Djurwati Soepeno
Universitas Sam Ratulangi Manado

Published : 28 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL LPPM BIDANG EKOSOSBUDKUM

PKM KELOMPOK IBU RUMAH TANGGA (IRT) DI KELURAHAN PANIKI BAWAH KECAMATAN MAPANGET Palandeng, Indrie D; Tumbel, Altje; Tielung, Maria; Soepeno, Djurwati
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kegiatan PKM yang dilaksanan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado, dengan target Ibu Rumah Tangga (IRT). Tujuan dari kegiatan PKM ini untuk menambah pemahaman, pelatihan dan pendampingan kepada IRT mengenai motivasi untuk berwirausaha, pengembangan usaha, dan manajemen usaha. Kelurahan Paniki bawah terletak di pada ketinggian kurang lebih 65 meter di atas permukaan laut dan merupakan suatu hamparan perkebunan yang cukup rata. IRT merupakan pekerjaan yang mulia, namun tingkat kesejahteraan keluarga akan meningkat apabila suami istri memiliki pendapatan yang akan menunjang ekonomi keluarga. Dengan demikian kegiatan PKM ini dilaksanakan berupa sosialisasi mengenai wirausaha dan pengembangan usaha dalam kegiatan IRT yang ada di Kelurahan Panili Bawah. Sosialisasi ini diselenggarakan telah disesuaikan dengan permasalahan kebutuhan yang dihadapi IRT di Kelurahan Paniki Bawah. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tiga tahap yaitu: Pertama, pembentukan Tim, Pra survei, pembuatan tim dan proposal, koordinasi dengan mitra, serta persiapan perlengkapan yang dibutuhkan, Kedua, Pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan melalui pemberian materi dan diskusi. Ketiga, laporan dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan melihat perbandingan sebelum dan sesudah kegiatan PKM ini dilaksanakan, kemudian pembuatan laporan. Hasil dan luaran dalam kegiatan PKM ini adalah IRT yang ada di Kelurahan Paniki Bawah adalah para peserta mengalami peningkatan jiwa entrepreneur, dapat membuat perencanaan bisnis, peningkatan pemahaman mengenai strategi pemasaran yang lebih efisien melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana untuk mempromosikan penjualan. Adanya kegiatan PKM ini, maka terjadi perbaikan dalam masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan melalui wirausaha baru _____________________________________________________________________________Kata Kunci: Motivasi, Perencanaan Bisnis, Strategi Pemasaran
MANAJEMEN USAHA PRODUK KULINER DI KELURAHAN MAHAKERET BARAT KECAMATAN WENANG KOTA MANADO Soepeno, Djurwati; Palandeng, Indrie; Wangke, Sinta; Samadi, Reytty
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan TIM PKM Manajemen Usaha Produk Kuliner di Kelurahan Mahakeret Barat Kecamatan Wenang Kota Manado, melalui kerja sama dengan mitra pelaku usaha kuliner yang ada di kelurahan setempat. Tujuan Penerapan PKM ini adalah memberikan pelatihan teknik kepada kelompok penjual kuliner untuk memberikan pengetahuan manajerial tentang manajemen dan kewirausahaan, pengelolaan modal kerja dan pengembangan usaha melalui strategi pemasaran yang efektif dan efisien. Usaha kecil umumnya dapat bertahan terhadap krisis ekonomi, namun kemampuan untuk berkembang sangat penting menghadapi persaingan usaha. Sebagian besar para pengusaha kecil ataupun menengah memiliki keterbatasan baik dalam kemampuan modal, SDM, akses informasi, maupun teknologi dan sulit untuk berkembang dikarenakan kurangnya pengetahuan dalam mengembangkan usahanya. Permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam bisang kuliner adalah kemampuan manajemen yang rendah dari pemilik usaha. Pelaku usaha memiliki keterbatasan dalam mengembangkan usaha dikarenakan keterbatasan kemampuan manajerial yang dimilikinya, pengetahuan mengenai model pengembangan usaha, pengelolaan modal kerja dan memiliki semangat wirausaha yang rendah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah Pertama, tim PKM melakukan kerjasama dengan mitra usaha, kedua melakukan sosialisasi dalam bentuk ceramah, pelatihan dan pendampingan dan Ketiga, laporan dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan melihat perbandingan sebelum dan sesudah kegiatan PKM ini dilaksanakan, kemudian pembuatan laporan. Lingkup batasan penerapan IPTEKS kegiatan ini (i) berbentuk pelatihan teknik kepada masyarakat (pelaku usaha), dan (2) bertujuan memberikan pengetahuan manajerial sekaligus dan ketrampilan teknik mengembangkan usaha.Luaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah kelompok penjual kuliner yaitu peserta memiliki jiwa wirausaha yang lebih tinggi, adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan mengenai pengembangan usaha, manajemen modal usaha yang berguna untuk peningkatan pendapatan baik secara individu maupun berkelompok._____________________________________________________________________Kata Kunci: Manajemen, Modal Kerja, Strategi Pemasaran, Usaha Kuliner