Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Tindak Tutur Ilokusi Pada Film “Mars” Mimpi Ananda Raih Semesta Lisdiyawati Lisdiyawati; Ika Arifianti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.972 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.8151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan atau mengindentifikasi jenis tindak tutur ilokusi pada film yang berjudul “mars” mimpi Ananda semesta karya john De Rantau. Data yang diambil dari peneliti ini, yaitu berupa tuturan tindak tuturan tindak tutur ilokusi pada dialog tokoh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu dengan mengambil data, kemudian memilah berdasarkan kategori jenis tindak tutur ilokusi. Selanjutnya peneliti mengambil kesimpulan dari hasil analisis tersebut. Hasil analisis dari kategori jenis tindak tutur ilokusi, yaitu terdapat 11 data: a) verba bertanya sebanyak 2 data, b) verba berjanji sebanyak 2 data, c) verba mengumumkan sebanyak 1 data, d) verba menyarankan/mengusulkan sebanyak 2 data, e) verba berterimakasih sebanyak 1 data, f) verba mengakui sebanyak 1 data, g) verba mendesak sebanyak 1 data, dan h) verba mengucapkan selamat sebanyak 1 data. Jenis indak tutur ilokusi yang paling sering didapatkan, yaitu pada verba bertanya, berjanji, menyarankan, sedangkan yang paling sedikit yaituverba berterimakasih, mendesak dan mengucapkan selamat.
Pematuhan Prinsip Kesantunan Berbahasa Pada Novel “Tentang Kamu” Karya Tere Liye Maudi Zayyinnaa; Ika Arifianti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.869 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.8154

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya mengkaji masalah pematuhan prinsip kesantunan berbahasa berdasarkan tuturan tokoh pada novel Tentang Kamu karya Tere Liye dengan menggunakan teori prinsip kesantunan berbahasa yang dikemukakan oleh Leech. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Langkah dalam penelitian ini, yaitu membaca, mencatat, kemudian memilah berdasarkan jenis maksim dalam prinsip kesantunan berbahasa. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 61 pematuhan prinsip kesantunan berbahasa pada novel Tentang Kamu karya Tere Liye meliputi 10 maksim kebijaksanaan, 12 maksim kedermawanan, 12 maksim penghargaan, 5 maksim kerendahan hati, 16 maksim kesetujuan, dan 6 maksim kesimpatian. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pematuhan prinsip kesantunan berbahasa berdasarkan tuturan tokoh pada novel Tentang Kamu karya Tere Liye, maksim kesetujuan menjadi maksim yang paling banyak ditemukan sedangkan maksim kerendahan hati menjadi maksim yang paling sedikit ditemukan.
Alih Kode dan Campur Kode pada Webseries “Layangan Putus” Karya Beni Setiawan Karina Septiana; Ika Arifianti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.484 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.8478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian sosiolinguistik khususnya alih kode dan campur kode yang terdapat pada webseries “Layangan Putus” karya Beni Setiawan. Data pada penelitian ini berupa penggalan tuturan dalam webseries “Layangan Putus” karya Beni Setiawan. Sumber data penelitian ini berupa tuturan dialog tokoh webseries “Layangan Putus” yang diklasifikan dalam bentuk alih kode dan campur kode. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif. Deskriptif kualitatif yakni mengumpulkan informasi berupa data empiris atau dapat dibuktikan kebenarannya sesuai fakta. Langkah-langkah yang digunakan dalam pengumpulan data sebagai berikut, (a) teknik simak untuk mendapatkan data yang faktual, (b) teknik catat untuk mencatat semua tuturan tokoh, (c) mengelompokkan data temuan berdasarkan kategori jenis alih kode dan campur kode, (d) menganalisis data yang telah diklasifikasikan berdasarkan tuturan tokoh. Peneliti mengambil kesimpulan dari hasil analisis tersebut. Hasil analisis dari kategori jenis alih kode dan campur kode, yaitu terdapat 63 data: a) alih kode sebanyak 30 data, b) campur kode sebanyak 33 data. Jenis alih kode yang ditemukan yaitu alih kode ekstern atau keluar sebanyak 30 data dan jenis campur kode yang ditemukan yaitu campur kode keluar atau outer code mixing sebanyak 33 data. Seluruh alih kode dan campur kode yang ditemukan melakukan peralihan dan penyisipan ke Bahasa Inggris.
Tindak Tutur Langsung dan Tak Langsung pada Interaksi Penjual dan Pembeli di Jual-Beli Online Pigura Warga Batang Husen Andrian Wicaksono; Ika Arifianti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.193 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.8642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur langsung dan tak langsung pada interaksi penjual dan pembeli di jual-beli online pigura warga batang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini mengunakan dua teknik, yaitu teknik simak dan teknik dokumentasi. Teknik simak berfungsi untuk mengklasifikasikan jenis data tuturan pada screenshot interaksi jual-beli online pigura warga Batang. Sedangkan teknik dokumentasi berperan sebagai bukti yang dapat dibuktikan kebenarnya. Sumber dari penelitian ini berupa tururan pada screenshot interaksi anggota grub jual-beli online pigura warga Batang yang klasifikasikan dalam bentuk tindak tutur langsung dan tindak tutur tak langsung. Penelitian ini tidak memerlukan tempat khusus (tidak terikat waktu dan tempat) karena penelitian ini berupa interaksi penjual dan pembeli pada jual-beli online pigura warga Batang yang dapat dianalisis dimanapun dan kapanpun. Pengumpulan data meliputi jenis tindak tutur langsung dan tak langsung sebanyak 32 data analisis, yaitu meliputi jenis fungsi kalimat tanya sebanyak 27 data ,fungsi kalimat berita sebanyak 1 data dan fungsi kalimat perintah sebanyak 4 data.
Interferensi Morfologis Pada Film “Tiga Srikandi” yang Disutradarai Iman Brotoseno Tahun 2016 Sayidah Dwi Nur Maghfiroh; Ika Arifianti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.841 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.8649

