Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Pembiyaan Crowdfunding Syariah Berbasis Fintech pada Aplikasi Qazwa terhadap Peningkatan Kinerja UMKM di Kota Bandung Rifa Afrillia Rosadi; Eva Misfah Bayuni; Intan Manggala Wijayanti
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.7163

Abstract

Abstract. Sharia funding and financing sources are currently experiencing development, not only at the field level but have also entered the online system for their application. One form of online-based sharia funding is fintech-based sharia crowdfunding financing on the Qazwa application. It is hoped that the existence of a financing facility from the crowdfunding fund will encourage an increase in the financial performance of MSMEs, which is one of the important business sectors in Indonesia. Based on this background, the research focus is formulated in the form of the following questions: What is the level of MSME financial performance in the city of Bandung? How is the implementation of financing through Sharia crowdfunding on the Qazwa application by MSMEs in the city of Bandung? And how does financing through Sharia crowdfunding affect the Qazwa application on the financial performance of MSMEs in the city of Bandung? The research method used is descriptive verification with a quantitative approach. The results showed that the financial performance of MSME actors and financing from crowdfunding funds on the Qazwa application had also been going well and there was an influence on the distribution of financing from sharia crowdfunding funds on the Qazwa application on the variable level of MSME financial performance in the city of Bandung of 6.4%, indicating a high level of influence is still low Abstrak. Sumber pendanaan dan pembiayaan syariah dewasa ini mengalami perkembangan, tidak hanya dalam tataran lapangan namun juga sudah memasuki sistem online pada pengaplikasiannya. Salah satu bentuk pendanaan syariah berbasis online adalah pembiayaan crowdfunding syariah berbasis fintech pada aplikasi Qazwa. Adanya fasilitas pembiayaan dari dana crowdfunding tersebyr diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja keuangan para pelaku UMKM yang menjadi salah satu sektor bisnis penting di Indonesia. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka fokus penelitian dirumuskan ke dalam bentuk pertanyaan berikut: Bagaimana tingkat kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung? Bagaimana pelaksanaan pembiayaan melalui crowdfunding Syariah pada aplikasi Qazwa oleh para UMKM di Kota Bandung? Dan bagaimana pengaruh pembiayaan melalui crowdfunding Syariah pada aplikasi Qazwa terhadap kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung? Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan pelaku UMKM dan pembiayaan dari dana crowfunding pada aplikasi Qazwa juga sudah berjalan dengan baik serta terdapat pengaruh penyaluran pembiayaan dari dana crowdfunding syariah pada aplikasi Qazwa terhadap variabel tingkat kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung sebesar 6.4% yang menunjukkan tingkat pengaruh yang masih rendah
Analisis Etika Bisnis Islam terhadap Penerapan Khiyar pada Transaksi Jual Beli Produk Pakaian di Toko Fashion Nafara Style Fathimah Az-zahra; Eva Misfah Bayuni
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 1, No. 1, Juli 2022, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.95 KB) | DOI: 10.29313/jrps.v1i1.736

