Kunto, Yohanes Sondang
Petra Christian University

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH BRAND FAMILIARITY DAN PERCEIVED NOSTALGIA TERHADAP POST-PURCHASE INTENTION JAJAN TRADISIONAL SRABI NOTOSUMAN PADA GENERASI MILLENNIAL DAN GEN Z Nico Siswanto Prayogo; Yohanes Sondang Kunto; Michael Setiabudi Raharja; Ni Putu Gabriella Kyrie Eleison; Alfredo Gian Budiono
Jurnal Manajemen Pemasaran Vol. 18 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/pemasaran.18.1.58-68

Abstract

Studi terdahulu menunjukkan bahwa brand familiarity dan perceived nostalgia berpengaruh positif terhadap post-purchase intention. Akan tetapi, tidak banyak studi yang membahas pengaruh tersebut untuk kategori jajan tradisional, khususnya di Indonesia yang mempunyai beragam jenis jajan tradisional. Untuk menelaah celah penelitian tersebut, penelitian ini mengangkat salah satu jajan tradisional Indonesia, yaitu Srabi Notosuman. Data penelitian berasal dari 186 konsumen Srabi Notosuman di Kota Solo dan dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukan brand familiarity dan perceived nostalgia berpengaruh positif terhadap post-purchase intention. Tidak ditemukan efek moderasi lintas generasi pada pengaruh tersebut, sehingga dapat disimpulkan pengaruh brand familiarity dan perceived nostalgia terhadap post-purchase intention berlaku secara universal untuk Millennial dan Gen Z, setidaknya dalam kasus Serabi Notosuman.
PENGARUH CITRA DESTINASI TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI DI KOTA BANYUWANGI Evelyn Tjahjono; Felix Gustav Wibowo; Fransisca Andreani; Adriana Aprilia; Yohanes Sondang Kunto
Jurnal Manajemen Pemasaran Vol. 19 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/pemasaran.19.1.60-71

Abstract

Banyuwangi merupakan salah satu destinasi wisata yang populer di Jawa Timur yang menawarkan keindahan alam kepada wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan citra destinasi (citra kognitif dan afektif) dengan minat berkunjung kembali ke Banyuwangi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data penelitian diperoleh dari distribusi kuesioner terhadap 133 responden. Teknik pengolahan data yang diterapkan adalah PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra kognitif berpengaruh signifikan terhadap citra afektif dan minat berkunjung kembali ke Banyuwangi. Demikian juga didapati pengaruh signifikan antara citra afektif dan minat berkunjung kembali ke Banyuwanagi. Pengujian efek mediasi memberikan hasil adanya mediasi parsial dari citra afektif pada hubungan antara citra kognitif terhadap minat berkunjung kembali ke Banyuwangi.
ANTARA SUASANA, LAYANAN, RASA, DAN HARGA: MENELUSURI KEPUASAN PELANGGAN GRAB-AND-GO COFFEE SHOP DI SURABAYA Kevin Ardhianto; Bitia Misael Christian; Adriana Aprilia; Fransisca Andreani; Yohanes Sondang Kunto
Jurnal Manajemen Pemasaran Vol. 19 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/pemasaran.19.2.122-133

Abstract

Persaingan yang semakin ketat dalam industri kedai kopi grab-and-go, yang disebabkan oleh pertumbuhan pesat, telah mendorong para pelaku bisnis untuk kreatif menarik pelanggan baru sekaligus aktif mempertahankan kepuasan pelanggannya. Literatur sebelumnya mengidentifikasi empat faktor utama yang mungkin berkontribusi terhadap kepuasan pelanggan dalam industri ini, yaitu suasana (atmosphere), sikap karyawan (employee attitude), kualitas kopi (coffee quality), dan kewajaran harga (price fairness). Studi ini menginvestigasi apakah keempat faktor tersebut secara signifikan memengaruhi kepuasan pelanggan di kedai kopi grab-and-go di Surabaya. Sebanyak 120 responden direkrut selama periode September–November 2024 untuk berpartisipasi dalam survei. Analisis utama dilakukan menggunakan model regresi Ordinary Least Squares (OLS) dengan robust standard errors. Hasil menunjukkan bahwa, selain atmosphere (β = –0.062), faktor lainnya—employee attitude (β = 0.412), coffee quality (β = 0.336), dan price fairness (β = 0.297)—berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai p < 0.05. Menariknya, pelanggan tampak menghargai employee attitude lebih tinggi dibandingkan coffee quality maupun price fairness. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaku bisnis dalam industri kedai kopi grab-and-go sebaiknya memprioritaskan employee attitude sebagai fokus strategis untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Akan tetapi, hal ini tidak berarti bahwa kualitas kopi dan kewajaran harga dapat diabaikan, karena keduanya tetap merupakan komponen penting dalam memuaskan pelanggan.