Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peran Komunikasi Terpadu dalam Membangun Loyalitas Konsumen Ayu Larasati; Nani Cahyani; Franky P. Roring; Heriyanti Heriyanti; Lianda Rachmadany
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i9.7001

Abstract

Di era persaingan pasar yang semakin kompleks dan dinamis, loyalitas konsumen telah menjadi aset kritis bagi kelangsungan hidup dan pertumbuhan bisnis. Namun, tantangan utama yang dihadapi perusahaan adalah fragmentasi saluran komunikasi dan ketidakkonsistenan pesan yang dapat melemahkan identitas merek serta mengurangi efektivitas upaya pemasaran dalam membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran komunikasi pemasaran terpadu dalam membangun loyalitas konsumen yang berkelanjutan. Komunikasi pemasaran terpadu (Integrated Marketing Communications/IMC) merupakan pendekatan strategis yang menyatukan berbagai bentuk komunikasi, termasuk iklan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, pemasaran langsung, serta media digital, dengan tujuan menyampaikan pesan merek yang konsisten dan sinergis kepada konsumen. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga pada penciptaan pengalaman merek yang kohesif dan relevan. Loyalitas konsumen sendiri menjadi aspek krusial dalam mempertahankan keberlangsungan bisnis di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Konsumen yang loyal cenderung memiliki kecenderungan untuk melakukan pembelian berulang, menunjukkan komitmen terhadap merek, dan bahkan secara sukarela merekomendasikan produk atau layanan kepada orang lain. Berdasarkan hasil kajian, ditemukan bahwa penerapan komunikasi pemasaran terpadu secara efektif mampu meningkatkan kesadaran merek (brand awareness), memperkuat citra dan persepsi merek di benak konsumen, serta membangun hubungan emosional yang kuat antara merek dan konsumen. Faktor-faktor ini secara langsung maupun tidak langsung memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan dan penguatan loyalitas konsumen dalam jangka panjang.
Analisis Multi-Dimensi Dampak Ekonomi, Perilaku Konsumsi, dan Risiko Sosial Penggunaan Paylater di Indonesia Muhamad Muslih; Sri Redjeki; Gerry Firmansyah; Ayu Larasati
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i10.7083

Abstract

Layanan paylater telah menjadi fenomena signifikan dalam ekosistem keuangan digital Indonesia, menawarkan kemudahan akses pembiayaan konsumen namun sekaligus menimbulkan kekhawatiran terkait dampak multi-dimensinya. Lonjakan outstanding utang paylater yang mencapai Rp30,36 triliun pada 2024 dan tingginya angka impulse buying (6,4%) menunjukkan urgensi analisis komprehensif terhadap layanan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak multi-dimensi layanan paylater terhadap pertumbuhan ekonomi, perilaku konsumsi, dan risiko sosial di Indonesia, serta mengkaji implikasi regulasi dan literasi keuangan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur sistematis, penelitian ini mengintegrasikan temuan dari jurnal akademik, laporan resmi, dan data industri yang diterbitkan pada periode 2019 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan paylater secara signifikan meningkatkan daya beli konsumen dan mendorong pertumbuhan pesat transaksi e- commerce. Namun, kemudahan yang ditawarkan paylater juga meningkatkan kecenderungan impulse buying dan perilaku konsumtif, terutama di kalangan generasi muda. Perubahan perilaku ini, apabila tidak diimbangi dengan literasi keuangan yang memadai, berpotensi menimbulkan utang rumah tangga yang tidak terkendali dan mengancam stabilitas keuangan nasional. Studi ini menegaskan pentingnya regulasi yang ketat dan edukasi keuangan yang komprehensif untuk memitigasi risiko tersebut. Penguatan kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan lembaga pendidikan direkomendasikan agar manfaat paylater dapat dioptimalkan sekaligus meminimalisir dampak negatifnya bagi konsumen dan sistem keuangan.
Pengaruh Pemasaran Media Sosial Terhadap Kesadaran Merek dan Loyalitas Merek Pada Generasi Milenial Ayu Larasati; Juandanilsyah Juandanilsyah
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i10.7084

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah mengubah lanskap pemasaran modern, di mana media sosial muncul sebagai platform utama dalam strategi pemasaran digital, khususnya dalam menjangkau generasi milenial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemasaran media sosial terhadap kesadaran merek dan loyalitas merek pada generasi milenial. Seiring dengan berkembangnya media sosial sebagai platform pemasaran utama, pemahaman mengenai bagaimana elemen-elemen strategisnya memengaruhi persepsi dan perilaku konsumen muda menjadi semakin penting. Fokus penelitian ini mencakup bagaimana konten yang menarik, kolaborasi dengan influencer, serta fitur interaktif dapat meningkatkan pengenalan merek dan loyalitas konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei online terhadap 200 responden generasi milenial yang aktif menggunakan media sosial. Data dianalisis menggunakan teknik analisis regresi berganda dan uji mediasi untuk menguji hubungan antar variabel Pemasaran media sosial efektif dalam membangun kesadaran merek dan loyalitas merek pada generasi milenial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran merek. Konten yang menarik, kolaborasi dengan influencer, serta fitur interaktif terbukti mampu meningkatkan pengenalan merek dalam benak konsumen. Kesadaran merek juga berperan sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara pemasaran media sosial dan loyalitas merek. Strategi pemasaran media sosial efektif dalam membangun kesadaran merek dan loyalitas merek pada generasi milenial. Perusahaan disarankan untuk memfokuskan upaya pemasaran digital pada peningkatan kesadaran merek terlebih dahulu, dengan mengoptimalkan konten yang menarik dan interaktif serta memanfaatkan kolaborasi influencer untuk mencapai loyalitas jangka panjang.