Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Faktor yang Berkaitan Dengan Status Gizi Balita Nurlia, Risna
Jurnal Ilmiah Dozen Globalindo Vol. 1 No. 01 (2019): November
Publisher : Kos Globalindo Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi merupakan salah satu indikator dalam menentukan derajatkesehatan anak termasuk Stunting yang menjadi suatu masalah yang sedangdihadapi dunia saat ini bahkan terdapat sebanyak 162 juta anak usia di bawah 5tahun (balita) secara global mengalami stunting. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk melihat dan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizibalita berdasarkan TB/U di wilayah kerja Puskesmas Mekarwangi KecamatanTarogong”. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif denganpendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalahdengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 302 Ibu balitausia 24-59 bulan yang berada di 5 Desa wilayah kerja Puskesmas Mekarwangi.Hasil penelitian menghasilkan 3 faktor yangberhybungan dengan status gizibalita stunting diantaranya riwayat penyakit infeksi sebesar 13 bayi (24,5%) denganp=0,001 dan OR=3,721. Selanjutnya status imunisasi tidak lengkap sebesar sebesar19 bayi (19,2%) dengan nilai p=0,003 dan OR=3,206. Terakhir adalah riwayatBBLR sebanyak 13 bayi (43,3%) dengan p=0,000 dan OR=9,635.Kata Kunci : Status gizi, stunting, balita
Pengaruh Graphics Health Warning pada Kemasan Rokok tehadap Perubahan Perilaku Perokok (Studi Pada Mahasiswa Universitas Islam Al-Ihya Kuningan) Nurlia, Risna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.052 KB)

Abstract

Upaya Pemerintah dalam memberikan edukasi atas dampak rokok dengan cara pencantuman pesan peringatan bahaya merokok berupa graphics health warning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Graphics Health Warning (GHW) pada kemasan rokok terhadap perubahan perilaku rokok. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 mahasiswa di Universitas Islam Al-Ihya Kuningan. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan dokumen. Sebelum data yang didapat dianalisis dilakukan uji validitas instrumen menggunakan korelasi Product Moment, dan uji realibilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach’s. Uji prasyarat analisis yang dilakukan menggunakan uji normalitas dan uji linearitas. Uji hipotesis penelitian ini adalah regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan graphics health warning memiliki pengaruh sebesar 7,90% terhadap perubahan perilaku merokok sisanya sebanyak 92,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dijelaskan pada penelitian ini. Berdasarkan kriteria uji hipotesis yaitu, nilai Uji T pada Graphics Health Warning terhadap perubahan perilaku perokok adalah T hitung 2,892 dengan nilai signifikansi 0,005. Artinya, terdapat pengaruh Graphics Health Warning terhadap perubahan perilaku perokok secara signifikan pada mahasiswa perokok di Universitas Islam Al-Ihya Kuningan.
Pengaruh Pemberian Beras Analog Berbasis Tepung Jagung Terhadap Status Gizi Balita 0-24 Bulan Aep Saepudin; Risna Nurlia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.722 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i10.1657

Abstract

Kabupaten Kuningan menjadi salah satu sasaran pemerintah pusat untuk mengurangi angka status gizi pada balita, ditunjukkan data statistik Dinas Kesehatan prevalensi data gizi kurang pada balita terdapat di Kecamatan Cigugur. Dari masalah gizi Sukamulya yang memiliki jumlah anak usia 6-24 bulan gizi buruk yaitu 7 balita, gizi kurang 18 balita, gizi lebih 12 orang dari jumlah 166 balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian beras analog tepung jagung terhadap status gizi balita di Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain Pre-Experimental Designs. Teknik pengambilan sampel random sampling dengan presensi estemik 10% sehingga didapat 72 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan pengukuran antropometri. Teknik pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Status gizi anak sebelum pemberian beras analog berbasis tepung jagung sebagian besar adalah anak dengan status gizi kurang yaitu 43 responden (59,7%), setelah pemberian beras analog berbasis tepung jagung sebagian besar anak dengan status gizi baik yaitu 40 responden (55,5%). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t = 6,956 dengan Sig. 0,000 < 0,05 artinya terdapat pengaruh pemberian beras analog berbasis tepung jagung terhadap status gizi balita 0-24 bulan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian beras analog berbasis tepung jagung terhadap status gizi balita 0-24 bulan.
Penyalahgunaan Narkoba di Yayasan Rumah Tenjo Laut Kabupaten Kuningan Tahun 2017 Risna Nurlia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.356 KB)

