Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SIMULASI SMART HOME MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER Prayitno, Ragiel Hadi; Yakti, Bayu Kumoro
Jurnal Ilmiah Informatika Komputer Vol 25, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/ik.2020.v25i2.2577

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat menyebabkan terjadinya banyak perubahan dalam segala bidang. Salah satu bidang yang mengalami perubahan adalah bidang industri. Saat ini, industri berlomba untuk merancang perangkat elektronik yang dapat dikomunikasikan melalui jaringan internet. Sektor industri memanfaatkan konsep Internet of Things (IoT). IoT sendiri digunakan dalam manfaat komunikasi antar alat dan monitoring. Berdasarkan hal itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah perancangan smart home dengan menggunakan simulator cisco packet tracer. Penelitian ini terdiri dari dua tahap diantaranya : desain smart home dan pengujian dengan simulator cisco packet tracer. Peneliti membuat sebuah rancangan smart home dengan 3 komponen utama yaitu pintu, kipas angin dan monitoring camera. Ketiga komponen tersebut masing – masing memiliki protocol yang berbeda. Hasil dari pengujian menunjukan bahwa protocol smart home yang dirancang dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rules yang telah ditentukan.
IMPLEMENTASI NAT IPv4 DENGAN NETWORK AUTOMATION PADA CISCO ROUTER Prayitno, Ragiel Hadi; Yakti, Bayu Kumoro
UG Journal Vol 14, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi khususnya dalam bidang komunikasi melalui jaringan komputer mengalami peningkatan yang sangat pesat. Komunikasi antar komputer dapat dilakukan dengan mudah dan cepat sehingga dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi yang menghasilkan produktifitas yang tinggi. Perusahaan – perusahaan yang bergerak dalam bidang komunikasi memiliki banyak perangkat jaringan yang saling terintegrasi antara jaringan lokal dan jaringan internet. Untuk dapat mengintegrasikan jaringan lokal dengan internet dibutuhkan services NAT, sedangkan dengan banyaknya perangkat jaringan dapat memakan waktu yang lama pada proses konfigurasi dan perawatan perangkat. Network automation merupakan salah satu solusi untuk menghindari masalah tersebut. Penelitian ini membuat sebuah network automation untuk konfigurasi ip address, dhcp server dan NAT. Perancangan aplikasi menggunakan metode waterfall dan bahasa pemrograman python. Sedangkan untuk implementasi sistem aplikasi menggunakan simulator GNS3. Hasil dari ujicoba sistem aplikasi menunjukkan bahwa aplikasi yang telah dibuat dapat berfungsi sesuai dengan skenario yang ada yaitu jaringan lokal dapat berkomunikasi dengan jaringan internet.
Desain Purwarupa dan Konsep Pemanfaatan IoT pada Sistem Kamar Otomatis Bayu Kumoro Yakti; Ragiel Hadi Prayitno; Sugeng Santoso
CogITo Smart Journal Vol 5, No 2 (2019): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (971.304 KB) | DOI: 10.31154/cogito.v5i2.173.148-158

Abstract

Dengan meningkatnya perkembangan teknologi, pengguna teknologi dapat mencapai berbagai hal dengan kecepatan yang jauh lebih cepat. Pengguna dapat memiliki satu tombol akses ke sejumlah besar informasi karena kemampuan komputer dan Internet. Internet of Things (IoT) adalah sebuah visi di mana Internet meluas ke dalam kehidupan kita sehari-hari melalui jaringan nirkabel benda-benda yang dapat diidentifikasi secara unik. Menggunakan nodeMCU ESP8266, sistem otomatis dapat dibuat. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat perangkat yang dapat membuat pengguna nyaman secara otomatis atau manual. Perangkat juga dapat dialirkan di web untuk tujuan keamanan. Perangkat yang dibuat dalam penelitian ini menggunakan sensor asap dan suhu. Servo yang terhubung ke jendela dan pintu digunakan untuk membuat ruangan memiliki suhu yang nyaman. Untuk mengontrol perangkat dari jarak jauh, sebuah saklar digunakan untuk mengaktifkan berbagai hal di dalam ruangan. Kata kunci— Otomatis, Manual, Mikrokontroler, nodeMCU, Sensor
Perbandingan Dan Analisa Gambar Pada Steganografi Berdasarkan MSE Dan PSNR Bayu Kumoro Yakti; Ragiel Hadi Prayitno
ICIT Journal Vol 6 No 2 (2020): ICIT JOURNAL
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.742 KB) | DOI: 10.33050/icit.v6i2.1105

