Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal MEKANIKAL

ANALISIS SISTEM PENGEREMAN PADA MOBIL MITSUBISHI L300 JENIS PICK-UP Mustofa, Mustofa; Sirajuddin, Awal Syahrani
Jurnal MEKANIKAL Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.824 KB)

Abstract

This research aims to analyze the parameters affecting the approach of analyzing both drum and disc brakes on Mitsubishi L300 vehicle of pick-up type. Supporting data was procured by measuring intensively the car brakes component in the Automotive engineering laboratory of Tadulako University and in the Duty Communication of District in Palu. Result of calculation indicates that rotation drum brake both CW and CCW affects the braking force (F). They are 643 and 2.828 kg, respectively. Associating with disc brakes, the tread of pedal brake influences oil pressure on brakes leading to force brakes on the axle. Permitting pedal force is about 19 kg. To pursue brakes analysis on the vehicle, simulation should be taken.
VARIASI ARUS TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN BENDING PADA HASIL PENGELASAN SM490 Syahrani, Awal; Sam, Alimuddin; Chairulnas, Chairulnas
Jurnal MEKANIKAL Vol 4, No 2 (2013): JM Vol. 4 No. 2, Juli 2013
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.432 KB)

Abstract

This study aimed to determine the effect of variations in welding current on tensile strength and bending the steel SM490, with the variation of welding current 140 A, 150 A, and 160 A. Electrodes used were E 7018, with the hem V angle 70o, SMAW welding methods. Tests performed are tensile and bending tests. The research was conducted at the department of materials science laboratory machine tadulako university engineering faculty. Ultimate tensile strength of welded joints occur at 160 A current variation with an average value of 626.35 MPa tensile stress and the lowest in the group of 140 A current variation of 468.85 MPa, and for an extension or tensile strain is highest value at 160 A by 14.33% and the lowest at 140 A current variation of 9.25%. To the elasticity of the welding process with a variation of the current value of 140 A bona fide high of 3260.03 MPa and the lowest was at 160 A current variation in the amount of 3040.64 MPa. Highest bending stress values ​​contained in the variation of welding current 160 A of 45.069 MPa and the lowest was at 140 A current variation of 40.635 Mpa. Deflection value that occurs in the bending test is highest value at 160 A current variation of 34.333 mm and the lowest was at 140 A current variation of 32.77 mm.
PERANCANGAN CONVEYOR BERDASARKAN BERAT BERBASIS ARDUINO Jumriady, Jumriady; Sirajuddin, Awal Syahrani; Naharuddin, Naharuddin
Jurnal MEKANIKAL Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Mekanikal Juli 2019
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.339 KB)

Abstract

Conveyor secara umum adalah suatu alat yang berfungsi memindahkan benda atau beban dari satu tempat ketempat yang lain. baik jarak dekat maupun jauh disesuaikan dengan kebutuhan dengan volume dan kecepatan konstan atau stabil. Pada tugas akhir perancangan ini belt conveyor dengan panjang coveyor 4,8 m, lebar belt 0,1 m dan berat rata-rata muatan 0,6 kg. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode perancangan tanpa melalui studi kasus sebelumnya tetapi dengan menggunakan studi literature yang ada. Tahapan dalam perancangan ini meliputi desain komponen dengan menggunakan software solidwork 2018 dan autodeks inventor 2018, perhitungan komponen, perancangan sistem kontrol conveyor, dan pembuatan miniatur dari belt conveyor. Hasil dari Perancangan ini didapatkan Kapasitas muatan 6 kg, dengan daya motor yang dibutuhkan Conveyor 0,024 Kw.Kata kunci: Belt conveyor, Kapsitas dan daya motor.
PENGARUH ARUS PENGELASAN SMAW TERHADAP KEKUATAN BENDING PERMUKAAN (FACE BEND) LAS DAN KEKERASAN PADA BAJA KOMERSIL Arlin, Arlin; Sirajuddin, Awal Syahrani; Asmara, Anjar
Jurnal MEKANIKAL Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Mekanikal Juli 2019
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.21 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan bending dan kekerasan pada hasil pengelasan SMAW dengan elektroda E6013 diameter 2.6 mm dan metode bending permukaan las cara longitudinal. Penelitian ini dilaksanakan pada Laboratorium Uji Bahan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Tadulako.Hasil pengujian kekuatan bending didapatkan nilai kekuatan bending pada arus 80 A mempunyai nilai tertinggi adalah 2,9491 MPa dan terendah pada arus 50 A adalah 2,2619 MPa. Nilai rata-rata kekerasan tertinggi terdapat pada arus 50 A sebesar 188,09 Kg/mm² dan terendah pada arus 80 A adalah 167,86 Kg/mm²  yang terletak pada daerah logam las. Hasil pengujian struktur mikro menunjukkan bahwa struktur butir yang rapi dan rapat serta mempunyai kandungan perlit dan ferit terdapat pada daerah lasan dengan arus 80 A. Kata kunci : Pengelasan SMAW, Bending, Kekerasan, Baja Komersil. 
ANALISIS SISTEM PENGEREMAN PADA MOBIL MITSUBISHI L300 JENIS PICK-UP Mustofa, Mustofa; Syahrani, Awal
Jurnal MEKANIKAL Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.141 KB)

