Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perancangan Sistem Lepas Landas Pada Quadrotor UAV Menggunakan Pengenalan Wajah Pemilik Put Gani A. Tamudia; Elia K. Allo; Sherwin R.U.A Sompie; Benefit S. Narasiang
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v2i1.935

Abstract

Sebuah kendaraan udara tak berawak quadrotor (UAV) adalah pesawat yang daya angkatnya dihasilkan oleh empat rotor. Pengendalian quadrotor dicapai dengan memvariasikan kecepatan putaran keempat rotor relatif terhadap satu sama lain. Kendali otomatis pada kendaraan udara tak berawak biasanya dicapai menggunakan seperangkat sensor untuk memberikan estimasi posisi, orientasi, dan kecepatan yang dapat diandalkan. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk menerbangkan quadrotor setelah wajah dikenali oleh komputer. Metode yang dirancang meliputi sebuah laptop dengan webcam untuk mengenali wajah kemudian signal dikirim ke quadrotor yang telah terpasang accelerometer dan gyroscope untuk mengestimasi orientasi. Algoritma pengenalan wajah diprogram untuk memproses informasi yang dibutuhkan dan selanjutnya sinyal keluaran dikirimkan melalui pemancar agar quadrotor dapat melayang. Hasil estimasi penerbangan dan pengenalan wajah disajikan dengan kelebihan sistem, limitasi, dan kekurangan.Kata Kunci: UAV, quadrotor, eigenface, accelerometer, gyroscope,kalman filter, proportional-integral-derivative (PID) kontroller.
Perancangan dan Pembuatan Trainer Praktikum Sistem Digital di Laboratorium Elektronika dan Instrumentasi Geraldo Manus; Dringhuzen J. Mamahit; Sherwin R.U.A Sompie
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v6i1.15762

Abstract

Abstract — Viewer tool made in this final project is very useful for college students as a means of digital techniques. These props to help students to understand various circuits formed from simple logic gates to the chain of logic that has a high complexity. Viewer tool is also useful for students to understand the simple computer architecture built from logic circuits. At the end of this project has been successfully realized a Digital Trainer used as props practical digital systems engineering. This practical props can be used to form logic circuits using basic logic gates IC, forming a series of sequential and combinational, featuring characters Numbers on 7 segment display and LED. Keywords: Digital Systems, Digital Trainer, gates, IC, logic , Abstrak- Alat Peraga yang dibuat pada Tugas Akhir  ini sangat berguna bagi mahasiswa sebagai sarana perkuliahan teknik digital. Alat peraga ini membantu mahasiswa untuk memahami berbagai macam rangkaian yang dibentuk dari gerbang logika sederhana hingga rangkaian logika yang memiliki kompleksitas yang tinggi. Alat Peraga ini juga berguna bagi mahasiswa untuk memahami arsitektur komputer sederhana yang dibangun dari rangkaian logika. Pada proyek akhir ini telah berhasil direalisasikan sebuah Trainer Digital yang digunakan sebagai alat peraga praktikum teknik Sistem digital. Alat peraga praktikum ini dapat digunakan untuk membentuk rangkaian logika menggunakan IC gerbang logika dasar, membentuk rangkaian sekuensial dan kombinasional, menampilkan karakter Bilangan pada Tampilan 7 segmen dan LED Kata Kunci : Gerbang logika, IC, Teknik Sistem Digital, Trainer Digital.
Rancang Bangun Alat Deteksi Kebisingan Berbasis Arduino Uno Theodorus S. Kalengkongan; Dringhuzen J. Mamahit; Sherwin R.U.A Sompie
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i2.20169

Abstract

Abstract — The development of electronics technology today is growing so fast, and behind all that there are human resources as a developer of electronic technology progress.Noise is a sound or sound that is not desired. Noise based on its influence on humanity can be differentiated into three types: disturbing noise, noise covering, and destructive noise. Limit noise on libraries 45-55 dB (desible). The noise detection tool in this library aims to assist librarians in managing the convenience of the library. Using the Arduino uno sound sensor and microcontroller as the control centerThe purpose in this design is the activity in the library can run quietly with the warning of the noise detection tool .Keywords: Arduino Uno, Decibel, Noise and Mic Condenser.  Abstrak— Perkembangan teknologi elektronika pada zaman sekarang ini berkembang begitu cepat, dan dibalik semua itu terdapat sumber daya manusia  sebagai pengembang kemajuan teknologi elektronika.  Kebisingan adalah bunyi atau suara yang tidak di kehendaki. Kebisingan berdasarkan pengaruhnya kepada manusiadapat di bedakan menjadi tiga jenis yaitu : bising yang mengganggu, bising yang menutupi, dan bising yang merusak. Batas bising pada perpustakaan 45-55 dB (desible). Alat deteksi kebisingan pada perpustakaan ini bertujuan membantu petugas perpustakaan dalam mengatur kenyamanan perpustakaan. Dengan menggunakan sensor suara  dan mikrokontroler Arduino uno sebagai pusat pengontrolan. Tujuan dalam perancangan ini adalah aktivitas dalam perpustakaan dapat berjalan dengan tenang dengan adanya peringatan dari alat deteksi kebisingan. Kata kunci: Arduino Uno, Desibel, Kebisingan dan Sensor Suara.
Sistem Komunikasi Darurat Bencana Dengan Teknologi Mobile Ad-Hoc Network (MANET) Audy Gerald Palilingan; Meicsy E.I. Najoan; Sherwin R.U.A Sompie
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v9i2.28786

