Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Signal

PENGARUH JENIS TAYANGAN PROGRAM TELEVISI BAGI PERKEMBANGAN BUDI PEKERTI ANAK yusuf sapari
JURNAL SIGNAL Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.981 KB) | DOI: 10.33603/signal.v3i2.643

Abstract

Theoretically there are at least three variables of main instruction: 1) condition of learning consist of objectives, barriers and characteristics of subject matter and student; 2) methods which consist of strategy of material organization (macro and micro), content delivery,and instruction management; 3) instructional performance which includs the effectiveness, efficiency and attractiveness of instruction. The instructional design development stages are (1) analysis of objective and subject matter charateristics; (2) Learning resources;(3) Student characteristic; (4) objectives and content of instruction; (5) strategy of content’s organization; (6)content delivery ; (7) instruction management;(8) development of evaluation procedure of instructional performance Student characteristic should become the base for selection and development of optimum instructional strategy. It is due to successful the implementation of the developed theory and principle of instruction. Relating to the moral degradation of youth, it’s necessary to develop optimum moral instruction strategy.In this case the instructional developer should base on the student characterictic, and moral development. There are six stages of moral development: (1) reward and punishment orientation;(2) instrumental orientation;(3) harmony orientation or good boy-nice girl; (4) ordered society; (5) contract social; (6) universal ethic. The information of student moral stages is important as it is the base of instruction program development, and Instructional media production.Keywords: Watch TV programs, Budi Character Development
Komunikasi dalam Perspektif Teori Pertukaran Yusuf Sapari
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.572 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.950

Abstract

AbstrakKomunikasi merupakan alat penting dalam interaksi manusia. Setiap manusiaberkomunikasi untuk bertukar informasi, ide dan pandangan dengan orang lain.Proses pertukaran informasi dalam konteks komunikasi sering dilakukan sebagaimedia penyaluran dan sosialisasi dengan orang sekitarnya. Teori PertukaranSosial menekankan hubungan interaksi dan komunikasi antara kedua pesertaberlangsung saling menguntungkan satu dengan lainnya dan didasarkan padaganjaran (reward) dan upah (cost). Proses interaksi manusia juga dapat dijelaskandengan teori Pertukaran Sosial dengan mempertimbangkan pola hubungan yangtelah dibangun diantara keduanya. Berbagai kritikan teori Pertukaran Sosial telahmenuai dengan melihat perspektif hubungan manusia yaitu tidak didasarkankepada pola hubungan manusia, belum teruji secara ilmiah dan selaluberdasarkan kepada nilai ekonomis.Kata kunci : Komunikasi, Pertukaran Sosial, KritikanAbstractCommunication is an important tool in human interaction. Every human beingcommunicates to exchange information, ideas and views with others. The processof information exchange in the context of communication is often done as amedium of distribution and socialization with the surrounding people. SocialExchange Theory emphasizes the interaction and communication between the twoparticipants is mutually beneficial to each other and is based on rewards andwages. The process of human interaction can also be explained by the theory ofSocial Exchange by considering the pattern of relationships that have been builtbetween the two. Various critics of Social Exchange theory have reaped bylooking at the perspective of human relationships are not based on the pattern ofhuman relationships, has not been scientifically tested and always based oneconomic value.Keywords: Communication, Social Exchange, Criticism
Analisis Perilaku Penggunaan Smartphone dengan Perubahan budaya Pergaulan Mahasiswa Prodi Manajemen UMC Musiam Suci; Yusuf Sapari
JURNAL SIGNAL Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.501 KB) | DOI: 10.33603/signal.v8i1.3120

Abstract

ABSTRAKKomunikasi sudah menjadi kebutuhan hidup manusia untuk berinteraksi dengan sesama dan orang lain sekitarnya. Adanya kemajuan teknologi memungkinkan komunikasi bisa dilakukan dengan menggunakan media komunikasi seperti telepon maupun smartphone  (Smartphone). Berbagai produsen smartphone tiap tahun menawarkan berbagai fitur canggih dalam berkomunikasi seperti video call maupun fitur dalam chatting yang semuanya memanjakan penggunanya untuk berkomunikasi dengan mudah. Mahasiswa sebagai konsumen smartphone juga melirik berbagai jenis maupun macam smartphone yang menawarkan berbagai kemudahan dalam berkomunikasi, mengerjakan tugas kuliah  maupun sebagai media hiburan. Perbedaan status sosial juga berpengaruh terhadap jenis maupun macam kepemilikan smartphone oleh mahasiswa. Hal inilah menjadi salah satu faktor penyebab adanya penggunan berbagai merk smartphone disesuaikan dengan kondisi uang saku mahasiswa. Ini juga menjadi munculnya berbagai kelompok penggemar dan pengguna jenis dan merk smartphone yang berbeda yang berdampak terhadap budaya pergaulan diantara sesama mahasiswa.Kata Kunci : komunikasi, fitur canggih, smartphone, budaya bergaul ABSTRACT Communication has become a necessity of human life to interact with others and others around them. The existence of technological advances allows communication to be done using communication media such as telephones and smartphones (cellphones). Various smartphone manufacturers each year offer various advanced features in communication such as video calls and chat features that all indulge their users to communicate easily.Students as smartphone consumers also look at various types and types of smartphones that offer various facilities in communicating, doing college assignments and as a medium of entertainment. Differences in social status also affect the type and type of smartphone ownership by students. This has become one of the factors causing the use of various brands of smartphones adapted to the condition of student allowances. This has also led to the emergence of various groups of fans and users of different types and brands of smartphones that have an impact on social culture among fellow students.Keywords: communication, advanced features, smartphone, sociable culture
PENGARUH IKLAN SHOPEE DI TELEVISI DALAM PEMBENTUKAN BRAND AWARENESS PLATFORM APLIKASI SHOPEE TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN Nurul Nursyecha; Yusuf Sapari; Ririn Risnawati
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.95 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i1.4400

