Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas petani dalam pengembangan agroforesti melalui kapasitas teknis, manajerial, finansial, pemasaran, sosail, inovasi dan adaptasi, serta keberlanjutan ekonomi, lingkungan dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner berskala likert. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, analisis deskriptif, dan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas petani memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap pengembangan agroforestri. Kapasitas teknis dan manajerial berperan penting dalam pengelolaan usaha agroforestri, sedangkan kapasitas pemasaran dan kerja sama kelembagaan masih menjadi kendala dalam peningkatan pendapatan petani. Selain itu, inovasi dan adaptasi petani berkontribusi terhadap keberlanjutan agroforestri dari aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas petani melalui pelatihan, pendampingan, akses pembiayaan, dan penguatan kelembagaan guna mendukung pengembangan agroforestri yang berkelanjutan