Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Kecemasan Dimasa Perimenopause pada Ibu-Ibu PKK di Dusun Prancak Glondong Panggungharjo Sewon Bantul Retno Heru Setyorini; Era Revika
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku4378

Abstract

Perimenopause merupakan fase transisi alami menuju menopause yang biasanya dialami wanita usia 40–50 tahun dan ditandai oleh perubahan hormonal, terutama penurunan kadar estrogen. Perubahan ini dapat menimbulkan gejala fisik dan psikologis seperti gangguan tidur, perubahan suasana hati, serta kecemasan yang berdampak pada kualitas hidup. Rendahnya pengetahuan mengenai perimenopause sering kali memperburuk kecemasan yang dialami perempuan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengurangi kecemasan pada wanita perimenopause melalui edukasi berbasis komunitas. Ceramah dan tanya jawab dengan menggunakan media LCD dan Power Point digunakan untuk pelaksanaan kegiatan. Materi tentang fase kehidupan wanita, pengertian perimenopause, gejala perimenopuse, keluhan yang di rasakan diberikan oleh dua dosen dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo. Pengetahuan tentang fase perimenopause meningkat. Perlu penguatan peran guru, teman, dan orang tua untuk pemberian informasi tentang tablet tambah darah sebagai salah satu upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Pengetahuan tentang fase kehidupan perempuan perlu untuk di sosialisasikan secara berkelanjutan sebagai upaya peningkatan kesiapan menghadapi masa menopause
Menggunakan Logic Model untuk Mengevaluasi Pelaksanaan Pendidikan Kesehatan: Peningkatan Niat Menggunakan Alat Kontrasepsi : Using the Logic Model to Evaluate the Implementation of Health Education: Increasing Intention to Use Contraception Retno Heru Setyorini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3462

Abstract

Latar belakang: Mengatasi kebutuhan yang tidak terpenuhi untuk kontrasepsi membutuhkan pendekatan berbasis bukti. Meskipun program pemberian Komunikasi, Informasi, dan Edukasi telah dilaksanakan secara terus menerus, namun belum menunjukkan hasil yang signifikan dalam peningkatan penggunaan kontrasepsi pada wanita pasangan usia subur. Pendidikan kesehatan dengan modul “SiTepat” adalah intervensi untuk meningkatkan niat menggunakan kontrasepsi. Tujuan: Logic Model digunakan sebagai pendekatan sistematis untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi intervensi pendidikan kesehatan menggunakan media berupa modul yang diberi nama “SiTepat” pada wanita pasangan usia subur. Metode: Logic model menyediakan kerangka kerja untuk evaluasi keluaran, hasil, dan dampak. Desain quasi- eksperimental dengan desain one group pretest-posttest digunakan dalam penelitian ini. Data di analisis menggunakan software SPSS Versi 17. Hasil: Pendidikan kesehatan dilaksanakan dengan melibatkan kader keluarga berencana selama 1 minggu. 15 peserta menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan sikap, norma subjektif, efikasi diri, dan niat menggunakan kontrasepsi (p < 0,05). Kesimpulan: Model logika dapat digunakan untuk mengevaluasi intervensi pendidikan kesehatan. Keberhasilan ini dapat digunakan untuk memperluas dampak pemberian Komunikasi Informasi dan Edukasi tentang kontrasepsi dan keluarga berencana dengan memberikan modul”SiTepat” pada wanita pasangan usia subur menggunakan fasilitator kader keluarga berencana.
Evaluasi Penyimpanan Vaksin di Puskesmas Kabupaten Bantul: Evaluation of Vaccine Storage at the Health Center in Bantul Regency Nur Safitri, Sindi; Retno Heru Setyorini; Muhammad Alif Fajri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4039

Abstract

Latar belakang: Program imunisasi adalah bentuk pencegahan penyebaran penyakit yang dilakukan sejak usia bayi. Program ini merupakan prioritas Kementerian Kesehatan sebagai upaya pemerintah untuk mencapai Sustainable Development Goals. Kualitas vaksin yang baik didukung dengan penyimpanan vaksin yang baik untuk menjaga mutu dan kualitasnya agar tidak kehilangan potensi, tidak hilang dan terhindar dari kerusakan fisik. Namun, dalam praktiknya sering ditemukan masalah seperti vaksin rusak atau kadaluwarsa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sesuai atau tidaknya penyimpanan vaksin di Puskesmas Kabupaten Bantul berdasarkan akreditasi Puskesmas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional yang bersifat deskriptif dan evaluasi. Pengambilan data menggunakan data primer yang diperoleh langsung di lapangan dengan mengisi daftar tilik berdasarkan pedoman. Hasil: Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil persentase kesesuaian pada (1) Puskesmas paripurna aspek sarana dan prasarana vaksin dalam persentase 89,47%; aspek keadaan lemari es dalam rentang persentase 81,81% - 86,36%; dan aspek pengelolaan vaksin dalam rentang persentase 88,88% - 94,44%, (2) Puskesmas utama aspek keadaan lemari es dalam persentase 78,94%, aspek keadaan lemari es dalam rentang persentase 86,36%-95,45%; dan aspek pengelolaan vaksin dalam rentang persentase 77,77% - 83,33%, (3) Puskesmas madya aspek keadaan lemari es dalam persentase 90,90%, aspek keadaan lemari es dalam rentang persentase 83,33 – 88,88%; dan aspek pengelolaan vaksin dalam rentang persentase 84,21% - 89,47%. Kesimpulan: Penyimpanan vaksin di Puskesmas Kabupaten Bantul berdasarkan tiga akreditasi Puskesmas paripurna dan madya kriteria penilaian baik. Sedangkan, Puskesmas akreditasi utama kriteria penilaian cukup.