Abstract

Abstract. The use of product displays are important in clothing store to create consumer interest, one of them is the Nafara Style fashion store. However, the products that are used as displays are not all directly given to consumers, there are consumers who exchange their products because the displays are not in accordance with what they wants to. The purpose of this study is to find out the theory of Khiyar in Fiqh Muamalah and the concept of Islamic Business Ethics in the provisions of Khiyar, find out the terms of product exchange applied to the Nafara Style Fashion Store, and explain the analysis of Islamic Business Ethics on the application of Khiyar in buying and selling transactions of clothing products at Nafara Style Fashion Store. The research method used is descriptive qualitative method with an empirical legal approach and the type of field research data. Sources of research data obtained from primary data and secondary data, with data collection techniques used are observation, interviews, documentation, and data triangulation (combined). Data analysis techniques by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the practice of khiyar at the Nafara Style fashion store applies three types of khiyar, namely khiyar majlis, khiyar requirements and khiyar 'aib. The implementation of the khiyar is in accordance with the legal requirements of the khiyar in Fiqh Muamalah. However, based on the analysis of Islamic Business Ethics on the application of khiyar in the store, it is not appropriate. Because the determination of khiyar is carried out unilaterally by the seller, resulting in losses for the buyer. Abstrak. Penggunaan display produk menjadi hal penting dalam sebuah toko pakaian untuk menciptakan daya tarik minat konsumen, salah satunya pada toko fashion Nafara Style. Namun produk yang dijadikan display tidak semua langsung diberikan kepada konsumen, sehingga terdapat konsumen yang menukar produknya karena tidak sesuai dengan yang diinginkannya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui teori Khiyar dalam Fiqh Muamalah dan konsep Etika Bisnis Islam dalam ketentuan Khiyar, mengetahui ketentuan penukaran produk yang diterapkan pada Toko Fashion Nafara Style, dan menjelaskan analisis Etika Bisnis Islam terhadap penerapan Khiyar pada transaksi jual beli produk pakaian di Toko Fashion Nafara Style. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan hukum empiris dan jenis data penelitian lapangan (field research). Sumber data penelitian diperoleh dari data primer dan data sekunder, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi data (gabungan). Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa praktik khiyar di toko fashion Nafara Style menerapkan tiga jenis khiyar yaitu khiyar majlis, khiyar syarat dan khiyar ‘aib. Pelaksanaan khiyar tersebut telah sesuai berdasarkan syarat sah khiyar dalam Fiqh Muamalah. Namun, berdasarkan analisis Etika Bisnis Islam terhadap penerapan khiyar di toko tersebut tidak sesuai. Karena penentuan khiyar yang dilakukan secara sepihak oleh pihak penjual, sehingga mengakibatkan kerugian bagi pihak pembeli.
Pengaruh Pembiyaan Crowdfunding Syariah pada Aplikasi Qazwa terhadap Peningkatan Kinerja UMKM Bandung Rifa Afrilia Rosadi; Eva Misfah Bayuni; Intan Manggala Wijayanti
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 2, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v2i1.2265

Abstract

Abstract. Sharia funding and financing sources are currently experiencing development, One form of online-based sharia funding is fintech-based sharia crowdfunding financing on the Qazwa application. It is hoped that the existence of a financing facility from the crowdfunding fund will encourage an increase in the financial performance of MSMEs, which is one of the important business sectors in Indonesia. Based on this background, the research focus is formulated in the form of the following questions: What is the level of MSME financial performance in the city of Bandung? How is the implementation of financing through Sharia crowdfunding on the Qazwa application by MSMEs in the city of Bandung? And how does financing through Sharia crowdfunding affect the Qazwa application on the financial performance of MSMEs in the city of Bandung? The research method used is descriptive verification with a quantitative approach. The results showed that the financial performance of MSME actors and financing from crowdfunding funds on the Qazwa application had also been going well and there was an influence on the distribution of financing from sharia crowdfunding funds on the Qazwa application on the variable level of MSME financial performance in the city of Bandung of 6.4%, indicating a high level of influence is still low. Abstrak. Sumber pendanaan dan pembiayaan syariah dewasa ini mengalami perkembangan. Salah satu bentuk pendanaan syariah berbasis online adalah pembiayaan crowdfunding syariah berbasis fintech pada aplikasi Qazwa. Adanya fasilitas pembiayaan dari dana crowdfunding tersebyr diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja keuangan para pelaku UMKM yang menjadi salah satu sektor bisnis penting di Indonesia. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka fokus penelitian dirumuskan ke dalam bentuk pertanyaan berikut: Bagaimana tingkat kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung? Bagaimana pelaksanaan pembiayaan melalui crowdfunding Syariah pada aplikasi Qazwa oleh para UMKM di Kota Bandung? Dan bagaimana pengaruh pembiayaan melalui crowdfunding Syariah pada aplikasi Qazwa terhadap kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung? Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan pelaku UMKM dan pembiayaan dari dana crowfunding pada aplikasi Qazwa juga sudah berjalan dengan baik serta terdapat pengaruh penyaluran pembiayaan dari dana crowdfunding syariah pada aplikasi Qazwa terhadap variabel tingkat kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung sebesar 6.4% yang menunjukkan tingkat pengaruh yang masih rendah.
Pengaruh Pembiyaan Crowdfunding Syariah pada Aplikasi Qazwa terhadap Peningkatan Kinerja UMKM Bandung Rifa Afrilia Rosadi; Eva Misfah Bayuni; Intan Manggala Wijayanti
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 2, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v2i1.2265