Abstract

Gambar digital adalah gambar dalam bentuk format digital atau media digital seperti hard drive. Gambar digital yang terdiri dari bit (0 atau 1) disebut piksel dan memiliki kapasitas tinggi untuk menyimpan data dan informasi. Keamanan merupakan hal yang penting terutama pada saat mengirim dari data dari satu tempat ke tempat lain. Salah satu cara mengamankan data adalah melalui steganografi. Steganografi merupakan teknik yang digunakan untuk menyembunyikan keberadaan informasi rahasia di dalam suatu objek. Teknik Steganografi menutup dengan sempurna pesan rahasia dalam gambar pembawa dengan keamanan tingkat tinggi. Informasi dan data akan dimanipulasi sehingga tidak dapat dideteksi oleh mata manusia. Format gambar mempengaruhi hasil gambar steganografi. Penelitian ini membandingkan dan menganalisa hasil pengolahan steganografi pada berbagai format gambar digital yang meliputi BMP, PNG, JPEG, dan GIF. Output steganografi yang akan dianalisis adalah MSE dan PSNR. Gambar sampul akan dikonversi menjadi grayscale dengan pesan rahasia berjumlah 58 karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa format GIF adalah hasil terbaik dengan MSE = 8.697 * 10-4 dan PSNR = 78.7369.
PERANCANGAN ANTARMUKA PENGENALAN OBJEK MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK XILINX ISE DESIGN SUITE VERSI 14.5 Ragiel Hadi Prayitno; Ary Bima Kurniawan; Antonius Irianto
Journal Sensi: Strategic of Education in Information System Vol 4 No 1 (2018): Journal Sensi
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.11 KB) | DOI: 10.33050/sensi.v4i1.719

Abstract

Pengenalan citra (Image Recognition) banyak digunakan dalam berbagai hal, baik dalam bidang industri, kedokteran, keamanan dan lain sebagainya. Pengenalan citra/objek memiliki tingkat kebutuhan yang besar. Penerapan antarmuka ini memerlukan sistem yang mempunyai kecepatan yang tinggi dalam prosesnya. Namun dalam penerapan antarmukanya sistem berbasis perangkat keras memiliki kecepatan proses yang lebih tinggi, dibandingkan dengan sistem berbasis perangkat lunak. Penelitian ini membuat rancangan antarmuka perangkat keras untuk sistem pengenalan objek dengan menggunakan modul kamera OmniVision (OV) 7670. Penelitian ini memiliki 3 komponen utama yaitu modul kamera ov7670, antarmuka kamera dan monitor. Hasil penelitian menghasilkan susunan blok – blok antarmuka modul kamera ov7670 yang dapat berjalan sesuai dengan fungsinya masing – masing. Susunan blok yang dirancang terdiri dari top_level, freq_divider, debounce, ov7670_capture, vga_pll, ov7670_controller, frame_buffer, adress_generator, RGB, dan VGA. Dalam penelitian ini secara umum hasil sintesis dapat diterjemahkan kedalam bentuk skematik.
Perbandingan Metode Steganografi Berdasarkan Waktu, Kualitas dan Ukuran Gambar Bayu Kumoro Yakti; Ragiel Hadi Prayitno; Fauziah Fauziah
ICIT Journal Vol 8 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.116 KB) | DOI: 10.33050/icit.v8i2.2409

