Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : GIZI INDONESIA

HUBUNGAN PENGELUARAN ROKOK RUMAH TANGGA DENGAN STATUS GIZI BALITA DI INDONESIA (ANALISIS DATA RISKESDAS 2010) ., Sudikno; Simanungkalit, Bona; Widodo, Yekti; ., Sandjaja
GIZI INDONESIA Vol 34, No 2 (2011): September 2011
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.692 KB)

Abstract

Tingkat  pendapatan masyarakat  diperberat  oleh  pengeluaran  rokok  rumah  tangga  yang  secara  tidak langsung  akan  mempengaruhi  status  gizi  balita.  Penelitian  ini  bertujuan  mengetahui  hubungan pengeluaran rokok rumah tangga dengan status gizi balita. Penelitian menggunakan data Riskesdas 2010. Populasi  penelitian  meliputi  semua  rumah  tangga  Riskesdas  2010.  Sedangkan  sampel  adalah  semua rumah tangga Riskesdas 2010 yang memiliki balita (0-59 bulan) dengan kriteria inklusi balita (0-59 bulan) termuda di rumah tangga. Variabel penelitian meliputi: status gizi balita, pengeluaran rokok rumah tangga, pendidikan KK, pekerjaan KK, tinggi badan ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, dan status sosial ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan rumah tangga dengan pengeluaran rokok pada kuintil 4 dan 5 memiliki odds rasio  1,21  kali  untuk  memiliki  balita  dengan  status gizi  (BB/TB)  kurus  dan  sangat  kurus  dibandingkan rumah  tangga  dengan  pengeluaran  rokok  pada  kuintil  1,  2,  dan  3  setelah  dikontrol  oleh  variabel pendidikan ibu, pendidikan KK, dan pekerjaan KK. Kata kunci: pengeluaran rokok, rumah tangga, statusgizi balita
HUBUNGAN PENGELUARAN ROKOK RUMAH TANGGA DENGAN STATUS GIZI BALITA DI INDONESIA (ANALISIS DATA RISKESDAS 2010) Sudikno .; Bona Simanungkalit; Yekti Widodo; Sandjaja .
GIZI INDONESIA Vol 34, No 2 (2011): September 2011
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36457/gizindo.v34i2.109

Abstract

Tingkat  pendapatan masyarakat  diperberat  oleh  pengeluaran  rokok  rumah  tangga  yang  secara  tidak langsung  akan  mempengaruhi  status  gizi  balita.  Penelitian  ini  bertujuan  mengetahui  hubungan pengeluaran rokok rumah tangga dengan status gizi balita. Penelitian menggunakan data Riskesdas 2010. Populasi  penelitian  meliputi  semua  rumah  tangga  Riskesdas  2010.  Sedangkan  sampel  adalah  semua rumah tangga Riskesdas 2010 yang memiliki balita (0-59 bulan) dengan kriteria inklusi balita (0-59 bulan) termuda di rumah tangga. Variabel penelitian meliputi: status gizi balita, pengeluaran rokok rumah tangga, pendidikan KK, pekerjaan KK, tinggi badan ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, dan status sosial ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan rumah tangga dengan pengeluaran rokok pada kuintil 4 dan 5 memiliki odds rasio  1,21  kali  untuk  memiliki  balita  dengan  status gizi  (BB/TB)  kurus  dan  sangat  kurus  dibandingkan rumah  tangga  dengan  pengeluaran  rokok  pada  kuintil  1,  2,  dan  3  setelah  dikontrol  oleh  variabel pendidikan ibu, pendidikan KK, dan pekerjaan KK. Kata kunci: pengeluaran rokok, rumah tangga, statusgizi balita