Abstract

Abstract. Sharia funding and financing sources are currently experiencing development, One form of online-based sharia funding is fintech-based sharia crowdfunding financing on the Qazwa application. It is hoped that the existence of a financing facility from the crowdfunding fund will encourage an increase in the financial performance of MSMEs, which is one of the important business sectors in Indonesia. Based on this background, the research focus is formulated in the form of the following questions: What is the level of MSME financial performance in the city of Bandung? How is the implementation of financing through Sharia crowdfunding on the Qazwa application by MSMEs in the city of Bandung? And how does financing through Sharia crowdfunding affect the Qazwa application on the financial performance of MSMEs in the city of Bandung? The research method used is descriptive verification with a quantitative approach. The results showed that the financial performance of MSME actors and financing from crowdfunding funds on the Qazwa application had also been going well and there was an influence on the distribution of financing from sharia crowdfunding funds on the Qazwa application on the variable level of MSME financial performance in the city of Bandung of 6.4%, indicating a high level of influence is still low. Abstrak. Sumber pendanaan dan pembiayaan syariah dewasa ini mengalami perkembangan. Salah satu bentuk pendanaan syariah berbasis online adalah pembiayaan crowdfunding syariah berbasis fintech pada aplikasi Qazwa. Adanya fasilitas pembiayaan dari dana crowdfunding tersebyr diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja keuangan para pelaku UMKM yang menjadi salah satu sektor bisnis penting di Indonesia. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka fokus penelitian dirumuskan ke dalam bentuk pertanyaan berikut: Bagaimana tingkat kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung? Bagaimana pelaksanaan pembiayaan melalui crowdfunding Syariah pada aplikasi Qazwa oleh para UMKM di Kota Bandung? Dan bagaimana pengaruh pembiayaan melalui crowdfunding Syariah pada aplikasi Qazwa terhadap kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung? Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan pelaku UMKM dan pembiayaan dari dana crowfunding pada aplikasi Qazwa juga sudah berjalan dengan baik serta terdapat pengaruh penyaluran pembiayaan dari dana crowdfunding syariah pada aplikasi Qazwa terhadap variabel tingkat kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung sebesar 6.4% yang menunjukkan tingkat pengaruh yang masih rendah.
ASPEK HUKUM PERAN WAKAF TUNAI PADA MASA PANDEMI COVID 19 Sulistiani, Siska Lis; Nurrachmi, Intan; Bayuni, Eva Misfah
Jurnal Hukum & Pembangunan
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of cash waqf in Indonesia in the past 10 years is of particular concern. With the law No. 41 of 2004 concerning endowments became the initial foothold in the development of forms of cash endowments, including endowments of money, endowments sukuk, endowments of Islamic insurance policies and others. Of all the innovations of this waqf because waqf has more flexible properties to be able to make new breakthroughs that fit the needs of the times without reducing the essence of the waqf. The legal aspect of developing cash waqf is important because it will affect its position and its validity as an endowment asset. This research is a normative juridical study, which uses library research as a method of collecting data and analyzed through descriptive analytical methods, so that innovation in the form of cash waqf in Indonesia has a strong legal basis as a basis for its operation in society.
Teori Penetapan Harga Menurut Perspektif Ekonomi Islam terhadap Peningkatan Harga Jual Tanaman Hias Janda Bolong Ine Yuanisa; Maman Surahman; Eva Misfah Bayuni
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v4i1.10436

Abstract

Abstract. Business transactions must be carried out at fair prices as well as in price determination, because this is a commitment of Islamic economic law to comprehensive justice. In general, a fair price is a price that does not cause oppression (tyranny) so that it harms one party and benefits the other party. One selling price that suddenly jumped high because it followed the trend was the buying and selling of ornamental plants at the Gentong Flowers Shop. The implementation of buying and selling ornamental plants at the Gentong Flowers Shop is not in accordance with Islamic economic studies. The aim of this research is to find out how the theory of pricing according to an Islamic economic perspective increases the selling price of Janda Bolong ornamental plants at the Gentong Flowers Shop. The research method used is a qualitative descriptive method. Data sources are primary and secondary. The sample in this research was 2 sellers and 3 buyers from a population of 5 people. Data collection techniques use observation and interview methods. The data analysis technique used is interactive analysis. The results of this research indicate that the implementation of buying and selling price determination at the Gentong Flowers Shop has not been implemented properly. There are still certain sellers who inflate prices, so this is not in accordance with Islamic economic studies. Abstrak. Transaksi bisnis harus dilakukan dengan harga yang adil begitupun dalam penetapan harga, sebab hal tersebut merupakan komitmen syariat ekonomi Islam terhadap keadilan yang menyeluruh. Secara umum, harga yang adil adalah harga yang tidak menimbulkan penindasan (kezaliman) sehingga merugikan salah satu pihak dan menguntungan pihak yang lain. Salah satu penetapan harga jual yang tiba-tiba melonjak tinggi karena mengikuti tren adalah jual beli tanaman hias di Toko Gentong Flowers. Pelaksanaan jual beli tanaman hias di Toko Gentong Flowers belum sesuai dengan kajian ekonomi Islam. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana teori penetapan harga menurut perspektif ekonomi Islam terhadap peningkatan harga jual tanaman hias janda bolong di Toko Gentong Flowers. Metode penelitian yang digunakan ialah metode deskriptif kualitatif. Sumber data berupa primer dan sekunder. Sampel dalam penelitian ini adalah 2 penjual dan 3 pembeli dari jumlah populasi sebanyak 5 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan penetapan harga jual beli di Toko Gentong Flowers belum dilaksanakan dengan baik. Masih saja terdapat penjual tertentu melakukan pelambungan harga, sehingga hal ini tidak sesuai dengan kajian ekonomi Islam.
Tinjauan Etika Bisnis Islam terhadap Praktik Jual Beli Sistem Preloved pada Shopee Nisrina Jameela; Eva Misfah Bayuni; Nanik Eprianti
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v4i1.11197

