Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM LORONG LITERASI BERBASIS BARCODE DALAM MENINGKATKAN AKSES BACAAN DIGITAL MASYARAKAT DI KELURAHAN DUAMPANUA Muhammad Rusydi Tajussabirin Ma'duni; Very Anugerah; Andi Muhammad Fauzan Aziman; Nur Suci Ainun Aswat; Nurfadilah Nurfadilah; Nur Ichwana; Andi Ainaya Fakhirah; Nasrullah Nasrullah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya minat baca masyarakat dan terbatasnya akses terhadap bahan bacaan menjadi tantangan dalam penguatan budaya literasi di era digital. Program Lorong Literasi berbasis barcode dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat untuk meningkatkan akses bacaan digital masyarakat di Kelurahan Duampanua. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan metode pelaksanaan yang meliputi observasi lokasi, koordinasi dengan pihak kelurahan, pembuatan media literasi berbasis QR code, dan pemasangan spanduk Lorong Literasi. Program ini menghasilkan media akses bacaan digital berupa spanduk yang terhubung dengan website perpustakaan digital pemerintah sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai bahan bacaan menggunakan telepon genggam secara praktis. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program memperoleh respon positif dari masyarakat dan pemerintah kelurahan karena dinilai mampu mempermudah akses informasi dan memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan literasi masyarakat. Kendala yang ditemukan berupa masih rendahnya kemampuan sebagian masyarakat dalam menggunakan barcode dan mengakses perpustakaan digital. Namun, kegiatan pendampingan yang dilakukan mampu membantu masyarakat memahami penggunaan layanan tersebut. Program Lorong Literasi memiliki potensi keberlanjutan melalui dukungan pemerintah kelurahan sebagai upaya penguatan budaya literasi berbasis digital di lingkungan masyarakat.
PENINGKATAN PEMAHAMAN GURU TERHADAP KESEJAHTERAAN DAN PERLINDUNGAN PROFESI MELALUI FOCUS GROUP DISCUSSION A. Nur Annisa; Nurfadilah Nurfadilah; Madani Aksan Saputra; Mutmainnah H Mutmainnah H; Muhammad Farhan Fauzan; Nur Ilham Hidayat; Moh Fauzan; Indah Sari; Muh Ardhy Anugrah; Muhammad Irfan
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 04 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) merupakan wujud pengabdian masyarakat yang dirancang untuk menciptakan ruang musyawarah guna membahas tantangan profesi pendidik di era modern. Kajian ini bertujuan untuk memaparkan realisasi program FGD dalam rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) sekaligus menelaah pengaruhnya terhadap peningkatan pemahaman guru mengenai aspek kesejahteraan, perlindungan profesi, serta strategi menghadapi transformasi pendidikan di era digital dan Society 5.0. Pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Temuan menunjukkan bahwa pelaksanaan FGD berjalan lancar dengan keterlibatan kurang lebih 40 orang guru. Kegiatan ini terbukti memperluas pemahaman peserta mengenai hak-hak normatif guru, pentingnya perlindungan profesi dari risiko kriminalisasi, serta perntingnya menjaga esensi nilai budaya sopan santun di tengah arus digitalisasi.