Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERAN AKUNTANSI PADA PENENTUAN GANTI RUGI PERDATA DALAM SENGKETA BISNIS Anggita, Wenni; Ulfa; Jeanne Darc Noviayanti Manik; Deswita, Nelsi
Indonesian Journal of Accounting and Business Vol 7 No 1 (2026): Indonesian Journal of Accounting and Business
Publisher : Jurusan Akuntansi, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/gpvdnh90

Abstract

Sengketa bisnis yang berujung pada tuntutan ganti rugi perdata sering kali memerlukan dasar perhitungan yang kuat dan objektif. Dalam hal ini, akuntansi berperan penting dalam menyajikan data keuangan yang dapat dijadikan bukti untuk menentukan jumlah kerugian secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana akuntansi, terutama dalam aspek pelaporan dan audit keuangan, menjadi instrumen utama dalam pembuktian kerugian dalam kasus perdata. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dan studi kasus. Melalui studi kasus PT Mandiri Tunas Finance vs. CV Bumi Tunas Mineral dan PT Indofarma Tbk vs. PT Kimia Farma Tbk, ditemukan bahwa dokumen akuntansi seperti laporan laba rugi, neraca, catatan piutang, dan biaya operasional memainkan peran penting dalam membuktikan hubungan sebab-akibat antara wanprestasi dan kerugian yang ditimbulkan. Akuntansi forensik berfungsi sebagai alat validasi yang membantu menyusun bukti kuantitatif yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses data, perbedaan interpretasi kerugian, dan kurangnya pemahaman hakim terhadap bukti keuangan menghambat efektivitasnya. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara akuntan, praktisi hukum, dan sistem peradilan, serta edukasi kepada pelaku usaha untuk memperkuat dokumentasi keuangan. Penguatan regulasi teknis dan kapasitas profesional menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pembuktian hukum berbasis akuntansi di ranah litigasi bisnis perdata.Hasil penelitian menunjukkan bahwa laporan keuangan, estimasi nilai wajar, dan teknik akuntansi forensik merupakan komponen kunci dalam penetapan nominal ganti rugi yang adil dan rasional oleh pengadilan
Penggunaan K9 Dalam Upaya Preventif Tindak Pidana Narkotika Di Kota Pangkalpinang Anggi Safitri; Jeanne Darc Noviayanti Manik; Bunga Permatasari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4962

Abstract

Meningkatnya peredaran narkotika di Kota Pangkalpinang menuntut strategi pencegahan yang adaptif dan berbasis bukti. Unit K-9 Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung digunakan sebagai instrumen taktis untuk memperkuat deteksi dini dan menekan peredaran gelap narkotika. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi K-9 dalam upaya preventif tindak pidana narkotika serta mengidentifikasi hambatan operasional yang dihadapi di lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris melalui observasi lapangan, wawancara dengan handler Unit K-9 di Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, serta analisis data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi K-9 dilaksanakan secara sistematis melalui pemetaan intelijen, mekanisme permintaan resmi antar satuan, pola pencarian terstruktur, serta koordinasi lintas unit. Dalam kurun waktu 2021–2025, keterlibatan K-9 berkontribusi signifikan dalam pengungkapan barang bukti narkotika, termasuk penyitaan skala besar sabu dan ganja, serta memperkuat patroli preventif di titik rawan. Kehadiran K-9 tidak hanya mempercepat proses deteksi, tetapi juga menimbulkan efek psikologis pencegahan dan meningkatkan kepercayaan publik. Namun demikian, efektivitas operasional masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan personel, anggaran, faktor lingkungan, prosedur hukum, serta modus penyamaran yang semakin kompleks.