Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Tantangan Pendidik di Era Digital Diplan Diplan
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14 No 2 (2019): EDISI DIES NATALIS XXXIV
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.115 KB) | DOI: 10.33654/jpl.v14i2.888

Abstract

Di era globalisasi dan informasi ini, guru dan dosen mendapatkan tantangan berupa perilaku siswa yang senang berselancar di dunia maya melalui android, gadget atau handphone canggih yang mereka miliki. Perilaku siswa ini ditandai oleh adanya kecendrungan lebih senang membaca melalui handphone ketimbang buku, senang mencari berbagai informasi sendiri tanpa melakukan recheck lebih dahulu, senang mencari teman melalui akun media sosial, dan terkesan individualis. Untuk itu, guru dan dosen dalam pembelajaran harus mampu memanfaatkan Teknologi Informasi, menggunakan metode yang menyenangkan, memperkaya keilmuan dengan berbagai sumber bahan bacaan, dan mampu melakukan penelitian. Demikian uraian yang berkaitan dengan tantangan pendidik di era Millennial dan upaya yang dilakukan untuk mencari solusi terhadap tantangan yang dihadapi guru.
UPAYA PENINGKATAN GREEN SKILLS PADA PEMBELAJARAN VOKASI MELALUI PENERAPAN MODEL PROJECT CITIZEN Diplan Diplan; Muhammad Noor Fitriyanto; Agung Pribadi
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 2 No. 2 (2020): September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.462 KB) | DOI: 10.26740/jvte.v2n2.p11-17

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengenai upaya meningkatkan green skills menggunakan model project citizen. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik SMK Muhammadiyah Palangka Raya dan SMKN 1 Palangka Raya kelas XI. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa perencanaan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu memilah sampah sesuai dengan jenis limbahnya. Pada saat proses pembelajaran menggunakan model project citizen ini mengalami beberapa hambatan seperti menyesuaikan keadaan pembelajaran daring akibat covid 19 yang sedang melanda seluruh komponen pendidikan sekarang, kesulitan dalam menjelaskan kepada peserta didik yang belum mampu menggunakan kelas online. Hal lainnya saat pelaksaan adalah perlu penjelasan lebih dalam kepada peserta didik dalam mengidentifikasi masalah green skills, menerangkan solusi dalam menerapkan green skills, dan upaya menerapkan green skills kepada peserta didik saat melakukan praktikum di laboratorium atau bengkel. Pada penelitian ini terjadi peningkatan green skills dalam aspek kemampuan memilah limbah, kemampuan analisis biaya, dan kemampuan meolah produk yang akan dibuat dengan limbah bekas. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang sudah dipaparkan dimana dari masing-masing siklus dari siklus I sampai siklus III mengalami peningkatan dalam aspek pengelolaan limbah dengan skor 82 (baik), kemampuan membuat produk dari bahan bekas dengan skor 3,7 (sangat baik) dan kemampuan mengalisis biaya produksi dari produk yang akan dibuat dengan skor 3,70 (sangat baik) terkait dengan green skills pada praktikum peserta didik.                                                                                                                 Kata Kunci: Keterampilan Peduli Lingkungan, Model Project Citizen, Penelitian Tindakan Kelas ABSTRACTThis research is about efforts to improve green skills using the project citizen model. The method used is Classroom Action Research (CAR). The subjects of the study were students of SMK Muhammadiyah Palangka Raya and SMKN 1 Palangka Raya in class XI. The results of this study indicate that the planning carried out in this study is to sort waste according to the type of waste. At the time of the learning process using the project citizen model experienced several obstacles such as adjusting the state of online learning due to covid 19 which is currently engulfing all components of education, difficulty in explaining to students who have not been able to use online classes. Another thing when implementing is the need for deeper explanation to students in identifying green skills problems, explaining solutions in applying green skills, and efforts to apply green skills to students when practicing in a laboratory or workshop. In this study an increase in green skills in the aspects of the ability to sort waste, the ability to analyze costs, and the ability to process products that will be made with used waste. This can be seen from the results that have been described where from each cycle from cycle I to cycle III increased in aspects of waste management with a score of 82 (good), the ability to make products from used materials with a score of 3.7 (very good) and the ability to analyze the production costs of the product to be made with a score of 3.70 (very good) related to green skills in students practicum.                                                                                                 Keywords: green skills, project model of citizen, classroom action research
Enhancing Student Interactivity And Creativity Through PAIKEM On Learning Islamic Education In The Digital Age Diplan; Rini; Ningsih, Salsabila Hady
ANDRAGOGI Vol 7 No 1 (2025): ANDRAGOGI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/ja.v7i1.22866

