Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PREOPERASI BEDAH MAYOR DI RUANG TERATAI Yuli Permata Sari; Ni Made Riasmini; Guslinda Guslinda
Menara Ilmu Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v14i2.2176

Abstract

Tingginya prevalensi tingkat kecemasan pada pasien preoperasi bedah mayor menyebabkan proses operasi menjadi tertunda bahkan dibatalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada pasien preoperasi bedah mayor di ruang teratai. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan rancangan “cross sectional study”. Sampel adalah pasien preoperasi bedah mayor di ruang teratai sebanyak 99 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket dan wawancara terpimpin. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara faktor internal (pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, pengalaman, tipe kepribadian) dan faktor eksternal (dukungan keluarga) dengan tingkat kecemasan pasien preoperasi bedah mayor. Variabel yang paling berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien preoperasi bedah mayor adalah pengetahuan. Disarankan kepada perawat di ruang teratai melalui Rumah Sakit untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan melakukan asuhan keperawatan yang efektif dengan menerapkan aspek pengkajian perioperatif secara komprehensif sehingga dapat mendeteksi dini adanya kecemasan. Kata Kunci: Kecemasan, Operasi Bedah Mayor, Pengetahuan
HUBUNGAN KEHILANGAN ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK USIA SEKOLAH DI KENAGARIAN KAPUJAN KECAMATAN PAYUNG SEKAKI KABUPATEN SOLOK Yuli Permata Sari
Ensiklopedia of Journal Vol 1, No 3 (2019): Vol 1 No 3 Edisi 2 April 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.712 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v1i3.142

Abstract

Psychosocial development of school-age children are adaptive child has a motivation to learn, started to doing homework and active and playing with their friends. School-age children in Kapujan have a problem where the psychosocial development of the survey in March 2016 of 10 school-age children (6-12 years), by conducting interviews. Obtained, 6 children have lost their parents in the next 1-4 years ago with 4 children haven’t with psychosocial development. Somestimes, deviate behavior is difficult to learn, decreased school achievement and be subdued children. While the 4 children who did not experience the loss of a parent. 3 of them psychosocial normal. The goal of researchers is to look at the relationship have lost their parents to the psychosocial development of children in Kenagarian kapujan 2016, this study uses the method description correlative approach crosscektional and instrument tool used a questionnaire with a student population of 33 persons were made in the sample using techniques pourposive sampling "as a sampling technique Chi-Square results of this study with 33 respondents get, more than half of respondents had lost their parents were divorced as much as 54.5% in Kenagarian kapujan 2016 more than half of the respondents have an adaptive psychosocial development of as many as 66,7%inKenagariankapujan2016,theresultsofresearchingettingthevalueofp=0.047(p
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN DALAM MERAWAT ANGGOTA KELUARGA YANG MENGALAMI GANGGUAN JIWA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIJUNJUNG KABUPATEN SIJUNJUNG Yuli Permata Sari
Ensiklopedia of Journal Vol 2, No 1 (2019): Vol 2 No 1 Edisi 1 Oktober 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.146 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v1i5.312

Abstract

The number of patients with mental disorders as many as 75 people in 2017 in the working area of Health Center Sijunjung Regency Sijunjung with the number of patients teraty mental disorder in 2017 patients mental disorder is in the third position with the number of patients 75 people in the Working Area Health Center Sijunjung. Family is very influential on the healing process of family members who have mental disorders, because the family often feel anxiety in caring for family members who suffer from mental disorders. This study aims to determine the relationship of knowledge and attitudes of families with anxiety levels in caring for family members who have mental disorders. This research uses corelatif study method. The sampling technique used is multistage sampling involving 48 respondents, then processed using chi-square test. Statistical test results obtained value ρ value = 0,000 (ρ
PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING PADA REMAJA Yasherly Bachri; Marizki Putri; Yuli Permata Sari; Ropika Ningsih
Jurnal Salingka Abdimas Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Salingka Abdimas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.249 KB)

Abstract

Remaja sebagai individu yang berada pada masa transisi dengan berbagai perubahan yang terjadi pada dirinya baik secara fisik, psikologis cenderung beresiko terhadap berbagai perilaku non adaptif. Pada masa ini remajamengalami berbagai macam perubahan tugas perkembangan yang harus dipenuhi. Secara mental remaja diharapkan mampu memecahkan masalah yang dihadapi yaitu penyimpangan dalam kehidupan sosial sesuai dengan tugas perkembangan. Remaja beresiko melakukan perilaku agresif salah satunya yaitu bullying. Remaja bisa memiliki keinginan untuk menyakiti seseorang dan menempatkannya dibawah tekanan yang terjadi secara berulang. Mengatasi dan mencegah hal tersebut di perlukan adanya peran perawat sebagai salah satu tim pelayanan kesehatan jiwa dimana harus meningkatkan usaha dan perannya baik melalui jalur pelayanan maupun pendidikan kesehatan. Pada remaja perlu dilakukan pengandian masyarakat untuk mencegah perilaku bullying ini. Tujuan kegiatan adalah untuk menjelaskan mengenai perilaku bullying, dampak serta pencegahannya. Diharapkan dari program ini adalah tidak terjadi perilaku bullying di sekolahKata kunci: remaja, bullying, kekerasan
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG DAMPAK PERMASALAHAN PSIKOSOSIAL TERHADAP REMAJA MASA KINI DI SMP NEGERI 02 KOTA BUKITTINGGI Yuli Permata Sari; Rezi Prima; Sisca Oktarini
Jurnal Salingka Abdimas Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Salingka Abdimas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.144 KB)

