Edy Batara Mulya Siregar
Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara Jalan Tri Dharma Ujung Kampus USU Medan

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KELAPA SAWIT RAKYAT Di PROVINSI SUMATERA UTARA Edy Batara Mulya Siregar; Syahrida Khairani
JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v1i1.1324

Abstract

Pengembangan Agribisnis kelapa sawit rakyat di Provinsi Sumatera Utara belum memberikan hasil yang optimal dan untuk pengembangannya masih diharapkan pada sejumlah kendalaeksternal dan internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor strategi eksternal dan internal yang mempengaruhi keberhasilanpengembangan agribisnis kelapa sawitdi Provinsi Sumatera Utara. Hasil inventarisasi dari faktor-faktor strategik dianalisi menggunakan matriks TOWS (Threats, Oppurtunities, Weaknesses, Strengths), kemudian dilanjutkan dengan analisis QSPM (Quantitative Strategic Planing Matrix). Berdasarkan hasil penelitian ini telah diketahui sejumlah faktor-faktor strategi eksternal dan internal yang mempengaruhi keberhasilan pengembangan agribisnis kelapa sawit rakyat di provinsi Sumatera Utara, sehingga dapat dirumuskan dan direkomendasikan 5 (lima) proiritas strategi pengembangan agribisnis kelapa saeit rakyat jangka pendek dan menengah serta 3 (tiga) prioritas jangka panjang untuk dapat diimplementasikan. Kata Kunci :        strategi, pengembangan, agribisnis, kelapa sawit rakyat, Sumatera    Utara  
REBA JUMA: KELESTARIAN PRAKTEK AGROFORESTRI LOKAL PADA MASYARAKAT KARO, PROPINSI SUMATERA UTARA Oding Affandi; Edy Batara Mulya Siregar
JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v3i1.1376

Abstract

Reba Juma yang ada di Desa Kuta Tualah Kecamatan Namorambe' Kabupaten Deli Serdang,Sumatera Utara, merupakan sistem agroforestri kompleks yang telah dikembangkan olehmasyarakat sejak puluhan tahun yang lalu. Informasi komprehensif tentang bagaimanapengelolaan Reba Juma dapat bertahan, mampu memelihara praktek adat/budaya dan melindungihutan, serta menyumbang kesejahteraan hidup masyarakat setempat, masih sangat terbatas. Olehkarenanya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhimasyarakat mempertahankan Reba Juma dan kontribusi Reba Juma terhadap perekonomianrumah tangga. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2009. Data penelitian diperolehdengan wawancara mendalam dan observasi. Metode deskriptif digunakan untuk menganalisisdan menggambarkan fakta-fakta yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Reba Jumamerupakan praktek agroforestri lokal masyarakat Karo dalam bentuk kebun campuran.Kelestarian Reba Juma hingga saat ini, memiliki kaitan yang erat dengan aspek ekonomi,lingkungan, dan sosial-budaya masyarakat Karo. Secara ekonomi, Reba Juma menghasilkanproduk yang beragam dan merata sepanjang tahu, sehingga Reba Juma memberikan kontribusipendapatan sekitar 86,79% terhadap pendapat total keluarga pemilik Reba Juma. Sedangkansecara lingkungan, Reba Juma memiliki strata tajuk yang belapis (multistrata) dankeanekaragaman jenis yang tingggi. Keadaan ini menjadikan Reba Reba Juma mampumenciptakan iklim mikro yang baik, membantu kesuburan lahan, mencegah erosi, sertamempunyai peranan penting bagi pelestarian kultivar tanaman kehutanan dan tanaman pertanian.Adapun secara sosial budaya keberadaan Reba Juma sangat terkait dengan dengan polapenguasaan lahan (tenurial), identitas kultural masyarakat, dan kelembagaan lokal yangdijalankan melalui sistem kekerabatan masyarakat Karo, yang dikenal dengan daliken sitelu.Kata kunci: Reba Juma, agroforestri, ekonomi, lingkungan, dan sosial
KAJIAN PRODUKTIVITAS DURIAN (Durio zibethinus Murray) PADA AGROFOREST KARET (Hevea brasiliensis Muell) DI SEKITAR HUTAN DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) BATANG TORU Edy Batara Mulya Siregar; Oding Affandi
JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v3i1.1377