Abstract

This study discusses applying the PAIKEM method (Active, Innovative, Creative, Effective, and Fun) in learning in the digital era. This study aims to determine how PAIKEM can increase student enthusiasm in learning and make the learning process more interesting and meaningful. This study uses a literature review method, reviewing various sources such as books and scientific articles. The study results indicate that using technology in PAIKEM can help students become more active, creative, and better understand the subject matter. However, challenges include limited technological facilities and teachers' ability to use digital learning media. Therefore, teacher training and creativity enhancement must ensure that PAIKEM can optimally implement in the digital era. Proper implementation will make learning more enjoyable, and learning objectives can be achieved more effectively. This study can serve as a reference for improving student interaction and creativity in Islamic education teaching by the terms inherent in the acronym PAIKEM.
Penerapan Media Gambar Seri Dengan Teknik Cerita Berantai Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara di Kelas IV SDN 5 Palangka Itasni, Karmi; Diplan, Diplan; Shukuri, Hakan; Enjeli, Enjeli; Pribadi, Fachriza Adji
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi proses penerapan media gambar seri dengan teknik cerita berantai sehingga dapat meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik kelas IV SDN 5 Palangka dan mengetahui peningkatan keterampilan berbicara peserta didik melalui penerapan media gambar seri dengan teknik cerita berantai pada peserta didik kelas IV SDN 5 Palangka. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN 5 Palangka. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 5 Palangka Tahun Ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi dan Tes Analisis data menggunakan perhitungan presentase nilai klasikal dengan indikator keberhasilan 70% untuk hasil belajar siswa. Hasil penelitian yakni hasil tes awal keterampilan berbicara nilai rata-rata 63,42 dengan kriteria kurang tercapai dan ketuntasan klasikal sebesar 36,84% kriteria ini termasuk kategori sangat kurang, pada siklus I hasil tes dengan  nilai klasikal menjadi 63,15% dan skor rata-rata 70,15. Pada siklus II mengalami peningkatan hasil belajar yaitu meningkat menjadi 89,48% dengan rata-rata 81,47, yaitu 17 orang masuk kategori tuntas dan 2 orang peserta didik masuk kategori tidak tuntas. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan menerapkan media gambar seri dengan teknik cerita berantai pada setiap aktivitas guru dan aktivitas peserta didik juga terlaksana dengan baik. Hasil aktivitas siswa pada siklus I sebesar 2,43 dengan kategori cukup, pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 3,06 dengan kategori baik. Hasil aktivitas guru pada siklus I sebesar 2,61 dengan kategori cukup kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 3,18 dan kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa guru dapat mengelola pembelajaran dengan menerapkan media gambar seri dengan teknik cerita berantai dengan baik.
Penerapan Model Pembelajaran Langsung Berbantuan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Peserta Didik Kelas IV-B SDN 5 Panarung Tahun Pelajaran 2016/2017: Application of Direct Learning Model Assisted by Media Drawings Series to Improve Narrative Essay Writing Skills of Class IV-B Students of SDN 5 Panarung 2016/2017 Academic Year Diplan Diplan; Siti Astuti
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2018): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v4i1.493

Abstract

This study aims to describe learning activities and improve Narrative Essay Writing Skills by using a direct learning model assisted by following image media of IV-B class students at SDN 5 Panarung. The type of this research is PTK research with the subject of all class IV-B students at SDN 5 Panarung, amounting to 24 people. Data collection techniques in this study used tests and observations. Data analysis used qualitative data and quantitative data. The results of this study indicate that: (1) the activity of students increases during the learning process of Indonesian language by using a direct learning model assisted by media drawing series with an average of 3.7 in perfect criteria. (2) The narrative essay writing skill increases this can be seen from the initial test with an average of 67.0 with classical completeness of 33.33%, the cycle I with an average of 72.16 with the artistic integrity of 87.5%. This shows that learning can be said to be successful and exceeds classical completeness which is 85%.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dengan Berbantuan Media Alat Peraga Konkret pada Peserta Didik Kelas V SDN-4 Kasongan Baru Tahun Pelajaran 2016/2017: Efforts to Improve Learning Outcomes of Science using the Jigsaw Cooperative Learning Model with the Assistance of Concrete Teaching Media in Class V Students of SDN-4 Kasongan New 2016/2017 Academic Year Cici Liana Fitriana; Diplan Diplan
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2018): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v3i2.568

