Claim Missing Document
Check
Articles

INTEGRASI PROGRAM TEKLA STRUCTURES DAN SAP2000 DALAM PERENCANAAN GEDUNG BETON STRUKTURAL Simatupang, Partogi H.; Sir, Tri M. W.; Wadu, Verry A.
Jurnal Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1705.411 KB)

Abstract

Tekla Structures adalah sebuah program Building Information Modelling (BIM) yang berfungsi untuk membuat model dan menyimpan seluruh informasi sebuah struktur bangunan. Melalui Tekla Structure, sebuah struktur bangunan dapat dimodel tiga dimensi secara mendetail danuntuk melakukan analisis struktur dapat diintegrasikan dengan program desain analisis struktur lain seperti SAP 2000. Model awal dibuat pada Tekla Structure dan tahap analisa dan desain dilakukan pada SAP2000. Dari integrasi keduanya diperoleh berbagai kemudahan produk akhir yang sesuai dengan kebutuhan sebuah proyek antara lain gambar kerja, bill of material dan informasi-informasi detail lain. Keluaran yang dihasilkan Tekla Structure berupa gambar-gambar detail pelaksanaan, detail sambungan lengkap beserta daftar material dan volume sangat berguna dalam skala luas perencanaan maupun pelaksanaan kontruksi. Output volume yang didapat adalah berat total tulangan 65 Ton, volume total balok 6.77 m3 dengan berat total 16.248 Ton, volume total kolom 7.25 m3 dengan berat total 17.404 Ton dan volume total pelat 15.78 m3 dengan berat total 37.873 ton.Tekla Structures is a Building Information Modelling (BIM) program that serves to create models and store all the information of a building structure. Through Tekla Structure, a building structure can be modeled in three dimensions in detail and to perform structural analysis can be integrated with other structural analysis design programs such as SAP 2000. The initial Model was made on Tekla Structure and the analysis and design phase was done at SAP2000. From the integration are both obtained a wide range of final products to suit the needs of a project such as work drawings, Bill of material and other detailed information. The outputs generated by Tekla Structure are detailed pictures of the implementation, complete connection details and list of materials and volumes are very useful in the broad-scale planning and implementation of the construction. The Output volume obtained is the total weight of the reinforcement 65 Ton, the total volume of Beams 6.77 m3 with a total weight of 16,248 Ton, the total volume of the column 7.25 m3 with a total weight of 17,404 Ton and the total volume of the plate 15.78 m3 with a total weight of 37,873 tonnes.
ANALISIS GEOMETRIK JALAN DENGAN CIVIL 3D DAN SIG PADA UNIVERSITAS NUSA CENDANA Frans, John H.; Sir, Tri M. W.; Wanggur, Klaudius
Jurnal Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1072.72 KB)

Abstract

Jalan merupakan sarana penunjang kegiatan akademik dalam kawasan kampus UNDANA. pertumbuhan jumlah mahasiswa meningkat tiap tahunnya yang berdampak pada volume kendaraan terus bertambah. Analisis geometrik  bermanfaat dalam memberikan lebar jalur jalan ideal sesuai dengan kriteria perencanaan geometrik jalan. Selisih elevasi pengukuran menggunakan total station dan menggunakan GPS adalah sebesar -2,283 m. Analisa kapasitas jalan nilai derajat kejenuhan dari segmen 1 sebesar 1.339, segmen 2 0.571, segmen 3 0,311, segmen 4 0.252. Analisa geometrik jalan segmen yang memenuhi standar perencanaan hanya pada segmen 2 dengan lebar jalan 7 m. Analisis alinyemen horisontal pada sebelas tikungan yang ada perlu adanya pelebaran perkerasan di tikungan. Tikungan PI 1 membutuhkan pelebaran perkerasan sebesar 1,390 m, tikungan PI 2 2,286 m, tikungan PI  2,270 m, tikungan PI 4 3,495 m, tikungan PI 5 3,495 m, tikungan PI 6 membutuhkan pelebaran perkerasan sebesar 3,000 m, tikungan PI 7 membuthkan pelebaran perkerasan 2,875, tikungan PI 8 2,838 m, tikungan PI 9 2,382 m, tikungan PI 10 2,920 m, tikungan PI 11 1,795 m. Dari ketiga cara analisis geometrik diberikan rekomendasi peningkatan geometrik jalan pada kawasan kampus UNDANA. Lebar jalan 7 m, lebar lajur 3,5 m, lebar trotoar 2,5 m.Road is a means of supporting academic activities within the UNDANA campus area. the growth in the number of students increases every year which impacts on the volume of vehicles continues to grow. Geometric analysis is useful in providing the width of the ideal road path according to the geometric planning criteria of the road. Measurement elevation difference using total station and using GPS is -2,283 m. Road capacity analysis the degree of saturation value of segment 1 is 1,339, segment 2 is 0.571, segment 3 is 0.311, segment 4 is 0.252. Segment road geometric analysis that meets the planning standard is only in segment 2 with a road width of 7 m. Horizontal alignment analysis of the eleven bends required widening of the pavement around the corner. Bend PI 1 requires pavement widening of 1,390 m, bend PI 2 2,286 m, bend PI 2,270 m, bend PI 4 3,495 m, bend PI 5 3,495 m, bend PI 6 requires widening of pavement by 3,000 m, bend PI 7 requires widening of pavement 2,875 , PI 8 curve 2,838 m, bend PI 9 2,382 m, bend PI 10 2,920 m, bend PI 11 1,795 m. Of the three methods of geometric analysis, recommendations were given for increasing the geometric path of the UNDANA campus area. The width of the road is 7 m, the width of the lane is 3.5 m, the width of the sidewalk is 2.5 m.
Stability Analysis of Dam with Asphalt Core in Static and Pseudo-Static Conditions Krisnayanti, Denik Sri; Sir, Tri M. W.; Hangge, Elsy E.; Megonondo, Batara Doa; Klau, Ralno R.; Galla, Andrea Z.
Civil Engineering Journal Vol. 11 No. 6 (2025): June
Publisher : Salehan Institute of Higher Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28991/CEJ-2025-011-06-024

