Marlina Simamora
Undergraduate Program, Faculty of Dentistry, University of Sumatera Utara, Medan 20155

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL CURERE

MANAJEMEN KURIKULUM PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 2 DOLOKSANGGUL Situmeang, Hokkop Tua; Purba, Rugun Nisa; Siringo-ringo, Anna Dewi; Parhusip, Mega Sonata; Simamora, Marlina
JURNAL CURERE Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Curere
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/jc.v7i2.1078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan peserta dengan didik yang memiliki karakter profil pelajar Pancasila, sekolah dapat membuat berbagai program yang didalamnya mengimplementasikan profil pelajar Pancasila. profil pelajar Pancasila dapat diimplementasikan dalam program intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler dan budaya sekolah. Oleh karena itu, sekolah perlu mengembangkan kurikulum pendidikan karakter melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler. Berdasarkan tulisan diatas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang manejemen kurikulum pendidikan karakter di SMP Negeri 2 Doloksanggul.Studi ini dimasukan untuk menjawab permasalahan;Bagaimana sistem manajemen kurikulum Pendidikan Karakter di SMP Negeri 2 Doloksanggul? Bagaimanakah bentuk pendidikan karakter di SMP Negeri 2 Doloksanggul?Penelitian ini menggunakan metode kualitatif  lapangan. Datanya diperoleh dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Kajian ini mempunyai empat tahap yang pertama tahap perencanaan dalam perencanaan bahwa SMP Negeri 2 Doloksanggul sudah melakukan perencanaan kurikulum dengan matang, mulai dari menentukan visi misi dan tujuan sekolah untuk dapat menentukan tujuan kurikulum. kedua tahap pelaksnaan meliputi tiga tahap yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan isi dan kegiatan penutup . sebelum masuk ketahap pendahuluan pelaksanaan, peserta didik melaksanakan ibadah setelah itu guru mulai pembelajaran dengan warmer, pre teach, scene setting. Kemudian masuk kegiatan inti. Terakhir adalah kegiatan penutup yang meliputi penguatan  dan timbal balik dari kegiatan pendahuluan dan kegiatan inti. Kesimpulan diatas Manajemen Kurikulum di SMP Negeri 2 Doloksanggul  dari perencanaan pengorganisasian pelaksanaan sudah dilaksanakan dengan  baik dilaksanakan dengan baik diterima oleh semua warga sekolah termasuk peserta didik dan orang tua siswa.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN DI BEBERAPA SEKOLAH KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Parhusip, Mega Sonata; Simamora, Marlina; Saragih, Meysi Grace; Situmorang, Friska Andriani; Saragih, Putera Erianto
JURNAL CURERE Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Curere
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/jc.v7i2.1088