Abstract

Persaingan dunia bisnis menuntut suatu perusahaan untuk dapat bersaing secara kompetitif dan mempertahankan brand di mata konsumen pada era modernisasi. Salah satunya PT Shopee Internasional Indonesia yang memberikan informasi menarik kepada konsumen mengenai aplikasinya melalui media elektronik dengan menciptakan brand awareness yang akan selalu melekat di kalangan masyarakat terutama pada mahasiswa/i Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Cirebon. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh iklan Shopee (X) terhadap minat beli konsumen (Y), dengan brand awawreess sebagai varaiabel intervening (Z) atau tidak. Penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan menggunakan metode survey eksplanatif. Teknik pengambilan sample menggunakan sampel nonprobability dan pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan error kesalahan 10% dari populasi 150 orang sehingga didapatkan 60 responden dengan menggunakan kuesioner. Responden ialah mahasiswa/i Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Cirebon yang menggunakan platform aplikasi Shopee. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: 1) Iklan Shopee (X) berpengaruh terhadap minat beli konsumen (Y) dengan melihat t-hitung (8,789) lebih besar dari t-tabel (1,671) sehingga hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima berarti ada pengaruh secara linier antara pengaruh iklan Shopee terhadap minta beli konsumen, (2) Iklan Shopee (X) berpengaruh terhadap brand awareness platform aplikasi Shopee (Z) dimana nilai t-hitung (12,752) lebih besar dari nilai t-tabel (1,671) dimana hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima berarti ada pengaruh secara linier antara pengaruh iklan Shopee (X) terhadap brand awareness platform aplikasi Shopee (Z); 3) Brand awareness platform aplikasi Shopee (Z) berpengaruh terhadap minat beli konsumen (Y) dengan melihat t-hitung (12,633) lebih besar dari t-tabel (1,671) berarti ada pengaruh secara linier antara Brand Awareness terhadap minta beli konsumen, dan 4) Brand Awareness platform aplikasi Shopee (Z) memiliki hubungan erat antara pengaruh iklan (X) dan minat beli konsumen (Y) melihat nilai Beta hubungan pengaruh iklan ke Brand Awareness platform sebesar B (0,859) lalu nilai Beta hubungan antara platform aplikasi Shopee terhadap minat beli konsumen sebesar B (0,856) sehingga didapatkan nilai B seluruh (0,859 x 0,856 = 0,735) dengan total nilai pengaruh hubungan sebesar 0,859 + (-0,735)= 0,124. Hal ini berarti ada pengaruh secara tidak langsung antara pengaruh iklan Shopee terhadap minat beli konsumen dihubungkan dengan adanya Brand Awareness platform sebagai variabel intervening.Kata kunci: pengaruh iklan, brand Awareness, minat beli konsumen, regresi linier.
STRATEGI PROGRAM RRI PLAY GO DALAM MEMBANGUN INOVASI DIGITAL SEBAGAI RADIO VISUAL "Tonton Apa yang Anda Dengar" (Studi deskriptif : Radio Republik Indonesia “RRI”) Yusuf Sapari; Muhammad Iqbal Manshur; M. Kamaludin
JURNAL SIGNAL Vol 10, No 2 (2022): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v10i2.7305

Abstract

Saat ini digitalisasi telah berkembang pesat, tidak terkecuali dunia penyiaran radio. Perkembangan tersebut merubah anime masyarakat terhadap media informasi yang dikonsumsi, hal tersebut menuntut media masa konfrensional seperti radio dengan transmisi sinyal radio untuk membuat strategi inovasi dan terobosan baru di dunia digital. Jaringan internet yang mudah diakses oleh masyarakat menjadi jalan alternatif penggunaan media onlineuntuk memperoleh berbagai informasi dengan cepat. Untuk mempertahankan eksistensi, RRI melakukan terobosan teknologi digital yaitu RRI PLAY GO, RRI PLAY GO. Aplikasi tersebutbisadidengarkanmelalui handphone, dan menyiarkan seluruh siaran RRI diberbagai daerah aupun pusat. RRI juga memiliki (a) radio picture (radio bergambar): pendengar dapat melihats uasana didalam ruangan siaran dengan cara streaming melalui internet, dan (b) audio streaming: didengarkandengancaramengakses web RRI. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif dimana pengumpulan data penelitian melalui data primer dan sekunder melalui wawancara pejabat individu yang terlibat dalam proses produksi atau operasional RRI Play Go dan beberapa pengguna aplikasiRRI Play Go. Pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling dengan kriteria khusus. Adapun analisis teknik penelitian menggunakan analisis SWOT guna merancang strategi program RRI Play Go dalam menggunakan kekuatan (strength), meminimalisis kelemahan (weakness), memanfaatkan peluang (opportunities) dan menghindari ancaman (threat) dalam membangun inovasi digital sebagai radio visual. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa RRI Play Go mempunyai strategi menggunakan kekuatan untuk membangun inovasi yaitu menggunakan konten-konten yang ada untuk melayani publik di Indonesia dan luar negri, SDM juga sangat diperhatikan, dikelola, juga dikembangkan SDM-nya. Selin pemutakhiran SDM, pemutakhiran sistem yang mengoperasikan RRI Play Go, strategi memanfaatkan peluang untuk membangun inovasi digital yaitu RRI Play Go melakukan memberikan konten yang tidak ada pada aplikasilan sejenis, RRI Play Go melakukan kerjasama dengan media masa atau penyedia informasi lain.Kata Kunci : Inovasi Digital, RRI Play Go, Media Penyiaran, Radio Visual