Abstract

Bencana alam merupakan suatu fenomena alam yang terjadi secara langsung maupun tidak langsung mengganggu kehidupan manusia. Indonesia memiliki tingkat potensi bencana alam yang tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur telekomunikasi. Di satu sisi, komunikasi pada saat terjadi bencana sangat penting agar penanggulangan bencana dapat berjalan dengan baikSolusi untuk menangani masalah diatas adalah dengan menggunakan teknologi Mobile Ad-Hoc Network (Manet) untuk membangun sistem komunikasi. Sistem komunikasi ini diharapkan dapat digunakan pada saat infrastruktur utama mengalami kerusakan sehingga bisa digunakan sebagai alternatif komunikasi. Penelitian yang dilakukan akan diperoleh hasil bahwa teknologi manet cocok digunakan untuk sistem komunikasi pada daerah bencana, karena telah dilakukan uji konektifitasnya yang dapat melakukan self configure dan self healing  pada sistem wifi yang telah terpasang di tiap node manet, meskipun setiap node dalam manet bersifat mobile yang menyebabkan sering terjadinya perubahan topologi.
Rancang Bangun Alat Pemikat Ikan Menggunakan LED RGB Berbasis IoT Wilhelmina Patty; Sherwin R.U.A Sompie; Dringhuzen Jekke Mamahit; Leonard Gohao
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 10 No. 3 (2021): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v10i3.36826

Abstract

     Abstract  —  The development of technology is very important, one of them is in the field of perikanaan, considering the Nation of Indonesia is an island nation that has abundant marine resources. But still the lack of utilization of technology in the field of perikanaan for fishermen, for example, many groups of fishermen who still use light torches and also petromax lamps until replaced with neon lights for the fishing process. With this is made a system Of immersion lights in water based Iot with wifi module ESP32 wroom with access with Android to be controlled remotely to help the work of fishermen in fishing moreover light is very influential to the fishing process then selected Led RGB color selected Red, Green and Blue as tested in the field of Green and Blue color has a high light intensity value compared to the value of red light. . by using renewable energy, the utilization of solar energy can save costs in the operation of the tool and also added ESP32 Cam as a monitoring tool to be able to see the coming fish. Keywords: Android, Internet Of Things, Controllers, Blynk, Fisherman       Abstrak — Perkembangan Teknologi sangatlah berperan penting, salah satunya dalam bidang perikanaan. mengingat Bangsa Indonesia adalah Negara kepulauan yang memiliki sumber Daya Laut yang berlimpah. Namun masih kurangnya pemanfaatan technology dalam bidang perikanaan untuk Nelayan, misalkan saja masi banyak kelompok nelayan yang masih mengunakan Cahaya obor dan juga Lampu petromax hingga diganti dengan lampu neon untuk proses penangkapan ikan. Dengan ini dibuatlah suatu system Lampu celup dalam air   yang berbasis Iot dengan modul wifi ESP32 wroom dengan di akses dengan Android untuk dicontroll dengan jarak jauh agar membantu kerja nelayan dalam penangkapan ikan terlebih lagi cahaya sangat berpengaruh terhadap proses penangkapan ikan maka dipilih Led RGB warna yang dipilih Merah, Hijau dan Biru seperti yang telah diuji dilapangan warna Hijau dan Biru memilik nilai intensitas cahaya yang tinggi dibanding nilai cahaya merah. dengan mengunakan energy terbarukan, pemanfaatan energi matahari dapat menghemat biaya dalam pengoperasian dari  alat dan juga ditambah ESP32 Cam sebagai alat pemantau untuk dapat melihat keberadan ikan yang mendekat.Kata Kunci : Android, Internet Of Things, Pengontrol, Blynk, NelayanÂ