Abstract

Dewasa ini, hutan di daerah aliran sungai (DAS) Batang Toru mengahadapipermasalahan bentuk pola pemanfaatan lahan dan tekanan dari penduduk di sekitar daerahtersebut. Lokasi dari kawasan ini terdiri dari berbagai pola pemanfaatan lahan seperti pertaniandan agroforest. Selain itu DAS Batang toru merupakan kawasan dengan tingkat keanekaragamanhayati yang tinggi. Tujuan dari penelitian adalah untuk mempelajari produktivitas agroforestkaret dan hubungannya dengan pengetahuan lokal petani setempat. Untuk mencapai tujuantersebut, dilakukan pengukuran produktivitas durian dengan menggunakan parameter ukuranbatang, Crown position dan Crown form dan wawancara dengan petani lokal di Desa Sibulan-bulan dan Huta Gut-Gut, dengan total 32 kebun agroforest karet. Model produksi yang didapatdari kebun agroforest karet di hutan sekitar DAS Batang Toru adalah Y = 0.972 X1 -0.361 X1X2+ 0,994 X1X3. Bentuk tajuk lebih berpengaruh kuat terhadap produktivitas durian dibandingdengan posisi tajuk pohon. Hal ini terjadi, karena pohon dengan posisi tajuk yang tinggi adalahpohon tua yang tidak memiliki cukup dahan untuk tempat buah berkembang. Kondisi inibertambah buruk dengan tiupan angin yang keras pada pohon dengan posisi tajuk yang tinggi.Praktek pengetahuan lokal di daerah ini adalah teknik penanaman sisipan untuk meremajakanpohon yang sudah tua dan mati.Kata kunci : produktivitas, agroforest karet, bentuk tajuk, posisi tajuk.
ANALISIS PERKEMBANGAN KAKAO RAKYAT PADA TIGA KABUPATEN SENTRA PRODUKSI DI PROVINSI SUMATERA UTARA Tujuan Penelitian ini untuk mengkaji perkembangan luas areal kakao rakyat dan pola peningkatannya pada tiga kabupaten sentra produksi di Provinsi Sumatera Ut Rizal Sariaman Pulungan; Edy Batara Mulya Siregar; Erwin Pane
JURNAL AGRICA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v3i2.994

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengkaji perkembangan luas areal kakao rakyat dan pola peningkatannya pada tiga kabupaten sentra produksi di Provinsi Sumatera Utara, yaitu Kabupaten Asahan, Simalungun dan Deli Serdang, mengkaji perkembangan produktivitas kakao rakyat dan pola peningkatannya pada tiga kabupaten sentra produksi di Provinsi Sumatera Utara, yaitu Kabupaten Asahan, Simalungun dan Deli Serdang dan Mengkaji perkembangan produksi kakao rakyat dan pola peningkatannya pada tiga kabupaten sentra produksi di Provinsi Sumatera Utara, yaitu Kabupaten Asahan, Simalungun dan Deli Serdang. Dalam melaksanakan penelitian ini digunakan berbagai pendekatan, yaitu pendekatan ekonometrika, analisis deskriptif, analisis kuantitatif terhadap data dan rekapitulasi terhadap informasi serta publikasi yang terkait dengan perkebunan kakao rakyat. Dari hasil analisis penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa Laju pertambahan penyerapan rata-rata jumlah tenaga kerja pada komoditi kakao adalah sebesar 9,70% di Kabupaten Deli Serdang, Simalungun dan Asahan termasuk sangat menggembirakan dan laju sebesar ini cukup besar. Hal ini berarti komoditi kakao berpotensi dalam penyerapan tenaga kerja dan lapangan berusaha. Peningkatan Luas areal komoditi kakao mengakibatkan peningkatan terhadap produksi kakao, Rata-rata laju peningkatan Luas areal adalah sebesar 6.06%. Pertumbuhan Luas areal kakao tertinggi terdapat di Kabupaten Deli Serdang (12.81%), kemudian disusul oleh Kabupaten Asahan (3.76%) dan yang terendah terdapat di Kabupaten Simalungun (1.66%).  rata-rata laju perkembangan produksi adalah sebesar 11.86 %. Secara umum produktivitas komoditi kakao mengalami penurunan dengan rata-rata 0.05% per tahun, walaupun terjadi peningkatan produktivitas namun terjadi penurunan produktivitas yang tinggi di Kabupaten Asahan.
PERTUMBUHAN Rhizophora stylosa PADA TAMBAK SILVOFISHERY DI DESA TANJUNG REJO KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG Delvian; Ridahati Rambe; Edy Batara Mulya Siregar
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2017): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.786 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v2i1.2202

Abstract

Ekosistem hutan mangrove mempunyai manfaat ekonomi dan ekologi yang sangat besar namun keberadaannya terancam dengan kegiatan pembangunan tambak yang terus bertambah. Pengembangan tambak dengan sistem silvofishery diharapkan dapat mempertahankan fungsi ekologi hutan mangrove tanpa mengabaikan kepentingan ekonomi bagi masyarakat di wilayah pesisir. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan R. stylosa yang ditanam pada lahan tambak milik masyarakat. Lahan tambak digunakan untuk budidaya kepiting dan ikan nila. Variabel amatan berupa pertambahan tinggi dan diameter tanaman R. stylosa pada kedua lahan tambak tersebut. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa pertambahan tinggi dan diameter R. stylosa pada lahan tambak kepiting lebih baik dibandingkan dengan lahan tambak ikan nila.