Abstract

Abstract. Buying and selling is a form of social interaction that is often carried out by all humans. Doing business must adhere to the basic principles of Islamic business ethics. Business and ethics should not be seen as two opposing things in Islamic economics, in fact buying and selling using online systems tends to ignore ethics. Even though there are many free trade ideas emerging, debates and competition which ultimately give rise to enthusiasm among business people to justify various ways of selling their products in online shops. Prelovedboo online shop buying and selling practices on Shopee describe the product as having "no minuses" but after the product arrives to the buyer there are stains. This research uses qualitative methods, with data collection techniques through interviews, documentation, literature study, and observation, then with data analysis techniques, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research are reviewed from the basic principles of Islamic business ethics, regarding the Islamic business ethics implemented by Prelovedboo at Shopee revealing business practices that reflect the basic principles of Islamic business ethics. The shop owner, Salsabila Hana, runs a business by integrating ethical business values into every aspect of its operations. However, Islamic business ethics regarding buying and selling Prelovedboo on Shopee does not meet the principles of Islamic business ethics, namely at the balance point where the Prelovedboo online shop is not specific in providing descriptions of goods sold on Shopee. This can be a challenge in implementing the principles of balance or fairness, because buyers must be able to trust the information provided by the seller. Abstrak. Jual beli merupakan bentuk interaksi sosial yang sering dilakukan semua manusia. Berbisnis harus berpegang pada prinsip-prinsip dasar etika bisnis Islam. Bisnis dan etika tidak boleh dilihat sebagai dua hal yang berlawanan dalam ekonomi Islam, dalam kenyataannya jual beli yang menggunakan sistem online cenderung mengabaikan etika. Bahkan sekalipun ada banyak muncul gagasan perdagangan bebas, perdebatan, dan persaingan yang pada akhirnya memunculkan gairah dari para pembisnis untuk menghalalkan berbagai cara dalam menjual produknya di online shop. Praktik jual beli online shop Prelovedboo di Shopee mendeskripsikan produk “no minus” namun setelah produk sampai kepada pembeli terdapat noda. Penelitan ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumenasi, studi pustaka, dan observasi, kemudian dengan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ditinjau dari prinsip-prinsip dasar etika bisnis Islam, mengenai etika bisnis Islam yang diterapkan oleh Prelovedboo di Shopee mengungkapkan praktik bisnis yang mencerminkan prinsip-prinsip dasar dalam etika bisnis Islam. Pemilik toko, Salsabila Hana, menjalankan bisnis dengan mengintegrasikan nilainilai etika bisnis dalam setiap aspek operasionalnya. Namun, etika bisnis Islam terhadap jual beli online shop Prelovedboo di Shopee belum memenuhi prinsip etika bisnis Islam yaitu pada poin keseimbangan dimana online shop Prelovedboo tidak spesifik dalam memberikan deskripsi barang yang dijual di Shopee. Hal ini dapat menjadi tantangan dalam menjalankan prinsip keseimbangan atau keadilan, karena pembeli harus dapat mempercayai informasi yang diberikan oleh penjual.
Pengaruh Inflasi terhadap Harga Saham pada Bank Panin Dubai Syariah Periode 2021-2023 Suherlan, Cinta Auly Salzabilla; Bayuni, Eva Misfah; Hidayat, Yayat Rahmat
Bandung Conference Series: Syariah Banking Vol. 3 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Syariah Banking
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v3i2.14274