Abstract

Penyalahgunaan narkoba umum didasarkan pada berbagai factor yang membuatseseorang menggunakan. Penelitian ini dilakukan dari bulan April hinggaNovember 2017. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif denganpendekatan cross sectional dan didukung oleh penelitian kualitatif untukmengeksplorasi informasi mendalam sesuai dengan tujuan dari penelitian inidibuat.. Pengambilan sampel adalah total populasi 65 responden dan informansebanyak 5 orang. Metode untuk mengumpulkan data yang dipakai oada penelitianadalah observasi, wawancara dan wawancara mendalam. Kuesioner wawancaradigunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyalahgunaan narkoba, termasukkepribadian, lingkungan, faktor keluarga, pengetahuan, sikap, fasilitas kesehatandan petugas kesehatan. Penelitian ini dilakukan pada responden yangdirehabilitasi yang melakukan penyalahgunaan narkoba berat danpenyalahgunaan narkoba ringan di Yayasan Rumah Tenjo Laut Districk Kuningan.Hasil penelitian diketahui dari 65 responden penyalahguna narkoba, sebanyak 56responden (86%) adalah penyalahguna berat dan sebanyak 9 responden (14%)penyalahgunaan ringan. Hasil uji chi square memperoleh hasil bahwasanyaterdapat hubungan yang kuat antra antara penyalahgunaan narkoba dengankepribadian, keluarga, lingkungan, sikap, dan petugas kesehatan. Faktor dominanmenunjukkan keterkaitan yang erat antara penyalahgunaan narkoba dan petugaskesehatan. dengan nilai OR 6,633 berarti bahwa peran penyedia layanankesehatan tingkat rendah memiliki peluang 6-per-1 untuk menjadi pelakukekerasan serius dibandingkan dengan pekerja kesehatan berkinerja tinggi.Kata kunci: Penyalahgunaan Narkoba, Kepribadian, Lingkungan, Keluarga, Sikap, Pengetahuan, Fasilitas
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Makanan Pendamping ASI (MPASI) Berbasis Regulasi Hukum Kesehatan Dalam Pencegahan Stunting Nurlia, Risna; Essy Zulfiani; Farida Duriyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2100

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian ini mengevaluasi efektivitas edukasi pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) berbasis regulasi hukum kesehatan sebagai strategi pencegahan stunting melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Melalui pendekatan kombinasi evaluatif, data dikumpulkan melalui pretest–posttest, wawancara, observasi, dan studi dokumen hukum. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam sikap positif peserta terhadap praktik MP-ASI (p = 0.002), namun tidak disertai peningkatan pengetahuan yang bermakna secara statistik (p = 0.129). Analisis Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa perubahan sikap tidak berbeda signifikan antar jenjang pendidikan, sedangkan perubahan pengetahuan menunjukkan kecenderungan perbedaan. Wawancara memperkuat bahwa pendekatan partisipatif dan praktik langsung meningkatkan pemahaman aplikatif, meskipun tidak tercermin dalam skor posttest. Temuan menunjukkan bahwa regulasi hukum dapat diinternalisasi secara sosial melalui edukasi kontekstual, namun tantangan kognitif seperti beban informasi dan disonansi nilai memengaruhi transfer pengetahuan. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi edukasi berbasis pengalaman, visual, dan naratif untuk mengoptimalkan efektivitas. Kegiatan ini memberikan rekomendasi berupa penguatan peran kader, adaptasi metode penyuluhan, serta penyusunan instrumen evaluasi multidimensional sebagai pendekatan berkelanjutan dalam implementasi regulasi kesehatan dan penanggulangan stunting. Kata kunci : Stunting, MP-ASI, Edukasi berbasis regulasi, Pemberdayaan masyarakat, Kesehatan anak