Asih Riyanti
Universitas Borneo Tarakan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Asih Riyanti; Neni Novitasari
Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jabi.v3i1.37780

Abstract

AbstrakIndonesia menjadi negara yang multikultural sebagai kekayaan suatu bangsa harus dilestarikan. Salah satu solusi yang dapat ditempuh ialah menanamkan pendidikan yang dapat dilakukan melalui multikultural berbasis kearifan lokal. Pengenalan multikultural  berbasis kearifan diharapkan mampu membangun karakter anak bangsa yang memahami, menerima dan menghargai orang lain yang berbeda suku, adat istiadat, agama, dan nilai kepribadian. Penanaman semangat multikultural di Sekolah Dasar (SD), akan menjadi sarana pelatihan dan penyadaran bagi generasi muda untuk menerima dan menghargai semua perbedaan yang multikultural. Artikel ini ditulis guna memberikan gambaran mengenai pentingnya multikultural dan implikasinya pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal bagi siswa SD. Guna memperoleh data tentang konsep multikultural, penulis melakukan kajian kepustakaan dengan teknik analisis data yaitu analisis konten.  Begitu pentingnya pendidikan multikultural maka guru SD harus mendesain proses pembelajaran yang mengintegrasikan pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal yang menjadi bagian dari kontribusi positif untuk membina sikap nasionalisme dan sikap multikultural para siswa sejak dini.Kata Kunci: pendidikan multikultural; kearifan lokal; siswa SD.
PARENIALISME SEBAGAI LANDASAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Asih Riyanti
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v2i2.21282

Abstract

Parenialisme lahir sebagai reaksi dan solusi terhadap pembelajaran progresif karena adanya keadaan krisis kebudayaan dalam kehidupan yang modern. Filsafat progresivisme menekankan perubahan menuju hal baru, sedangkan filsafat parenialisme mengedepankan jalan mundur ke masa lampau, yakni mengembalikan nilai dan prinsip yang telah menjadi pandangan hidup yang kukuh pada zaman dahulu. Pengembalian atas nilai dan prinsip hidup tersebut dapat ditempuh melalui pendidikan, yakni dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Setiap manusia memiliki bahasa sebagai alat komunikasi antarsesama. Melalui bahasa, maka seseorang dapat menyampaikan ide, gagasan, atau mengetahui informasi yang dibutuhkan. Pembelajaran bahasa Indonesia diajarkan pada semua jenjang pendidikan baik sekolah dasar hingga perguruan tinggi.  Pembelajaran bahasa Indonesia dianggap wajib dan penting di dunia pendidikan karena sebagai bahasa persatuan, bahasa kebangsaan, dan sebagai jati diri bangsa Indonesia. Dalam proses pembalajaran, bahasa Indonesia bukan hanya pencapaian pengetahuan terkait bahasa untuk tujuan akademik, tetapi tetap tidak mengesampingkan nilai dan prinsip hidup dalam konsep pendidikan yang secara integral dalam payung dari disiplin ilmu pendidikan, yakni salah satunya filsafat parenialisme. Pada pembelajaran bahasa Indonesia, parenialisme sebagai landasan dalam teori, praktik, proses pelaksaan pembelajaran sampai pada tahap evaluasi pembelajaran. Belajar bahasa Indonesia berarti pula memenuhi fungsi praktik filosofi baik ilmu, etika berbahasa, sosial, politik serta seni relevansinya terhadap budaya.Kata Kunci:  Parenialisme; Pembelajaran Bahasa Indonesia
Optimalisasi Evaluasi Pembelajaran dalam Mengembangkan Keterampilan Menulis Siswa SMP Asih Riyanti; Nurul Hasanah; Nurin Asiqin; Nasma Nasma; Muhammad Arul; Muhammad Refi Naldi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.8634

Abstract

Keterampilan menulis teks deskripsi merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, namun masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide, menyusun struktur teks, dan menggunakan bahasa secara tepat. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi pembelajaran yang tidak hanya berfungsi sebagai alat penilaian, tetapi juga mampu membantu siswa memperbaiki kemampuan menulisnya secara bertahap. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan optimalisasi evaluasi pembelajaran dalam mengembangkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII F SMP Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang melibatkan 27 siswa yang mengikuti penelitian. Proses evaluasi dilakukan melalui evaluasi formatif dalam pembelajaran menulis. Tugas menulis teks deskripsi dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tugas pertama sebagai data awal, dilanjutkan dengan evaluasi berupa umpan balik terhadap kesalahan siswa, dan tugas kedua sebagai tindak lanjut untuk mengukur peningkatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan hasil tugas siswa serta membandingkan persentase ketuntasan belajar berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM = 84) meningkat dari 40,7% pada tugas pertama menjadi 81,5% pada tugas kedua. Peningkatan tersebut diperoleh berdasarkan penilaian terhadap aspek struktur teks, pengembangan ide, dan penggunaan bahasa dalam penulisan teks deskripsi. Selain itu, hasil angket dan wawancara menunjukkan respons positif dari siswa dan guru, terutama dalam membantu siswa memahami kesalahan dan memperbaiki hasil tulisan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan evaluasi formatif berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan menulis teks deskripsi siswa secara bertahap dan terarah