Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Ekonomi

Analisa Peranan Retribusi Izin Gangguan (HINDER ORDONANTIE/HO) Sebagai Keuangan Pemerintah Kota Pekanbaru Eka Ai-mas Pailis; Darmayuda '; Nobel Aqualdo
Jurnal Ekonomi Vol 18, No 02 (2010)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.551 KB) | DOI: 10.31258/je.18.02.p.%p

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada Bulan November 2004 sampai Februari 2005 di KotaPekanbaru dengan tuj'uan untuk mengetahui besarnya peranan retribusi izingangguan sebagai salah satu sumber pendapatan keuangan daerah di KotaPekanbaru dan memotret usaha serta upaya yang dilakukan pemerintah daerahdalam meningkatkan pendapatan keuangan daerah khususnya sektor retribusidaerah.Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode deskriptif dan kuantitatifsedangkan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primeryaitu hasil wawancara dengan Kepala Bagian Perkotaan Pemko Pekanbaru danKepala Badan Penanggulangan Dampak Lingkungan Hidup (BAPEDALDA) KotaPekanbaru sedangkan data sekunder yaitu Penerimaan Kota Pekanbaru dari DinasPendapatan Daerah Kota Pekanbaru dan Pekanbaru dalam Angka tahun 2003Badan Pusat Statistik Provinsi Riau.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa nilai koefisien regresi untuk X sebesar12,871 artinya apabila terjadi peningkatan penerimaan retribusi izin gangguansebesar 1 unit maka akan meningkatkan PAD Kota Pekanbaru sebesar 12,871rupiah. Kemudian dilihat dari angka elastisitas bahwa jumlah retribusi izingangguan di Kota Pekanbaru adalah sebesar 0,45. Artinya apabila terjadi kenaikanJumlah penerimaan retribusi izin gangguan sebesar 1% maka Jumlah PAD KotaPekanbaru akan meningkat sebesar 0,45%.
POTENSI PENERIMAAN PAJAK MINERAL BUKAN LOGAM DAN BATUAN DI KABUPATEN ROKAN HULU TAHUN 2007-2012 Nobel Aqualdo
Jurnal Ekonomi Vol 21, No 03 (2013)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.182 KB) | DOI: 10.31258/je.21.03.p.%p

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau pada tahun2012. Penelitian bertujuan untuk mengetahui besarnya potensi penerimaan pajakmineral bukan logam dan batuan di kabupaten ini, khususnya untuk komoditipasir dan kerikil yang merupakan satu-satunya bahan mineral bukan logam danbatuan yang dikelola oleh Kabupaten Rokan Hulu. Metoda dalam penentuantarget penerimaan yang selama ini diterapkan dirasakan tidak mencerminkankondisi nyata di lapangan karena hanya ditentukan berdasarkan realisasipenerimaan tahun sebelumnya. Penentuan potensi penerimaan dalam penelitianini telah mempertimbangkan jumlah pengusaha yang memiliki IUP, kemampuanproduksi setiap kuari dan pengenaan pajak yang telah sesuai dengan hargastandar komoditi dan tariff pajak yang berlaku, sehingga potensi penerimaanpajak yang diperoleh dapat mencerminkan kondisi nyata dilapangan. Hasilpenelitian menunjukkan selama tahun yang diteliti terdapat perbedaan diantarapotensi penerimaan dengan target yang ditetapkan selama ini.Kata kunci : Potensi penerimaan, pajak mineral bukan logam dan batuan,realisasi penerimaan pajak, target penerimaan
Penyeimbangan Lingkungan Akibat Pencemaran Karbon Yang Ditimbulkan Industri Warung Internet Di Kota Pekanbaru Nobel Aqualdo; Eriyati '; Toti Indrawati
Jurnal Ekonomi Vol 20, No 03 (2012)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.046 KB) | DOI: 10.31258/je.20.03.p.%p

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kota Pekanbaru, bertujuan untuk mengukur kebutuhan pohon yang perlu ditanam untuk menyeimbangkan lingkungan akibat pencemaran karbondioksida yang ditimbulkan oleh aktivitas industry warung internet (warnet), khususnya penyalaan komputer di warnet-warnet pada 3 kecamatan yang dijadikan sampel, Kecamatan Tampan, Kecamatan Sukajadi, dan Kecamatan Tenayan Raya. Dari penelitian terdahulu diketahui bahwa penyalaan komputer selama 100 jam akan menghasilkan emisi karbondioksida sebanyak 9 kg. Hasil analisis menemukan bahwa untuk menyeimbangkan lingkungan akibat pencemaran karbon dari industry warnet ini memerlukan penanaman sebanyak 24 pohon Trembesi di Kecamatan Tampan, 12 pohon Trembesi di Kecamatan Sukajadi, dan 4 pohon Trembesi di Kecamatan Tenayan Raya.  
Nilai Ekonomi Lingkungan Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Objek Wisata Air Panas Pawan Di Kabupaten Rokan Hulu ( Pendekatan Biaya Perjalanan ) Hendro Ekwarso; Nobel Aqualdo; Sutrisno '
Jurnal Ekonomi Vol 18, No 03 (2010)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.647 KB) | DOI: 10.31258/je.18.03.p.%p

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada objek wisata Air Panas Pawan di Kabupaten Rokan Hulu untukmengetahui nilai ekonomi lingkungan dan melihat pengaruh pendapatan, biaya perjalanan, danpersepsi responden terhadap permintaan / jumlah kunjungan pada objek wisata Air Panas Pawan.Dalam penelitian ini mengambil sampel sebanyak 100 responden pengunjung pada objek wisata AirPanas Pawan. Metode analisa data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metodedeskriptif dan kuantitatif. Analisa kuantitatif dilakukan dengan menggunakan persamaan regresi linearberganda terhadap data yang dikumpulkan dalam bentuk angka-angka yang ditabulasi dalam bentuktabel kemudian dibahas dengan metode deskriptif.Berdasarkan hasil perhitungan, nilai ekonomi lingkungan dari objek wisata Air Panas Pawan denganpendekatan biaya perjalan sebesar Rp581.225.840,-. Dari hasil analisis, angka koefisien darivariabel-variabel yang mempengaruhi jumlah kunjungan pada objek wisata Air Panas Pawan adalahpendapatan (X1)sebesar -0.103 , biaya perjalanan (X2) sebesar -1.077, dan persepsi responden (X3)sebesar 0.259. kemudian dari hasil penelitian juga dapat diketahui pengujian simultan (serempak)menunjukkan ada pengaruh yang signifikan, dimana pendapatan, biaya perjalanan, dan persepsiresponden mempunyai pengaruh secara nyata terhadap jumlah kunjungan pada objek wisata AirPanas Pawan. Hal ini ditunjukkan dari hasil pengujian F hitung (97,609) > F tabel (2,68). Dari hasilpengujian parsial, hanya variabel biaya perjalanan yang mempunyai pengaruh secara nyata terhadapjumlah kunjungan.Dari hasil analisis data yang sesuai dengan uji,. Menunjukkan bahwa secara keseluruhan pengaruhpendapatan, biaya perjalanan, dan persepsi responden terhadap jumlah kunjungan pada objek wisataAir Panas Pawan adalah 75,3%, sedangkan 24,7% jumlah kunjungan dipengaruhi oleh faktor lainyang tidak dibahas dalam penelitian.