Abstract

Masa remaja adalah masa perkembangan setelah masa anak-anak dan menuju masa dewasa, yang meliputi perkembangan fisik, kognitif, emosi, sosial, moral dan kesadaran beragama. Perkembangan ilmu tekologi yang semakin maju pada zaman ini sangat mempengaruhi kelompok perilaku kalangan generasi muda anak remaja yang menyebabkan remaja banyak terjerumus dengan permasalahan psikososial terkait identitas dan eksistensi diri remaja sehingga mudahnya remaja melakukan perilaku yang negatif. Pencegahan dampak psikososial pada remaja dapat dilakukan dengan melakukan penyuluhan kesehatan. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang dampak psikososial yang akan terjadi pada masa remaja. Metode yang digunakan dengan penyuluhan kesehatan kepada siswa/ siswa di SMP 02 Bukittinggi. Hasil penyuluhan kesehatan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan tentang defenisi remaja, pertumbuhan dan perkembangan remaja, mampu menjelaskan permasalahan yang sering terjadi pada anak remaja dan mengetahui dan menyebutkan dampak permasalahan psikososial terhadap remaja masa kini. Sehingga pentingnya penerapan penyuluhan kesehatan sebagai pencegahan dampak psikososial pada remaja.Kata kunci: penyuluhan kesehatan, psikososial, remaja.
HUBUNGAN AKTIVITAS LANSIA DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM MELAKUKAN AKTIVITAS SEHARI-HARI Yuli Permata Sari; Rista Nora
Menara Medika Vol 5, No 2 (2023): VOL 5 NO 2 MARET 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v5i2.3876

Abstract

Latar Belakang: Lansia merupakan sosok individu yang mengalami kekurangan produktifitas karena keterbatasan fisik yang dimiliki atau terjadinya proses kemunduran yang mereka alami. Dari perubahan tersebut maka beberapa lansia masih dapat mandiri melakukan aktivitas pemenuhan kebutuhan sehari–hari dan banyak juga lansia yang tidak mampu atau terganggu melakukan aktivitasnya. Dalam hal ini kemandirian lansia dipandang penting dalam memenuhi kebutuhan individunya sehingga masih ada lansia yang tidak dapat beraktivitas sehari-hari, seperti pergi ke toilet, berolah raga atau pun yang sifatnya melakukan usaha berwiraswasta dengan sendiri. Jadi tidak semua lansia harus diberikan pertolongan secara fisik namun beberapa lansia perlu diperhatikan dalam memenuhi kemandiriannya dalam melakukan aktivitas sehari hari. Tujuan: untuk mengetahui hubungan aktivitas lansia dengan kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Metodologi: desain Penelitian deskriptif analitik, dilakukan di Kenagarian Kandang Baru Kabupaten Sijunjung. Populasinya lansia sebanyak 125 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh lansia yang ada di Kenagarian Kandang Baru. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikembangkan sendiri dan lembar observasi. Hasil: lebih dari separoh (54,5%) keaktifan lansia pasif, lebih dari separoh (51,2%) lansia tidak mandiri dan hasil uji statistik P < 0,05 didapatkan bahwa terdapat hubungan aktivitas lansia dengan kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari di Nagari Kandang Baru. Diskusi: diharapkan bagi keluarga yang memiliki lansia dirumah agar lebih meningkatkan motivasi kepada lansia untuk selalu aktif dan mandiri agar dapat meningkatkan aktivitas serta peningkatan partisipasi, dukungan dari anggota keluarga dalam mengawasi lansia secara optimal, perlunya peningkatan fasilitas dan pelayanan bagi lansia yang tinggal di keluarga.
Hubungan Program Pengobatan Kanker terhadap Konsep Diri Wanita dengan Carsinoma Mammae Yuli Permata Sari
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.327 KB) | DOI: 10.31539/jks.v3i1.765

