Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi pada Masyarakat Baduy-Banten dalam Upaya Pencegahan Covid-19 di Seluruh Lapisan Bumi (SEBUMI) Desmawati Desmawati; Agustina Agustina; Dora Samaria; Ritanti Ritanti; Lina Ayu Marcelina
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol 4, No 3 (2022): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v4i3.370

Abstract

The community service activity "Everyone and Everywhere Prevents COVID-19" was carried out on Saturday-Sunday 28-29 May 2022, which was attended by 30 Baduy Lewi Damar communities, Serang Banten. The activity was carried out through several stages, namely: opening, pretest implementation before health counseling, counseling and presentation of health materials on Covid-19, discussion and question and answer sessions, posttest implementation, distribution of leaflets, and closing. This service activity has succeeded in providing understanding to the Baduy community, especially the Lewi Damar area, Serang, Banten regarding Covid-19, the importance of preventing Covid-19, and implementing health in the new normal era of the Covid-19 pandemic. The results of distributing the questionnaires showed that the increase in knowledge after education regarding the prevention of Covid-19 in the Baduy Lewi Damar community, Serang Banten.
Efektifitas Program Pendidikan Kesehatan Terhadap Durasi Persalinan Pada Ibu Bersalin Spontan Desmawati Desmawati; Agustina Agustina
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 04 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v8i04.410

Abstract

Durasi persalinan adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk persalinan normal. Persalinan lama (macet) akan berdampak buruk untuk ibu dan janin. Program pendidikan holistik dibutuhkan dalam rangka mencegah persalinan lama dan ibu bisa bersalin secara spontan. Program pendidikan kesehatan bertujuan supaya waktu persalinan menjadi lebih pendek pada fase latent, fase aktif dan kala dua persalinan. Studi ini adalah rancangan quasi experimental dengan melibatkan 54 ibu bersalin spontan (n=27 pada kelompok kontrol) dan (n=27 pada kelompok intervensi). Durasi persalinan diukur dalam menit. Program ini diberikan sejak ibu hamil 36-37 minggu sampai ibu melahirkan spontan (tidak seksio sesaria) dengan metode pengajaran holistik, demonstrasi, follow up ibu via telepon setiap hari sampai masuk ruang bersalin dan observasi durasi persalinan di ruang bersalin. T-test digunakan untuk menganalisa data penelitian ini. Hasil; Ada pengaruh yang signifikan program pendidikan holistik terhadap durasi persalinan kala 2 pada bersalin spontan di kelompok intervensi (t= 4.152, p =0.000) dibanding dengan kelompok kontrol. Namun tidak ada perbedaan yang signifikan antara durasi persalinan pada fase latent (t=0.88, p=0.383) dan fase aktif (t=0.358, p=0.722) antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Luaran penelitian membuktikan program ini bisa diterapkan ditatanan praktek pelayanan kesehatan dalam mempersingkat durasi persalinan kala dua.
Analisis Perbedaan Konsumsi Gizi Seimbang Sebelum dan pada Masa Covid-19 pada Remaja Agustina Agustina; Fathinah Ranggauni Hardy; Terry Y.R. Pristya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 1 (2021): JIKM Vol. 13, Edisi 1, Februari 2021
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v13i1.158

Abstract

Abstrak Latar belakang: COVID-19 merupakan salah satu penyakit menular berbahaya menyerang semua orang, termasuk remaja dengan tingkat imunitas rendah. Konsumsi gizi seimbang merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesehatan dan imunitas tubuh. Tujuan mendapatkan informasi tentang perbedaan konsumsi gizi seimbang sebelum dan saat Covid-19 pada remaja. Metode: Desain kuantitatif, pendekatan deskritif komparatif, sampel 107, siswa SMKN 1 Cikulur Banten, pengumpulan data dengan kuesioner, bulan November 2020, analisa data dengan uji Mc Nemar, nilai signifikansi <0,05. Hasil: Ada perbedaan sebelum dan saat covid-19 pada praktik mencuci tangan (P Value 0.000), frekuensi makan 3 kali sehari (P Value 0.021), sarapan (P Value 0.000), konsumsi sayur dan buah (P Value 0.000), membawa bekal bila bepergian (P Value 0.001), konsumsi makanan cepat saji, manis, asin dan berlemak (P Value 0.000), aktifitas fisik (P Value 0.013). Tidak ada perbedaan sebelum dan saat Covid-19 terhadap konsumsi lauk hewani (P Value 0.188) dan minum 8 gelas dalam sehari (P value 0.263) Kesimpulan: Ada perbedaan konsumsi gizi seimbang sebelum dan pada masa Covid-19, kecuali variabel konsumsi lauk hewani dan minum 8 gelas dalam sehari. Dengan penelitian ini disarankan adanya edukasi perihal pentingnya mencuci tangan dengan sabun, dan konsumsi gizi seimbang dalam kegiatan sehari-hari, untuk membangun tubuh sehat dan imunitas tinggi, agar terhindar dari penularan Covid-19. Analysis of Differences in Balanced Nutrition Consumption Before and The Time of Covid In Adolescents Abstract Background: COVID-19 is a dangerous infectious disease that attacks everyone, including adolescents with low immunity levels. Consumption of balanced nutrition is one way to improve health and immunity.The aim of this study was obtain information about the differences in the consumption of balanced nutrition before and during Covid-19 in adolescents. Methods: Quantitative design, comparative descriptive approach, 107 samples, students of SMKN 1 Cikulur Banten, data collection using a questionnaire, November 2020, data analysis using the Mc Nemar test, significance value <0.05. Results: There was a difference before and during covid-19 in the practice of washing hands (P value 0.000, frequency of eating 3 times a day (P value 0.021), breakfast (P value 0.000), consumption of vegetables and fruit (P value 0.000), bringing supplies when traveling (P Value 0.001), consumption of fast food, sweet, salty and fatty food (P Value 0.000), physical activity (P Value 0.013). There is no difference before and during Covid-19 on consumption of animal protein (P Value 0.188) and drink 8 glasses per day (P value 0.263) Conclusion: There are differences in the consumption of balanced nutrition before and during the Covid-19 period, except for the variables, consumption of animal protein and drinking 8 glasses a day. Through this research, it is recommended to deliver education about the importance of washing hands with soap, also consumption of balanced nutrition in daily activities, to build a healthy body and high immunity, so as to avoid Covid-19 transmission.