Abstract

Citra digital adalah citra dalam bentuk format digital atau media digital seperti harddisk. Citra digital terdiri dari bit (0 atau 1) yang disebut piksel dan memiliki kapasitas yang tinggi untukmenyimpan data dan informasi. Teknik steganografi berusaha menyembunyikan keberadaan data yang bersifat rahasia. Teknik Steganografi yang sempurna dapat menyisipkan pesanrahasia dalam gambar sampul dengan keamanan tingkat tinggi. Informasi, data atau pesan rahaisa tersebut akan dimanipulasi sehingga tidak dapat dideteksi oleh mata manusia. LeastSignificant Bit (LSB), Pixel Value Differencing (PVD), dan Chinese Remainder Theorem (CRT) merupakan metode yang dilakukan pada penelitian ini. Penelitian ini membandingkan metodetersebut dengan 3 parameter yaitu: Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) untuk melihat nilai perbandingan gambar stego (gambar yang sudah disisipkan) dan gambar sampul, waktu prosespada setiap metode dan ukuran gambar stego dan gambar asli. Setiap metode akan menggunakan gambar yang sama dengan tiga resolusi berbeda yaitu 640x480, 800x600, 1280x720. Ketiga resolusi tersebut, masing-masing metode akan menggunakan PSNR sebagai keluaran dari penelitian ini. Hasil percobaan menunjukkan bahwa metode LSB memiliki hasilterbaik pada tiga resolusi pertama. Kata Kunci— Penyembunyian Informasi, PSNR, Resolusi, Steganografi
Implementation of Steganographic Algorithm Pixel Value Difference (PVD) Method Using Matlab Bayu Kumoro Yakti; Ragiel Hadi Prayitno; Sunny Arief Sudiro
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 19 No. 4 (2020): Jurnal Ilmiah Komputasi Volume: 19 No. 4, Desember 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.19.4.357

Abstract

Gambar digital adalah gambar dalam bentuk format digital atau media digital seperti hard drive. Gambar digital yang terdiri dari bit (0 atau 1) disebut piksel dan memiliki kapasitas yang tinggi untuk menyimpan data dan informasi. Keamanan itu penting, terutama saat mengirim data dari satu tempat ke tempat lain. Salah satu cara untuk mengamankan data adalah melalui steganografi. Steganografi adalah teknik yang digunakan untuk menyembunyikan keberadaan informasi rahasia di dalam suatu objek. Teknik Steganografi dengan sempurna menutup pesan rahasia dalam gambar pembawa keamanan tinggi. Informasi dan data akan dimanipulasi sehingga tidak dapat dideteksi oleh mata manusia. Teknik Pixel Value Differences (PVD) merupakan salah satu metode steganografi. Metode ini menyisipkan pesan rahasia berdasarkan perbedaan bit antara dua piksel yang bertetangga. Pesan rahasia dalam bentuk teks akan disemprotkan ke gambar sampul grayscale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan yang berjumlah 6 karakter dan 37 karakter memiliki hasil: 0,0459 untuk MSE dan 61,5113 untuk PSNR (6 karakter) dan 0,4099 untuk MSE dan 52.004 untuk PSNR (37 karakter). Abstract Digital images are images in the form of digital formats or digital media such as hard drives. Digital images consisting of bits (0 or 1) are called pixels and have a high capacity to store data and information. Security is important, especially when sending data from one place to another. One way to secure data is through steganography. Steganography is a technique used to hide the existence of confidential information inside an object. The Steganography Technique perfectly closes the secret message in a high-security carrier image. Information and data will be manipulated so that it cannot be detected by the human eye. Pixel Value Differences (PVD) technique is a method of steganography. The method inserts a secret message based on bit differences between two neighboring pixels. Secret messages in the form of text will be sprayed onto the grayscale cover image. The results showed that the messages amounted to 6 characters and 37 characters had results: 0.0459 for MSE and 61.5113 for PSNR (6 characters) and 0.4099 for MSE and 52.004 for PSNR (37 characters).
PROTOTIPE SISTEM PEMADAM API MENGGUNAKAN RASPBERRY PI DENGAN NOTIFIKASI WHATSAPP Fauziah Fauziah; Ragiel Hadi Prayitno; Bayu Kumoro Yakti; Ary Bima Kurniawan
Jurnal Ilmiah Informatika Komputer Vol 27, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/ik.2022.v27i3.7761