Abstract

Manikin Dam was constructed to address the issue of raw water shortage in Kupang Regency and Kupang City. However, there were challenges due to clay materials that did not meet the required specifications. Therefore, this study aimed to use asphalt core design as an alternative by analyzing the stability of the embankment body under both static and pseudo-static conditions. To achieve the aim, the Bishop method was applied using the GeoStudio SLOPE/W application, along with manual calculations. The results showed that the safety factor (SF) at the end of construction without seismic loads met the minimum value of 1.300. Under various water level conditions (FWL, NWL, LWL), SF consistently met the minimum required value of 1.500. Furthermore, the seismic analysis considered both operational base earthquakes (OBE) with a return period of 100 years and maximum design earthquakes (MDE), which had a return period of 5,000 years. Even under OBE and MDE seismic loading conditions, SF exceeded the minimum required value. This implied that the use of an asphalt core could be considered safe in terms of preventing potential landslides under both static and pseudo-static conditions. Based on this outcome, asphalt core became a practical alternative for future dam construction, particularly in areas where clay could be scarce or unstable for technical reasons.
Desain Kolam Retensi untuk Optimalisasi Pengendalian Banjir di Kawasan Kampus Undana Kota Kupang Lempadeli, David Rival; Udiana, I Made; Sir, Tri M. W.; Hangge, Elsy E.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 No. 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i1.20236

Abstract

Genangan air yang sering terjadi di Universitas Nusa Cendana (Undana) mengganggu aktivitas dan operasional kampus, dengan ketinggian genangan yang mencapai 0,07 m. Penyebab utama genangan ini adalah saluran drainase eksisting yang tidak dirancang dengan baik dan mengalami kerusakan parah, serta ketiadaan sistem pembuangan akhir yang memadai. Salah satu solusi untuk mengendalikan genangan dan banjir adalah melalui pembangunan kolam retensi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain kolam retensi yang efektif dan mendukung keberlanjutan di kawasan kampus Undana. Pengukuran lapangan dan pengolahan data dilakukan untuk menghasilkan desain kolam retensi yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan desain kolam retensi berbentuk elips dengan dimensi panjang (L) 50 m, lebar (B) 30 m, dan kedalaman (H) 8 m mampu menampung air sebanyak 37.699,112 m³. Kolam retensi ini dapat mengurangi potensi genangan dan banjir, serta meningkatkan efisiensi sistem drainase eksisting di kawasan kampus Undana. Desain ini memberikan solusi teknis yang berkelanjutan bagi permasalahan genangan air di lingkungan kampus.
Analisis Pengaruh Kerusakan Jalan Terhadap Kecepatan Kendaraan (Studi Kasus Ruas Jalan Haulasi Kecamatan Miomaffo Barat Kabupaten TTU) Sombo, Maria Elisabeth; Frans, John H.; Sir, Tri M. W.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 No. 2 September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i2.24088

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kerusakan jalan terhadap kecepatan kendaraan. Metode yang digunakan yaitu metode Pavement Condition Index untuk mengukur tingkat kerusakan jalan, metode Time Mean Speed untuk mengukur kecepatan kendaraan dan analisis hubungannya dengan metode regresi linier sederhana menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian nilai rata-rata perkerasan jalan pada 12 unit sampel adalah 33.08, artinya perkerasan Jalan Haulasi dalam kondisi kerusakan buruk (poor), dengan nilai rata-rata kecepatan kendaraan bervariasi dimana kecepatan rata-rata sepeda motor 38.31 km/jam, kendaraan ringan 25.85 km/jam dan kendaraan berat 22.89 km/jam. Berdasarkan uji statistik regresi linier sederhana ditemukan adanya pengaruh kerusakan jalan terhadap kecepatan kendaraan dimana pengaruh kerusakan jalan terhadap kecepatan sepeda motor 93.91%, kendaraan ringan 91.70% dan kendaraan berat 95.70%.