Kecemasan menjelang kebebasan yang dialami narapidana ditandai rasa khawatir, takut ditolak masyarakat, serta ketidakpastian akan masa depan merupakan masalah psikologi yang berkaitan dengan konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan kecemasan pada narapidana menjelang bebas di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 30 narapidana yang telah menjalani minimal 2/3 masa tahanan dan sedang dalam tahap persiapan menjelang bebas yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala konsep diri dan skala kecemasan. Hasil analisis data dengan menggunakan korelasi product momen menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dan kecemasan (r = 0,722; p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun narapidana memiliki konsep diri positif, kecemasan tetap muncul sebagai respons alami terhadap ketidakpastian menjelang kebebasan. Temuan dari penelitian ini menegaskan pentingnya program pembinaan psikologis berbasis penguatan konsep diri yang disertai dengan manajemen kecemasan agar narapidana lebih siap menghadapi masa transisi kembali ke masyarakat.