Abstract

This study aims to (1) find out about the activities of students in learning activities by using a cooperative type jigsaw model assisted with concrete teaching aids (2) knowing the improvement in student learning outcomes in science learning in matter Gravity force, friction force and magnetic force with using a cooperative type jigsaw model assisted with concrete teaching aids in class V of the Kasongan New SDN-4 Academic Year 2016/2017. The type of research is Class Action Research (CAR), the research subjects were 18 students, six men, and 12 women. The technique for collecting data uses observation and test techniques. This study uses analysis and the average and percentage of completeness taken from the results of the learning cycle.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA) Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatiftipe THINK PAIRS SHARE Pada Peserta Didik SDN 2 Langkai Palangkaraya Tahunpelajaran 2017/2018 Yossi Wulandari; Diplan Diplan
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 4 No. 2 (2019): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v4i2.908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan aktivitas belajar peserta didik dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan model Kooperatif Tipe Think Tpairs Share (2) mengetahui peningkatan hasil belajar IPA peserta didik dengan menggunakan model Kooperatif tipeThink Pairs Share . Bentuk penelitian kelas yaitu PTK. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V SDN-2 Langkai Palangkaraya berjumlah 15 orang peserta didik yang terdiri dari 8 orang laki-laki dan 7 orang perempuan, analisis menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aktivitas belajar IPA kelas V SDN-2 langkai Palangkaraya dengan menggunakan model Kooperatif TipeThink Pairs Share berkategori baik atau aktif, (2) terdapat peningkatan hasil belajar IPA menggunakan model Kooperatif tipe think pairs share pada peserta didik kelas V SDN-2 Langkai Palangkaraya Tahun Pelajaran 2017/2018. Hal ini dibuktikan dari data awal rata-rata (56,66), mengalami peningkatan siklus I (67,33) dan siklus II (80,33).
Analisis Kesulitan Menulis Rangkuman Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pada Peserta Didik Kelas IV SDN 2 Pahandut Palangka Raya: An Analysis Of Students Difficulties In Writing Summary Of Indonesian Subjects In Fourth Grade Students Of SDN 2 Pahanadut Palangka Raya Diplan Diplan; Dicky Tri Firmansyah; Rini Rini
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 5 No. 1 (2019): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v5i1.1186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan menulis rangkuman mata pelajaran Bahasa Indonesia pada peserta didik kelas IV SDN 2 Pahandut Palangka Raya Tahun Pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian ini adalah peserta didik Kelas IV SDN 2 Pahandut Palangka Raya tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah Kualitatif. Kehadiran peneliti sebagai instrumen utama dalam penelitian ini dan sekaligus sebagai pengumpul data. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari analisis reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/kesimpulan secara sistematis pada saat pelajaran menulis rangkuman di Kelas IV SDN 2 Pahandut Palangka Raya dilaksanakan dengan mengacu pada kemampuan peserta didik dalam menulis rangkuman yang mengalami kesulitan dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Hasil penelitian yang dilaksanakan di Kelas IV SDN 2 Pahandut Palangka Raya dapat disimpulkan bahwa peserta didik yang mengalami kesulitan dalam menulis rangkuman dipengaruhi faktor internal dan faktor eksternal.
Konseling Kelompok Dengan Teknik Relaksasi Kesadaran Indera Untuk Meningkatkan Kontrol Diri Terhadap Emosi Marah Pada Remaja di Panti Sosial Bina Remaja Palangka Raya Ayu Putri Ningsih; Diplan Diplan
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 3 No. 2 (2018): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v3i2.498

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of group counselling with sensory awareness relaxation techniques to improve self-control of angry emotions in adolescents at the Palangka Raya Youth Development Institution. The population in this study were all adolescents in the Palangka Raya Community Development Board of Social Institutions, which amounted to 30 teenagers consisting of 26 men and four women. Sampling is determined by purposive sampling technique. Data collection techniques used are observation, documentation and scale. The data analysis technique used in this study is the t-test (paired sample t-test). From the analysis of t-test results (paired sample t-test), it is known that t count is -10, 380 with a probability value or sig. (2-tailed) of 0, 000 <0, 05, because of the sig value. (2-tailed) of 0, 000 less than 0.05, it can be concluded that "Group Counseling Services with Sensory Relaxation Technique Can Improve Self-Control Against Angry Emotions in Adolescents at the Palangka Raya Youth Development Institution".
Studi Tentang Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Menurunkan Prasangka Sosial Pada Peserta Didik Kelas XI Jurusan IPA Dan IPS di MAN Model Palangka Raya: Study On The Implementation Of Guidance Services groups To Reduce Social Preliminary In Class Xi Students Of Science And Ips Department In Palangka Raya Model Man Siti Cilik Windiani; Diplan Diplan
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 3 No. 1 (2017): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v3i1.527

Abstract

This study aims to determine how the role of guidance and counseling teachers in reducing social prejudice in students using group guidance services in Palangka Raya Model MAN. The implementation of this study uses a qualitative approach. While the method used by researchers to uncover the problem in this study is the case study method. Data collection is done using the method of observation, interviews, and documentation. The objects in this study are BK teachers, homeroom teachers, subject teachers, and students. The objectives of this study are: (1) Knowing the progress of the group guidance service program in schools conducted by BK teachers, (2) Knowing the progress and changes that occur in participants students after being given group guidance services to reduce their social prejudices