Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

INOVASI ROLADE TAHU SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN TAMBAHAN BAGI BALITA STUNTING DI KELURAHAN REJOWINANGUN SELATAN Tri Puji Rahayu; Faishal Ikhsanul Fikri; Juventi Salma Devi; Cahaya, Mei; Aminah; Nafisah Azzakiyah
Journal of Empowerment Community Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v6i2.1894

Abstract

Salah satu fokus penanganan pemerintah mengenai masalah kesehatan di masyarakat saat ini, yaitu stunting.  Berdasarkan hasil pendataan yang didapat dari Puskesmas Magelang Selatan tercatat ada 13 balita yang terdampak stunting pada tahun 2024 dan 7 lainnya termasuk gizi buruk. Upaya yang dapat dilakukan sebagai bentuk perbaikan stunting yaitu memberikan pengetahuan kepada ibu melalui sosialiasi dan pemberian makanan tambahan bergizi untuk mencegah stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada ibu dari balita stunting mengenai inovasi Rolade Tahu sebagai alternatif makanan tambahan bagi balita stunting. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode kaji tindak dengan pendekatan program tindak partisipatif melibatkan kader posyandu. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan menunjukan bahwa edukasi inovasi makanan tambahan Rolade Tahu yang diberikan berhasil meningkatkan pengetahuan ibu-ibu tentang pentingnya nutrisi bagi balita dan cara pencegahan stunting. Rolade Tahu yang mudah dibuat dengan bahan lokal terbukti menjadi alternatif makanan tambahan bagi balita stunting di Rejowinangun Selatan. Kata Kunci: Inovasi PMT, Rolade Tahu, Stunting.
Efektivitas Perendaman Sari Belimbing Wuluh dan Sari Daun Pepaya Konsentrasi Berbeda terhadap Kualitas Fisikokimia Daging Kambing Anggi Widyastuti; Tri Puji Rahayu; Mira Dian Naufalina
JURNAL TRITON Vol 15 No 1 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i1.522

Abstract

Daging kambing memiliki protein yang tinggi dan cukup untuk dikonsumsi, namun rentan pembusukan dan bau prengus. Alternatif yang digunakan untuk meningkatkan kualitas fisik dan kimia melalui perendaman larutan belimbing wuluh dan ekstrak daun pepaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengkaji efektivitas dari perendaman sari belimbing wuluh dan daun pepaya sebagai bahan pengawet alami terhadap kualitas fisikokimia daging kambing. Bahan yang digunakan adalah buah belimbing wuluh, daun pepaya, aquades, larutan buffer pH solution, dan sampel daging kambing bagian paha. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap terdiri 4 perlakuan dan 5 ulangan, meliputi P0: 0% sari belimbing wuluh + 0% sari daun pepaya, P1: 15% sari belimbing wuluh + 5% sari daun pepaya, P2: 30% sari belimbing wuluh + 10% sari daun pepaya, dan P3: 45% sari belimbing wuluh + 15% sari daun pepaya dengan lama perendaman 45 menit. Data dianalisa yang digunakan yaitu sidik ragam dan diuji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan daya ikat air meningkat, susut masak menurun, pH normal pada perlakuan P3. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pemberian sari buah belimbing wuluh 45% dan daun pepaya 15% selama 45 menit mampu mempertahankan kualitas daging kambing memberikan hasil daya ikat air (DIA) meningkat 31,42%, susut masak menurun 30,82%, dan pH tetap dalam kondisi normal 3,14-5,97.
Penggunaan biourine kelinci terhadap produksi sorgum sistem green fodder hydroponic Siti Parwati; Mohamad Haris Septian; Tri Puji Rahayu
Composite : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 6 No 2 (2024): Agustus
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/composite.v6i2.678

Abstract

Sorgum merupakan tanaman potensial untuk dibudayakan dengan media green fodder hydroponic karena efisien dalam menghasilkan produk fotosintesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pengaruh penggunaan biourine kelinci terhadap produksi sorghum green fodder hydroponic. Bahan yang digunakan yaitu sorgum varietas Bioguma 106 g/nampan, aquades, air, gula merah, EM4, dan urine kelinci. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0 = tanpa biourine kelinci; P1 = biourine kelinci 500 ppm; P2 = biourine kelinci 750 ppm; P3 = biourine kelinci 1000 ppm, dan P4 = biourine kelinci 1250 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biourine kelinci tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap produksi bahan segar, produksi bahan kering, kandungan bahan organik, dan produksi bahan organik tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan bahan kering. Penggunaan biourine kelinci 1250 ppm pada sorghum green fodder hydroponic memberikan perlakuan terbaik terhadap kandungan bahan kering.