Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN POTENSI MASYARAKAT BANGUNMULYO MELALUI PROGRAM I-CREATEDI (INOVASI,KREATIF DAN MANDIRI) HOME INDUSTRI SALAK PONDOH Dyah Pikanthi Diwanti; Andes Fuady Dharma
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.755 KB) | DOI: 10.31604/jpm.v2i2.62-66

Abstract

This empowerment program aims to increase the productivity of the community, where there is still no public awareness of the importance of existing potential so that some strengths and opportunities hampered by good constraints Both inside and outside challenges. The method of implementation done by counselling, training and mentoring to the residents and partners namely PKK mothers to maximise the outcome of the series of activities, besides the leaflet as an educational facility given as a guide. From the implementation of Salak processing activities to brownies, there are some indications of the success of the program. Among them, the attitude of citizens who showed a positive change is the increase of awareness of the majority of farmers who are the most important creativity processed salak to be made independently and in groups, can be consumed and can be sold to Increase of citizen income. Keywords: Bangunmulyo, Salak, community productivity
PENGUATAN ADMINISTRASI DESA MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DI DESA LUAT LOMBANG KECAMATAN SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN Natalia Parapat; Nurhamidah Gajah; Andes Fuady Dharma; Rahmat Haris Saputra Harahap; Irna R Ruqaiyah Siregar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2635-2643

Abstract

Penguatan administrasi desa merupakan kebutuhan penting untuk mendorong efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas perangkat Desa Luat Lombang dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk memperbaiki tata kelola administrasi yang sebelumnya dikelola secara manual dan rentan terhadap kesalahan. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari menggunakan metode ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan individual dengan melibatkan 18 perangkat desa yang terlibat langsung dalam proses administrasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta pre-test dan post-test praktik digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman dan keterampilan peserta dalam penggunaan Microsoft Office, penyusunan dokumen, pengelolaan data, serta pengarsipan digital meningkat signifikan, ditunjukkan dengan kenaikan skor evaluasi sebesar 40 poin. Peserta yang sebelumnya belum terbiasa mengoperasikan komputer kini mampu menyusun surat resmi, membuat tabel data kependudukan, serta mengorganisasi arsip digital menggunakan Google Drive. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kompetensi perangkat desa serta berkontribusi pada terwujudnya tata kelola administrasi desa yang lebih modern, transparan, dan akuntabel di era digital.
PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF RUMAH TANGGA UNTUK MENDUKUNG PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN PIJORKOLING, KOTA PADANGSIDIMPUAN Elisa Elisa; Fatma Suryani; Andes Fuady Dharma
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i9.2025.3902-3912

Abstract

Penelitian ini berjudul Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Rumah Tangga untuk Mendukung Pencegahan Stunting di Kelurahan Pijorkoling, Kota Padangsidimpuan. Latar belakang penelitian muncul dari tingginya prevalensi stunting di Padangsidimpuan yang mencapai 18,9% pada tahun 2024, serta rendahnya pendapatan dan literasi gizi masyarakat yang berdampak pada konsumsi pangan keluarga. Upaya pencegahan stunting tidak cukup dilakukan melalui intervensi kesehatan semata, tetapi juga memerlukan penguatan ekonomi rumah tangga berbasis potensi lokal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberdayaan ekonomi kreatif rumah tangga terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan penurunan risiko stunting pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Subjek penelitian meliputi 30 rumah tangga berisiko stunting di Kelurahan Pijorkoling, kader posyandu, dan pelaku usaha mikro. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah (focus group discussion), serta kuesioner pengetahuan gizi sebelum dan sesudah intervensi. Program intervensi terdiri atas pelatihan pengolahan pangan bergizi berbasis bahan lokal (pisang, singkong, ikan lele), pelatihan kewirausahaan sederhana, serta digitalisasi pemasaran produk rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi keluarga sebesar 45%, diversifikasi konsumsi pangan meningkat 38%, dan rata-rata pendapatan rumah tangga bertambah 27% setelah pelatihan. Selain itu, terbentuk kelompok usaha “Pijorkoling Sehat dan Kreatif” yang mampu mengembangkan produk olahan pangan sehat dan berfungsi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi keluarga. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pemberdayaan ekonomi kreatif rumah tangga berperan signifikan dalam mendukung ketahanan pangan, mengubah perilaku konsumsi masyarakat, serta mempercepat upaya pencegahan stunting di tingkat lokal. Kesimpulannya, intervensi berbasis ekonomi kreatif efektif untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesadaran gizi masyarakat. Pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan komunitas lokal menjadi faktor penting keberhasilan program pemberdayaan ini. Model ini diharapkan dapat diimplementasikan secara lebih luas pada level kelurahan lain sebagai kontribusi nyata terhadap Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting 2025–2029