Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Identifikasi Zona Kerentanan Gerakan Tanah Berdasarkan Data Geologi Pada Daerah Wangudu Raya, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara Erick Riyanto; Masri Masri; Hasria Hasria; Bahdad Bahdad
OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan Vol 3, No 2 (2021): OPHIOLITE
Publisher : Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1450.754 KB) | DOI: 10.56099/ophiolite.v3i2.22782

Abstract

Identifikasi zona kerentanan gerakan tanah telah dilakukan di daerah Wanggudu Raya, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan informasi kerentanan gerakan tanah melalui peta tematik. Penentuan zona kerentanan dengan menggunakan metode pembobotan berdasarkan parameter litologi dan struktur geologi (faktor internal) dan kemiringan lereng dan tata guna lahan (faktor eksternal). Hasil pembobotan kemudian dibagi menjadi beberapa rating tingkat kerentanan gerakan tanah (rendah, sedang, tinggi). Daerah penelitian tersusun atas peridotit dengan tanah penutup. kemiringan lereng bervariasi dengan tutupan lahan berupa semak belukar dan area perkebunan. Peta zona kerentanan gerakan tanah pada daerah penelitian menunjukan 2 kelas zona kerentanan gerakan tanah, yaitu zona gerakan tanah rendah dan zona gerakan tanah sedang. Zona rendah dicirikan oleh morfologi landai, sedangkan zona sedang dicirikan oleh morfologi terjal dan jejak longsoran yang teridentifikasi dengan baik.
Potensi geowisata air panas Daerah Ulunggolako, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara Yayuk Intan Fitria Ningsih; Hasria Hasria; Ali Okto
OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan Vol 2, No 1 (2020): OPHIOLITE
Publisher : Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.793 KB) | DOI: 10.56099/ophiolite.v2i1.15339

Abstract

Kawasan Ulunggolako terdapat di daerah Ulunggolako Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka. Kawasan Ulunggolako merupakan salah satu Kawasan geowisata yang memiliki geosite geologi berupa mata air panas. Berdasarkan hasil obsevasi lapangan di sekitar air panas ditemukan dua jenis batuan yaitu batuan metamorf dan batuan sedimen. Batuan metamorf terdiri dari satuan sekis mika dan batuan sedimen terdiri dari satuan kalsilutit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode observasi lapangan dan analisis laboratorium yaitu AAS untuk mengetahui jumlah unsur yang terkandung dalam mata air panas. Hasil analisis menunjukkan bahwa: kawasan geowisata Ulunggulako terdiri atas mata air panas yang tersusun atas batu gamping terumbu serta batuan sekis mika, tipe fluida daerah kolaka umunya bertipe chloride water ditunjukkan dengan melimpahnya kandungan anion Cl (klorida) dibandingkan dengan anion bikarbonat dan sulfat.
Analisis geokimia unsur penyusun batugamping Formasi Wapulaka, Desa Oempu, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara Asmawati Asmawati; Hasria Hasria; Suryawan Asfar
OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan Vol 2, No 2 (2020): OPHIOLITE
Publisher : Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.174 KB) | DOI: 10.56099/ophiolite.v2i2.22440

Abstract

Daerah penelitian terletak di desa Oempu, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, Provinsis Sulawesi Tenggara. Tujuan penelitian adalah bagaimana jenis batugamping berdasarkan klasifikasi (Dunham 1962), bagaimana kandungan unsur penyusun batugamping dan bagaimana pemanfaatan batugamping berdasarkan kandungan unsur dengan menggunakan metode XRF. Berdasarkan karakteristik fisik dan biota yang dikandungnya maka batugamping Formasi Wapulaka dapat dikelompokkan menjadi Wackstone, Packstone dan Mudstone (Dunham 1962). Unsur kimia dari batugamping diperoleh dengan cara uji XRF pada sampel batugamping yang digunakan sehingga diperoleh kandungan unsur. Pemanfaatan batugamping di daerah penelitian dapat dipergunakan untuk bahan dasar industri, antara lain : bahan baku industri gelas, pembuatan soda abu, bahan dalam industri gula, dan bahan baku pembuatan karbit.
Analisis Jenis-Jenis Morfologi Karst Daerah Pasarwajo Desa Dongkala Kabupaten Buton Muhamad Sugito; Ali Okto; Muliddin Muliddin; Hasria Hasria; Sawaludin Sawaludin
JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) Vol 6, No 2 (2022): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jagat.v6i2.28422

Abstract

Abstrak:Penelitian ini dilakukan di daerah Pasarwajo, Desa Dongkala, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis batuan, variasi morfologi dan geomorfologi karst pada daerah penelitian. Metode pengumpulan data pada penelitian ini, terbagi atas tiga yaitu melalui observasi dan pengukuran langsung di lapangan menggunakan analisis petrologi dan analisis morfografi, melalui pengamatan di laboratorium menggunakan analisis petrografi serta melalui interpretasi peta citra satelit atau peta topografi menggunakan analisis morfometri. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 2 satuan bentanglahan yaitu satuan bentanglahan kars dan satuan bentanglahan marine. Variasi morfologi karst pada daerah penelitian secara umum terbagi atas tiga yaitu morfologi eksokarst,morfologi endokarst dan morfologi mikro dengan geomorfologi karst tipe Gunung sewu.. Untuk satuan bentanglahan marin bentuklahan pesisir yang ada di daerah penelitian dibentuk oleh hasil erosi laut yang terdiri dari ciff, wave-cut platform, gua laut, notch dan stumb dengan jenis batuan packstone, wackstone dan endapan alluvial. Kata Kunci : Geomorfologi karst, Eksokasrt, Endokasrt, Mikrokarst Abstrak: This research was conducted in the Pasarwajo area,Dongkal village, Pasarwajo District, Buton Regency, Southeast Sulawesi Province. This research to determine the rock type, morphological variations and the karst geomorphology of the research area. Data collection methods in this research, divided into three, through direct observation and measurements in the field, using petrological analysis and morphographic analysis, through laboratory observations using petrographic analysis, and through the interpretation of the satellite image map or topographic maps using morphometric analysis. The result of the study showed that there were two fields, those were karst field and marine field.. In general, the variation of karst morphology in the research area is divided into three, the exokarst morphology,the endokarst morphology and the minor karst with the karst geomorphology of the Sewu mountain type. For marine field, the shoreline field which is located in the area of the study, was shaped by the effect of erosion of the sea consisted of cliff, wave-cut plataform, sea cave,notch adan stumb, the type of lithologi packstone, wackstone and alluvial deposit. Keywords: Karst Geomorphology, Exokarst, Endokarst, Mikrokasrt