Abstract

The purpose of this study was to study the relationship of treatment programs to self-concept in women with mammary carcinoma in the Polyclinic Surgery Clinic of RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. The design of this study uses descriptive analytic methods. The results of this study were obtained by more than half of respondents who undertook treatment programs at the poly surgical clinic of RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi is 19 people (63.3%) and more than half obtained a low self-concept in women with carsinoma mammaes as many as 16 respondents (53, 3%) in the poly surgical clinic of Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Hospital. The statistical test results obtained p value = 0.046, it can be concluded that there is a relationship between the treatment program for women with mammary mobilinoma in the surgical clinic of RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi with an OR value = 0.130. Keywords: Mammae Cancer, Self Concept, Cancer Treatment Program
Deteksi Dini Faktor Risiko Stroke melalui Skrining Kesehatan dan Psikologis di Kampus Bukittinggi Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Aria Wahyuni; Yasherly Bachri; Yuli Permata Sari; Anisa Sri Utami; Rista Nora; Rezi Prima; Ropika Ningsih; Marizki Putri
Menara Pengabdian Vol 6, No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v6i1.8126

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko fisik maupun psikologis. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan rutin menyebabkan faktor risiko stroke sering tidak terdeteksi sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini faktor risiko stroke melalui skrining kesehatan dan psikologis di Kampus Bukittinggi Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Metode kegiatan dilakukan melalui pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh, serta pengisian kuesioner terkait faktor psikologis, riwayat kesehatan, dan faktor risiko perilaku. Kegiatan diikuti oleh 69 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan masyarakat sekitar kampus. Hasil skrining menunjukkan sebagian besar peserta mengalami hipertensi derajat 1 (53,6%), kurang aktivitas fisik (47,8%), gangguan tidur (37,7%), kecemasan (30,4%), dan stres kronis (27,5%). Selain itu, ditemukan peserta dengan overweight, obesitas, serta prediabetes. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat kampus terhadap pentingnya deteksi dini dan pengendalian faktor risiko stroke melalui penerapan gaya hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala
Gambaran Faktor yang Mempengaruhi Patient Safety di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD M. Natsir Solok Tahun 2023 Khairunnisa Zahara; Silvia Adi Putri; Yuli Permata Sari
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Mei 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i2.1580

Abstract

Patient safety adalah suatu sistem yang memastikan asuhan pada pasien jauh lebih aman. Sistem tersebut meliputi pengkajian risiko, identifikasi insiden, pengelolaan insiden, pelaporan atau analisis insiden, serta implementasi dan tindak lanjut suatu insiden untuk meminimalkan terjadinya risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor yang mempengaruhi patient safety di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD M. Natsir Solok tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD M. Natsir Solok. Dilaksanakan pada 11 Mei-8 Juli 2023. Dengan jumlah populasi penelitian terdiri dari 30 petugas medis (perawat) dan 2 petugas non medis (staff brankar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (59,4%) menyatakan memiliki pengaruh yang baik terhadap budaya keselamatan pasien. Selain itu, sebagian besar responden (53,1%) menganggap pimpinan/kepala instalasi memiliki pengaruh yang kurang baik terhadap patient safety. Namun, mayoritas responden (53,1%) menyatakan adanya pengaruh komunikasi yang baik dalam pelaksanaan patient safety. Meskipun demikian, mayoritas responden (53,1%) menyatakan bahwa keselamatan pasien di ruang IGD masih belum optimal. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi pihak rumah sakit untuk lebih sering melakukan evaluasi terhadap faktor-faktor pendukung patient safety kepada perawat dan petugas non medis guna meningkatkan motivasi kerja dan keselamatan pasien.
Gambaran Faktor yang Mempengaruhi Patient Safety di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD M. Natsir Solok Tahun 2023 Khairunnisa Zahara; Silvia Adi Putri; Yuli Permata Sari
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Mei 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i2.1580

Abstract

Patient safety adalah suatu sistem yang memastikan asuhan pada pasien jauh lebih aman. Sistem tersebut meliputi pengkajian risiko, identifikasi insiden, pengelolaan insiden, pelaporan atau analisis insiden, serta implementasi dan tindak lanjut suatu insiden untuk meminimalkan terjadinya risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor yang mempengaruhi patient safety di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD M. Natsir Solok tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD M. Natsir Solok. Dilaksanakan pada 11 Mei-8 Juli 2023. Dengan jumlah populasi penelitian terdiri dari 30 petugas medis (perawat) dan 2 petugas non medis (staff brankar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (59,4%) menyatakan memiliki pengaruh yang baik terhadap budaya keselamatan pasien. Selain itu, sebagian besar responden (53,1%) menganggap pimpinan/kepala instalasi memiliki pengaruh yang kurang baik terhadap patient safety. Namun, mayoritas responden (53,1%) menyatakan adanya pengaruh komunikasi yang baik dalam pelaksanaan patient safety. Meskipun demikian, mayoritas responden (53,1%) menyatakan bahwa keselamatan pasien di ruang IGD masih belum optimal. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi pihak rumah sakit untuk lebih sering melakukan evaluasi terhadap faktor-faktor pendukung patient safety kepada perawat dan petugas non medis guna meningkatkan motivasi kerja dan keselamatan pasien.