laut serta aktivitas pembongkaran dan pemuatan kontainer yang disebabkan terminal penumpang yang sudah tidak beroperasi dan juga area kontainer yang tidak teratur Perancangan Terminal Penumpang dan Terminal Peti Kemas Pelabuhan Pomako Kota Timika menggunakan pendekatan Arsitektur Regionalisme Sebagai Identitas Daerah diangkat untuk menjadi solusi bagi permasalahan untuk perancangan ini Pendekatan Arsitektur Regionalime Sebagai Identitas Daerah dapat merespon perencanaan dan perancangan ini untuk mengekspos ciri khas daerah Kota Timika dengan demikian perancangan terminal ini dapat menaungi aktivitas pengguna terminal penumpang dan terminal peti kemas < p>
PERANCANGAN TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN BEO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS DI KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD SULAWESI UTARA Aomo, Herdyanto; Budhyowati, M. Y. Noorwahyu; Suharto, Moh Fachruddin
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/s3a6c744

Abstract

Perancangan terminal penumpang Pelabuhan Beo di Kabupaten Kepulauan Talaud Sulawesi Utara mengadopsi pendekatan arsitektur tropis untuk menanggapi kondisi iklim budaya dan lingkungan setempat Desain ini berfokus pada kenyamanan termal efisiensi energi dan keberlanjutan dengan memanfaatkan elemen elemen arsitektur tropis seperti atap menjorok overhang ventilasi alami serta pengoptimalan pencahayaan alami Terminal ini dirancang untuk menjadi gerbang transportasi yang fungsional estetis dan ramah lingkungan sekaligus memperkuat identitas lokal melalui integrasi elemen budaya Talaud Analisis tapak mencakup respons terhadap angin laut kelembapan tinggi sehingga tata letak bangunan mempertimbangkan orientasi yang optimal Struktur terbuka dipilih untuk mengurangi jejak karbon sekaligus memastikan daya tahan terhadap iklim pesisir Selain itu ruang tunggu dan area pelayanan penumpang didesain dengan sirkulasi udara silang untuk meminimalkan ketergantungan pada pendingin mekanis Hasil perancangan menunjukkan bahwa pendekatan arsitektur tropis tidak hanya meningkatkan kinerja bangunan secara pasif tetapi juga menciptakan kesan yang selaras dengan lanskap kepulauan Proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan infrastruktur transportasi berkelanjutan di wilayah kepulauan Indonesia.
TEMPAT WISATA ALAM PEGUNUNGAN KILAPONG HILLS DI KOTA TOMOHON Juliawan, I Gede; Daud, M.; Budhyowati, M. Y. Noorwahyu; Kalude, Desty R. R.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/nfaas451

Abstract

Kota Tomohon dikenal juga sebagai kota pariwisata memiliki banyak sekali potensi-potensi wisata salah satunya wisata alam pegunungan. Tempat wisata yang ada belum mampu menjaga keberlanjutannya sehingga diperlukan konsep tempat wisata alam pegunungan yang lebih menarik. Dengan menghadirkan kegiatan rekresai seperti Lux Gravity pada perancangan ini mejadi daya tarik sendiri karena belum pernah ada sebelumnya pada tempat wisata di Tomohon. Penerapan Arsitektur Hijau sebagai tema menhadirkan rancangan yang bersahabat dengan alam dan juga berkelanjutan