Abstract

Manusia memiliki berbagai media untuk berkomunikasi. Adanya keragaman media komunikasi menjadikan bahasa mengalami kesalahan atau interferensi, salah satunya dalam film Tiga Srikandi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripskan interferensi morfologis dalam dialog tokoh film Tiga Srikandi yang disutradarai Iman Brotoseno. Data penelitian ini, yaitu berupa tuturan yang menglami interferensi morfologis pada dialog tokoh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu mencatat, mengidentifikasi, dan mengelompokkannya dalam kategori interferensi morfologis sesuai dengan bentuk kesalahannya. Peneliti menyimpulkan hasil analisis. Hasil analisis dalam penelitian ini, yaitu terdapat 21 data: (1) Penyingkatan penggunaan morf meN- menjadi n-, ny-, nge-, dan ng-, sebanyak sebelas temuan, (2) Penggunaan Akhiran –nya sebanyak sembilan temuan, dan (3) Morfofonemik; meluluhkan dan tidak meluluhkan fonem pada proses afiksasi sebanyak satu temuan. Bentuk interferensi morfologis yang paling sering didapatkan, yaitu pada penyingkatan penggunaan morf meN- sebelas data dan bentuk interferensi morfologis yang paling sedikit yaitu morfofonemik ; meluluhkan dan tidak meluluhkan fonem pada proses afiksasi sebanyak satu temuan. Penelitian dengan judul Interferensi Morfologis pada Film “Tiga Srikandi” yang disutradarai Iman Brotoseno Tahun 2016 diharapkan dapat dijadikan rujukan bagi penelitian selanjutnya terkait bidang kajian interferensi morfologis.
Pelanggaran Prinsip Kesantunan pada Sinetron Samudra Cinta Episode Satu Sampai Lima dan Implikasinya pada Pembelajaran Teks Drama di Kelas XI Kajian Pragmatik Elynda Yustika; Ika Arifianti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.981 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i8.8971

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kajian pragmatik khususnya pelanggaran prinsip kesantunan yang terdapat pada sinetron “Samudra Cinta” serta implikasinya terhadap pembelajaran teks drama kelas XI SMA. Data pada penelitian ini berupa penggalan tuturan dalam sinetron “Samudra Cinta” karya Gita Djun. Sumber data penelitian ini berupa tuturan dialog tokoh sinetron “Samudra Cinta yang diklasifikan dalam bentuk Pelanggaran prinsip kesantunan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif. Deskriptif kualitatif yakni mengumpulkan informasi berupa data empiris atau dapat dibuktikan kebenarannya sesuai fakta. Langkah-langkah yang digunakan dalam pengumpulan data sebagai berikut, (a) teknik simak untuk mendapatkan data yang faktual, (b) teknik catat yakni mencatat semua tuturan tokoh, (c) mengelompokkan data temuan berdasarkan kategori jenis pelanggaran prinsip kesantunan, (d) menganalisis data yang telah diklasifikasikan berdasarkan tuturan tokoh dan mendeskripsikan implikasinya terhadap pembelajaran teks drama di kelas XI SMA. Peneliti mengambil kesimpulan dari hasil analisis. Hasil analisis dari kategori jenis pelanggaran prinsip kesantunan, yaitu terdapat sebanyak 25 data : a) bidal ketimbangrasaan sebanyak empat data, bidal kemurahhatian sebanyak satu data, bidal keperkenaan sebanyak sembilan data, bidal kerendahhatian sebanyak dua data, bidal kesetujuan sebanyak delapan data, bidal kesimpatian sebanyak satu data. Jenis bidal yang paling sering ditemukan yaitu keperkenaan dan yang jarang ditemukan yaitu bidal kesimpatian