WashGo merupakan inovasi startup yang dirancang sebagai solusi layanan laundry on-demand untuk mahasiswa modern. Perancangan ini dilatarbelakangi oleh minimnya waktu mahasiswa akibat jadwal padat, serta ketidakefisienan laundry konvensional seperti antrean panjang dan risiko pakaian tertukar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model bisnis layanan laundry yang efisien sekaligus memodelkan sistem aplikasinya menggunakan pendekatan Lean Canvas. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan Research and Development (R&D). Data dikumpulkan melalui observasi pasar terhadap segmentasi mahasiswa dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan 9 blok Lean Canvas untuk kelayakan bisnis, serta Unified Modeling Language (UML) untuk pemodelan sistem aplikasi berbasis cross-platform (Flutter). Hasil penelitian menunjukkan bahwa WashGo mampu memetakan proposisi nilai yang kuat berupa transparansi (real-time tracking), efisiensi, dan keamanan (barcode pakaian). Hasil analisis kelayakan finansial memproyeksikan Titik Impas (Break Even Point) dapat tercapai pada volume 3.750 kg/bulan atau setara 750 pelanggan aktif. Simpulannya, WashGo merupakan model bisnis yang layak secara komersial dan responsif terhadap gaya hidup mahasiswa. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah hadirnya solusi digital yang menghemat waktu produktif mahasiswa, sementara bagi literatur, penelitian ini membuktikan efektivitas Lean Canvas dalam memvalidasi startup jasa mikro.