Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Menggunakan Logic Model untuk Mengevaluasi Pelaksanaan Pendidikan Kesehatan: Peningkatan Niat Menggunakan Alat Kontrasepsi : Using the Logic Model to Evaluate the Implementation of Health Education: Increasing Intention to Use Contraception Retno Heru Setyorini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3462

Abstract

Latar belakang: Mengatasi kebutuhan yang tidak terpenuhi untuk kontrasepsi membutuhkan pendekatan berbasis bukti. Meskipun program pemberian Komunikasi, Informasi, dan Edukasi telah dilaksanakan secara terus menerus, namun belum menunjukkan hasil yang signifikan dalam peningkatan penggunaan kontrasepsi pada wanita pasangan usia subur. Pendidikan kesehatan dengan modul “SiTepat” adalah intervensi untuk meningkatkan niat menggunakan kontrasepsi. Tujuan: Logic Model digunakan sebagai pendekatan sistematis untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi intervensi pendidikan kesehatan menggunakan media berupa modul yang diberi nama “SiTepat” pada wanita pasangan usia subur. Metode: Logic model menyediakan kerangka kerja untuk evaluasi keluaran, hasil, dan dampak. Desain quasi- eksperimental dengan desain one group pretest-posttest digunakan dalam penelitian ini. Data di analisis menggunakan software SPSS Versi 17. Hasil: Pendidikan kesehatan dilaksanakan dengan melibatkan kader keluarga berencana selama 1 minggu. 15 peserta menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan sikap, norma subjektif, efikasi diri, dan niat menggunakan kontrasepsi (p < 0,05). Kesimpulan: Model logika dapat digunakan untuk mengevaluasi intervensi pendidikan kesehatan. Keberhasilan ini dapat digunakan untuk memperluas dampak pemberian Komunikasi Informasi dan Edukasi tentang kontrasepsi dan keluarga berencana dengan memberikan modul”SiTepat” pada wanita pasangan usia subur menggunakan fasilitator kader keluarga berencana.
Evaluasi Penyimpanan Vaksin di Puskesmas Kabupaten Bantul: Evaluation of Vaccine Storage at the Health Center in Bantul Regency Nur Safitri, Sindi; Retno Heru Setyorini; Muhammad Alif Fajri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4039

Abstract

Latar belakang: Program imunisasi adalah bentuk pencegahan penyebaran penyakit yang dilakukan sejak usia bayi. Program ini merupakan prioritas Kementerian Kesehatan sebagai upaya pemerintah untuk mencapai Sustainable Development Goals. Kualitas vaksin yang baik didukung dengan penyimpanan vaksin yang baik untuk menjaga mutu dan kualitasnya agar tidak kehilangan potensi, tidak hilang dan terhindar dari kerusakan fisik. Namun, dalam praktiknya sering ditemukan masalah seperti vaksin rusak atau kadaluwarsa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sesuai atau tidaknya penyimpanan vaksin di Puskesmas Kabupaten Bantul berdasarkan akreditasi Puskesmas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional yang bersifat deskriptif dan evaluasi. Pengambilan data menggunakan data primer yang diperoleh langsung di lapangan dengan mengisi daftar tilik berdasarkan pedoman. Hasil: Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil persentase kesesuaian pada (1) Puskesmas paripurna aspek sarana dan prasarana vaksin dalam persentase 89,47%; aspek keadaan lemari es dalam rentang persentase 81,81% - 86,36%; dan aspek pengelolaan vaksin dalam rentang persentase 88,88% - 94,44%, (2) Puskesmas utama aspek keadaan lemari es dalam persentase 78,94%, aspek keadaan lemari es dalam rentang persentase 86,36%-95,45%; dan aspek pengelolaan vaksin dalam rentang persentase 77,77% - 83,33%, (3) Puskesmas madya aspek keadaan lemari es dalam persentase 90,90%, aspek keadaan lemari es dalam rentang persentase 83,33 – 88,88%; dan aspek pengelolaan vaksin dalam rentang persentase 84,21% - 89,47%. Kesimpulan: Penyimpanan vaksin di Puskesmas Kabupaten Bantul berdasarkan tiga akreditasi Puskesmas paripurna dan madya kriteria penilaian baik. Sedangkan, Puskesmas akreditasi utama kriteria penilaian cukup.
Edukasi Gizi Seimbang Untuk Mencegah Malnutrisi Pada Anak Nining Tunggal Sri Sunarti; Retno Heru Setyorini; Fitriani Mediastuti
Jurnal Kemitraan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): September: Jurnal Kemitraan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/jkm.v1i3.422

Abstract

The growth and development of toddlers are crucial in determining the welfare of a nation, as this period serves as the foundation for a healthy and productive future generation. Nutritional deficiencies in the early years of life can lead to stunting, which not only hinders a child's physical growth but also negatively impacts their learning abilities and immune system in the future. Addressing nutritional issues is essential by increasing mothers' knowledge. This activity aims to evaluate the effectiveness of nutrition education on balanced nutrition in preventing malnutrition in children at Posyandu Ngireng-ngireng, Kalurahan Panggungharjo. The education program was conducted using a lecture and Q&A method, supported by PowerPoint presentations displayed via LCD. The pre-test and post-test results showed a significant increase in participants' knowledge, with the average score rising from 54.38 to 71.56. These results indicate that the lecture method, supported by visual media and interactive Q&A sessions, effectively enhances mothers' understanding of the importance of balanced nutrition. Therefore, this approach can be adopted in other health education programs to improve community knowledge about nutrition and child health