Abstract

This research aims to analyze the parameters affecting the approach of analyzing both drum and disc brakes on Mitsubishi L300 vehicle of pick-up type. Supporting data was procured by measuring intensively the car brakes component in the Automotive engineering laboratory of Tadulako University and in the Duty Communication of District in Palu. Result of calculation indicates that rotation drum brake both CW and CCW affects the braking force (F). They are 643 and 2.828 kg, respectively. Associating with disc brakes, the tread of pedal brake influences oil pressure on brakes leading to force brakes on the axle. Permitting pedal force is about 19 kg. To pursue brakes analysis on the vehicle, simulation should be taken.
ANALISIS KEKUATAN TARIK, KEKERASAN, DAN STRUKTUR MIKRO PADA PENGELASAN SMAW STAINLESS STEEL 312 DENGAN VARIASI ARUS LISTRIK Syahrani, Awal; Naharuddin, Naharuddin; Nur, Muhammad
Jurnal MEKANIKAL Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Mekanikal Januari 2018
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.751 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arus listrik dengan metode pengelasan SMAW menggunakan arus 70 A, 90 A, dan 110 A. Elektroda yang digunakan adalah E312-16 dengan diameter 3.2 mm. Jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 600, pengujian yang dilakukan adalah kekuatan tarik, kekerasan, dan struktur mikro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pengujian Bahan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Tadulako.Hasil pengujian tarik didapatkan nilai kekuatan tarik pada arus 110 A mempunyai nilai tertinggi yaitu 665,084 Mpa dan terendah 639,680 Mpa, untuk regangan tarik nilai tertinggi pada arus 110 A yaitu 32,72 % dan terendah 30,88 %. Untuk modulus elastisitas dengan arus 70 A memiliki nilai tertinggi yaitu 7282,47 Mpa dan terendah pada arus 110 A yaitu 6719,57 Mpa. Nilai rata-rata kekerasan tertinggi terdapat pada arus 110 A sebesar 221,92 kg/mm2 yang terletak pada daerah logam las. Hasil struktur mikro daerah HAZ mengalami pertumbuhan butir yang meningkat seiring dengan kenaikan Heat Input dan terdapat endapan Karbida Chrom yang lebih sedikit dibandingkan dengan arus yang rendah. Kata Kunci : Arus listrik, SMAW, Stainless Steel 312, kekuatan tarik, kekerasan dan struktur mikro
ANALISIS KEKUATAN TARIK, KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA PENGELASAN SMAW YANG MENGGUNAKAN ELEKTRODA E 6013 DENGAN VARIASI GERAKAN ELEKTRODA Andri Santoso; Awal Syahrani Sirajuddin; Mustafa Mustafa; Andi Idhan
Jurnal MEKANIKAL Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Mekanikal Juli 2018
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.781 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gerakan elektroda terhadap sifat mekanis dan struktur mikro hasil pengelasan SMAW dengan elektroda E 6013. Proses pengelasan SMAW menggunakan variasi gerakan elektroda lurus, zig-zag dan spiral. Elektroda yang digunakan adalah E 6013 dengan diameter 3,2 mm. Besar arus yang digunakan ialah 90 Ampere. Jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 60o, tinggi akar 2 mm dan jarak akar 3 mm. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian tarik, kekerasan dan pengamatan struktur mikro. Tempat penelitian dilakukan di  Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Tadulako.Hasil pengujian tarik diperoleh nilai kuat tarik tertinggi pada gerakan elektroda spiral yaitu 616,6 Mpa dan terendah pada gerakan elektroda zig-zag yaitu 596 Mpa. Sedangkan nilai regangan tertinggi terdapat pada gerakan elektroda zig-zag yaitu 22,91% dan terendah pada gerakan elektroda spiral yaitu 19,41%. Untuk nilai modulus elastisitas tertinggi terdapat pada gerakan elektroda lurus yaitu 12070,02 Mpa dan terendah pada gerakan elektroda zig-zag yaitu 10339,48 Mpa. Nilai kekerasan tertinggi terdapat pada pengelasan dengan gerakan elektroda zig-zag yaitu 147,44 kg/mm2 dan yang terendah pada gerakan elektroda lurus yaitu 143,19 kg/mm2.Hasil pengamatan struktur mikro yang menunjukkan struktur butir yang rapi dan rapat serta mempunyai kandungan perlit dan ferit seimbang terdapat pada bagian logam lasan dan daerah HAZ dengan gerakan elektroda spiral. Kata kunci : SMAW, Gerakan Elektroda, E 6013, Kekuatan Tarik, Kekerasan, Pengamatan Struktur Mikro
ANALISIS SAMBUNGAN BATANG TARIK PADA STRUKTUR BAJA RINGAN DENGAN VARIASI KONFIGURASI SEKRUP Hasrianto Hasrianto; Awal Syahrani Sirajuddin; Mustafa Mustafa; Kristian Selleng