Abstract

Kebakaran sering terjadi di Indonesia karena faktor manusia dan alam. Banyak kejadian kebakaran dengan korban jiwa yang disebabkan oleh kurangnya keamanan dan lambatnya sistem keselamatan jika terjadi kebakaran. Dengan mengembangkan dan menggunakan teknologi Industri 4.0, masyarakat dapat memungkinkan proteksi kebakaran secara inovatif. Oleh karena itu, penelitian merancang alat pemadam kebakaran yang dapat mendeteksi api dan mengirimkan notifikasi melalui media WhatsApp kepada petugas kebakaran, yang diimplementasikan dalam bentuk prototipe menggunakan mini komputer yaitu Raspberry PI. Penelitian ini melakukan tiga tahapan, yaitu tahap desain rangkaian, implementasi rangkaian dan pengujian sistem. Sensor yang digunakan yaitu sensor UV-Tron TPA81 dan flame sensor. Saat UV-Tron mendeteksi api, servo bergerak untuk mencari api dan mengirimkan pesan peringatan melalui WhatsApp. UV-Tron dapat mendeteksi nyala api pada balok dengan ukuran 56cm x 49cm, flame sensor dan sensor TPA81 mendeteksi posisi nyala api. Jika api yang dinyalakan lebih dari satu, alat tersebut akan bergantian memadamkan apinya setelah api sebelumnya padam. Ketika flame sensor mendeteksi api, maka akan mengaktifkan pompa secara otomatis dan mengedarkan tekanan air hingga sensor tidak lagi mendeteksi api. Pengguna akan diberitahu melalui WhatsApp ketika api terdeteksi dan padam.
Cipher Transposisi Menggunakan Indeks Pemetaan sebagai Kunci Bayu Yakti; Ragiel Hadi Prayitno; Fauziah
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 22 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Komputasi : Vol. 22 No 2, Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.22.2.3364

Abstract

Keamanan data merupakan salah satu hal yang membutuhkan perhatian khusus agar privasi data tetap terjaga. Salah satu solusi yang dapat menangani keamanan data adalah cipher transposisi. Penelitian ini menjelaskan metode cipher transposisi yang memiliki algoritma sederhana, dimana setiap masukan dari enkripsi dan dekripsi adalah data dan kunci. Kunci pada metode yang dilakukan adalah indeks pemetaan. Indeks pemetaan sebagai kunci merupakan salah satu metode dalam transposisi cipher. Indeks pemetaan menggunakan matriks 8x8 dan ditransposisi dengan pola zig-zag yang menghasilkan 64 kunci dalam sebuah vektor. Panjang data masukan bervariasi dan selalu menggunakan kunci yang sama. Metode dalam penelitian diterapkan pada perangkat lunak MATLAB. Penelitian menggunakan jumlah data masukan masing-masing 8-bit, 64-bit, 129-bit, 351-bit sampai dengan 500 juta-bit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses tercepat adalah 64-bit yaitu 0,0014 detik untuk enkripsi dan 0,0016 detik untuk dekripsi. Hasil proses terlama adalah 500 juta-bit yaitu 76,5297 detik untuk enkripsi dan 54,8092 detik untuk dekripsi.
Classify Tomato Fruit Images Using Convolutional Neural Network (CNN) Method Fauziah Fauziah; Bayu Kumoro Yakti; Ragiel Hadi Prayitno; Tjahjo Dwi Nurti; Nur Azizah
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal Vol 17 No 1 (2024): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/ccit.v17i1.3072

Abstract

The agricultural and forestry product processing industry is developing very rapidly. The stage in the process of processing plant products is selecting products according to their quality, for example fruit ripeness. The process of selecting agricultural and horticultural products is often largely based on human perception of the color composition of fruit images (manual selection). The weakness of manual fruit classification is greatly influenced by the subjectivity of the classifier. To reduce subjectivity and manual methods, a Convolutional Neural Network (CNN) deep learning method is needed. Tomatoes are chosen for image classification based on color diversity, aiding accurate recognition through distinct ripeness variations. The aim of this research is to detect and recognize tomato images and determine its accuracy value by applying the CNN Deep Learning method. The first stage is preparing the required tomato image data set. The second stage is preprocessing and sorting the tomato image. The third stage is model formation and system training. The last is to carry out system testing. This research uses 14 tomato images which are used as testing data from 56 tomato images used in the training dataset. Testing tomatoes produces an average data testing accuracy value of 97%.