Abstract

Abstract. This research aims to knows the influence of inflation and its impact on the share price of Bank Panin Dubai Syariah. Inflation is one of the macroeconomic factors that can influence company performance. The method used in this research is regression analysis to measure the correlations between the inflation rate and stock prices. The data used in this research includes monthly data on Bank Panin Dubai Syariah stock prices and inflation data from the Badan Pusat Statistik (BPS) for the period January 2021 to December 2023. This research is also equipped with library research methods, especially scientific journals and books. This research does not only used empirical data but also strengthens the analysis with a review of relevant literature. Regression analysis was carried out to identify the extent to which changes in the inflation rate affect stock price fluctuations. This research also found that changes in the inflation rate have an impact on stock prices. Based on the results of the regression test, the calculated t test results are 4.074948 which is higher than the t-table (4.074948 > 1.69236), which shows that there is a correlations between inflation and stock prices. This research provides insight for investors and financial management regarding the importance of the inflation factor in making investment decisions and portfolio management. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap inflasi dan dampaknya terhadap harga saham Bank Panin Dubai Syariah. Inflasi merupakan salah satu faktor makroekonomi yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi untuk mengukur hubungan antara tingkat inflasi dan harga saham. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup data bulanan harga saham Bank Panin Dubai Syariah dan data inflasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode Januari 2021 hingga Desember 2023. Penelitian ini juga dilengkapi dengan metode library research, terutama jurnal ilmiah dan buku. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menggunakan data empiris tetapi juga memperkuat analisis dengan tinjauan literatur yang relevan. Analisis regresi dilakukan untuk mengidentifikan sejauh mana perubahan tingkat inflasi mempengaruhi fluktuasi harga saham Penelitian ini juga menemukan bahwa perubahan tingkat inflasi memiliki dampak pada harga saham. Berdasarkan hasil uji regresi menunjukkan hasil uji t hitung sebesar 4, 074948 yang mana lebih tinggi dari t-tabel (4, 074948 > 1, 69236), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang antara inflasi dan harga saham. Penelitian ini memberikan wawasan bagi investor dan manajemen keuangan mengenai pentingnya faktor inflasi dalam pengambilan keputusan investasi dan pengelolaan portofolio.
Kontribusi Instrumen Moneter Syariah terhadap Pengendalian Inflasi Di Indonesia Bayuni, Eva Misfah; Srisusilawati, Popon
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 2 No. 1 (2018): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v2i1.6268

Abstract

Bank Indonesia (Bank Indonesia, 2015) sebagai otoritas moneter tertinggi di Indonesia memiliki tujuan untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Tujuan ini sebagaimana tercantum dalam UU No. 3 tahun 2004 pasal 7 tentang Bank Indonesia.Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menggunakan instrumen-instrumen moneter yang akan mencapai sasaran operasional yang berdampak pada sasaran utama kebijakan moneter di Indonesia yaitu inflasi.Sistem moneter ganda yang diterapkan di Indonesia, membuat instrumen-instrumen moneter konvensional berjalan beriringan dengan instrumen moneter syariah. Tujuan pada penelitian ini menganalisa tentang bagaimana kontribusi instrumen moneter syariah terhadap sasaran operasional untuk mencapai pengendalian inflasi di Indonesia. Bagaimana instrumen moneter syariah memiliki kontribusi yang besar atau justru tidak memiliki kontirbusi yang signifikan terhadap perannya untuk mencapai dan memelihara kestabilan rupiah. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode regresi simultan dengan menggunakan software Eviews 9. Hasil penelitian yang didapatkan; pertama yaitu instrumen moneter syariah yang diterapkan di Indonesia yaitu Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Reverse Repo Surat Berharga Syariah Negara, Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Syariah (FASBIS), Giro Wajib Minimum (GWM) pada Bank Syariah dan PUAS atau Pasar Uang antar Bank Syariah. Kedua, Pengendalian Inflasi di Indonesia menurut Syariah yaitu dengan menggunakan intrumen-instrumen moneter yang sesuai dengan industri perbankan syariah di Indonesia. Kontribusi instrumen-instrumen moneter syariah terhadap pengendalian inflasi di Indonesia masih sangat kecil. Hal ini berdasarkan hasil pengolahan pada penelitian ini bahwa instrumen moneter syariah hanya beberapa model yang berkontribusi. Nilai kontribusi yang dihasilkan pun sangat kecil dengan skala penilaian R Squared berkisar sangat lemah dan atau lemah.