Jurnal MEKANIKAL Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Mekanikal Januari 2019
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.047 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku kegagalan sambungan batang tarik dengan variasi konfigurasi sekrup, pengaruh kekuatan geser sambungan batang tarik pada struktur baja ringan. Variasi konfigurasi yang digunakan antara lain : diagonal, vertikal, horizontal terhadap arah beban tarik. Sedangkan spesimen uji menggunakan bahan baja ringan. Metode pengujiannya dengan menggunakan pengujian tarik. Pengujian di laksanakan di ruangan uji bahan Teknik Mesin Universitas Tadulako.Hasil penelitian diperoleh tahap kegagalan sambungan pada ketiga konfigurasi memiliki kesamaan, dimana semuanya mengalami kegagalan jungkit, awalnya sekrup berotasi miring dan merusak permukaan pelat (tilting), kemudian lubang pada pelat akibat gaya yang terus menerus bekerja pada sekrup (hole bearing), dan sekrup terangkat tapi masih dapat menahan beban tarik (pull over). Kegagalan jungkik terjadi akibat sekrup tidak memiliki tahan geser yang kuat seperti halnya mur pada sistem sambungan baut sehingga kepala sekrup berotasi menekan ujung pelat hingga terjadi jungkit dan di barengi juga dengan kondisi bahan yang sangat tipis. Kegagalan sambungan yang diawali dengan jungkit sangat di tentukan oleh faktor tumpuannya. Perbandingan nilai Nt aktual  konfigurasi II dan III lebih besar dari pada Nt aktual  konfigurasi I. Antara ketiga konfigurasi itu, menghasilka nilai Nt aktual lebih besar daripada Nt teoritis. Konfigurasi III lebih besar 11% daripada konfigurasi II dan lebih besar 17% daripada nilai yang dihasilkan oleh konfigurasi I. Konfigurasi II lebih besar 7% terhadap konfigurasi I.Kata Kunci : Baja Ringan, Sambungan batang tarik, Variasi konfigurasi sekrup.
PENGARUH VARIASI ARUS PENGELASAN GTAW TERHADAP SIFAT MEKANIS PADA PIPA BAJA KARBON ASTM A 106 Awal Syahrani; Mustafa Mustafa; Oktavianus Oktavianus
Jurnal MEKANIKAL Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Mekanikal Januari 2017
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (969.216 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanis baja karbon ASTM A 106 setelah mengalami proses pengelasan GTAW dengan menggunakan variasi arus 90 A, 110 A dan 130 A. Penelitian ini menggunakan bahan baja paduan rendah, bahan diberi perlakuan pengelasan dengan variasi arus 90 A, 110 A dan 130 A dengan menggunakan las GTAW DC polaritas balik dengan elektroda atau logam pengisi ER 70S-6. Jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 30ᴼ. Spesimen dilakukan pengujian tarik, impak, kekerasan dan foto struktur mikro. Penelitian ini dilakukan di PT Poso Energy untuk pengelasannya dan pengujiannya dilakukan dilaboratorium pengujian bahan Jurusan Teknik Mesin Universitas Tadulako. Kekuatan tarik sambungan las tertinggi terjadi pada kelompok spesimen arus 90 A yaitu 573,61 MPa yang mengalami kenaikan sebesar 11,99 MPa atau sebesar 2,13 % dari kelompok spesimen 110 A dan sebesar 18,01 MPa atau sebesar 3,24 % dari arus 130 A, dan mengalami penurunan dari raw material yaitu sebesar 20,22 MPa atau sebesar 3,52 %. Regangan tarik tertinggi pada kelompok variasi arus terjadi pada kelompok spesimen arus 90 A yaitu 23,04 % dan terenda pada kelompok arus 130 A yang mengalami penurunan sebesar 2,92 %. Untuk elastisitas nilai tertinggi pada kelompok variasi arus 130 A sebesar 3895,21 MPa. Ketangguhan pada daerah las tertinggi pada kelompok spesimen arus 90 A yaitu sebesar 578068,3 Joule/m², hal ini mengalami kenaikan sebesar 59,76 % dari raw material. Kelompok arus 110 A dan 130 A mengalami kenaikan terhadap raw material yaitu masing-masing sebesar 44,10 % dan 34,00 %. Tingkat kekerasan tertinggi terjadi pada daerah logam las sebesar 151,55 kg/mm² dari variasi arus 90 A , disusul variasi arus 110 A sebesar 147,67 kg/mm² dan tingkat kekerasan paling rendah terdapat pada vaiasi arus 130 A sebesar 125,33 kg/mm² yaitu pada daerah HAZ. Struktur mikro yang terbentuk adalah ferit dan perlit, ferit cenderung lebih halus dan mempunyai kekuatan dan keuletan yang cukup sedangkan perlit lebih kasar dan mempunyai sifat yang keras dan kurang ulet. Hasil pengujian metalografi yang mengalami proses pengelasan variasi arus memperlihatkan bentuk struktur butir perlit dan ferrit yang hampir seimbang.Kata Kunci : Arus, GTAW, baja karbon ASTM A 106, sifat mekanis.