Abstract

Beberapa tahun terakhir, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pesatnya perkembangan TIK menjadikan internet sebagai alat komunikasi utama yang sangat diminati oleh masyarakat. Hal inilah yang melatar belakangi perubahan teknologi komunikasi dari konvensional menjadi modern dan serba digital. Perkembangan penggunaan media internet sebagai sarana komunikasi ini pun menjadi semakin pesat setelah internet mulai dapat diakses melalui telephone seluler dan bahkan kemudian muncul istilah telepon cerdas (smartphone). Dengan hadirnya Smartphone, fasilitas yang disediakan dalam berkomunikasi pun semakin beraneka macam, mulai dari sms, mms, chatting, email, browsing serta fasilitas sosial media. Menurut Nasrullah (2015) media sosial adalah medium di internet yang memungkinkan pengguna merepresentasikan dirinya maupun berinteraksi, bekerja sama, berbagi, berkomunikasi dengan pengguna lain membentuk ikatan sosial secara virtual. Dalam media sosial, tiga bentuk yang merujuk pada makna bersosial adalah pengenalan (cognition), komunikasi (communicate) dan kerjasama (cooperation) Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, forum dan dunia virtual. Dalam dunia pendidikan media sosial pun ikut berperan penting dalam peningkatan kualitas pelajar. Menggunakan media sosial agar dapat memicu kualitas pelajar adalah memanfaatkan segala kemudahan berkomunikasi dan berbagi informasi yang dimiliki media tersebut untuk proses pendidikan atau pembelajaran. Lebih efektif, efesien, dan percepatan informasi secara menyeluruh. Beberapa media sosial yang dapat berperan dalam dunia pendidikan yang mampu memicu kualitas pelajar, diantaranya adalah Facebook, Twitter, Blog, dan Youtube. Kualitas pelajar bisa menjadi lebih baik saat memanfaatkan media sosial semaksimal mungkin, dengan cara meminimalisir dampak negatifnya. Facebook dan Twitter adalah jejaring sosial yang banyak digunakan oleh para pelajar, sistem pertemanan dan pertukaran informasi yang sangat mudah dilakukan di situs inilah yang menyebabkan banyaknya pelajar yang memiliki akun tersebut.
MENDESAIN KEBIJAKAN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN TOLERANSI BERAGAMA PADA KAUM MINORITAS DI SMP NEGERI 4 LINTONGNIHUTA Parhusip, Mega Sonata; Simamora, Marlina; Situmorang, Friska Andriani
JURNAL CURERE Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Curere
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/jc.v7i2.1082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk melihat kebijakan sekolah dalam meningkatkan toleransi beragama pada kaum minoritas terutama di SMP Negeri 4 Lintongnihuta yang terdapat beberapa guru dan murid yang beragama Islam sementara SMP Negeri 4 Lintongnihuta berada di lingkungan masyarakat yang mayoritas Kristen dan untuk melihat Pengaruh Kebijakan sekolah dalam meningkatkan toleransi beragama terhadap kaum minoritas. . Oleh karena itu, sekolah perlu mendesain kebijakan dalam meningkatkan toleransi beragama pada kaum minoritas di SMP Negeri 4 Lintongnihuta.Studi ini dimasukan untuk menjawab permasalahan;  bagaimana kebijakan yang dibuat oleh pihak sekolah dalam meningkatkan toleransi beragama pada kaum minoritas dan apakah kebijakan sekolah sudah menampung sikap toleransi terhadap kaum minoritasPenelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, kuisioner. Pada penelitian metode kuantitatif ini hanya mementingkan hasil dari penelitian. Hubungan-hubungan antar-bagian terlihat jelas dalam proses yang menjadi objek dalam penelitian. Datanya diperoleh dengan wawancara, observasi, angket. Hasil Observasi Kebijakan Sekolah SMPN 4 Lintongnihuta menjunjung tinggi toleransi dengan memanfaatkan guru BK sebagai guru Agama Islam karena belum tersedia, SMPN 4 Lintongnihuta Pada Ujian Semester Ganjil dan Genap melaksanakan ujian Mata Pelajaran Islam, SMPN 4 Lintongnihuta menghargai hari besar Agama Islam walaupun mereka minoritas, SMPN 4 Lintongnihuta mengijinkan guru beragama Islam untuk berhijab, Kantin SMPN 4 Lintongnihuta menyediakan makanan halal., Setiap bulan puasa dibuat kebijakan dipercepat pulang .Adapun Kesimpulan dari miniriset ini yakni  Kebijakan sekolah mempengaruhi sikap toleransi di lingkungan masyarakat terkhusus di lingkungan pendidikan, Kebijakan sekolah terhadap toleransi beragama pada kaum minoritas mempengaruhi kinerja guru yang merupakan kaum minoritas, Kebijakan sekolah terhadap toleransi beragama pada kaum minoritas mempengaruhi cara dan semangat belajar murid yang merupakan kaum minoritas, Kebijakan toleransi beragama pada kaum minoritas akan mengembangkan kolaborasi positif antara kaum minoritas dan kaum mayoritas, Peningkatan keamanan dan kenyamanan disekolah akan terealisasi dengan adanya kebijakan sekolah tentang toleransi terhadap kaum minoritas karena lingkungan sekolah akan terhindar dari pertikaian antar umat beragama