Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN TEH HIJAU TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA LANSIA DI KECAMATAN BATANG TORU KABUPATEN TAPANULI SELATAN VIKTOR EDYWARD MARBUN; JOHANNES SEMBIRING; ANGGUN SYAFITRI
JURNAL ILMIAH DHDT - KEBIDANAN Vol 5 No 2 (2023): JURNAL PENELITIAN KEBIDANAN & KESPRO
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Deli Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpk2r.v5i2.1234

Abstract

Cholesterol is a fat found in the bloodstream or body cells, is necessary for the formation of cell walls, and is necessary as a raw material for several hormones. High levels of cholesterol cause it to react with other substances and precipitate in the arteries which will eventually cause atherosclerosis so that it disrupts the process of blood circulation to the heart. Many factors cause hypercholesterolemia, namely genetic factors, obesity factors, dietary factors and rarely exercise. Cholesterol can be overcome with herbs such as guava, turmeric, berimbing ur and noni. One of them is green tea. Green tea is one of the non-pharmacological treatments that can reduce cholesterol levels in the elderly in Batang Toru sub-district, South Tapanuli Regency. It was found that cholesterol levels before drinking green tea were 247 mg/Dl and after drinking green tea were 214 mg/Dl. This study aims to determine the effect of giving green tea on reducing cholesterol levels in the elderly in 2020. This study used a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design. Study results conclude that green tea lowers cholesterol in older adults. It is recommended to the public to be able to make green tea as an option in dealing with increased cholesterol levels.
Penyuluhan Deteksi TB dengan GeneXpert bagi Petugas Laboratorium di RSUD Lubuk Pakam Suventy Safrina Ginting; Nada Amirah; Peny Ariani; Viktor Edyward Marbun
Pengabdian Deli Sumatera Vol 4 No 1 (2025): Artikel Pengabdian Juli 2025
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat terbesar di Indonesia (WHO, 2020). Diagnosis dini TB sangat penting untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian (Kemenkes RI, 2022). Pemeriksaan GeneXpert MTB/RIF memiliki sensitivitas lebih tinggi dibandingkan metode konvensional Ziehl Neelsen (ZN) (Datasa, 2024). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan bagi 15 petugas laboratorium di RSUD Lubuk Pakam (Kemenkes RI, 2022). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 63,5 (pre-test) menjadi 85,0 (post-test), dengan peningkatan sebesar 33,9% (Nurdiani et al., 2022). Data penelitian pendukung juga menunjukkan GeneXpert mampu mendeteksi kasus TB sebesar 26,7%, lebih tinggi dibandingkan ZN (20%) (Datasa, 2024). Kegiatan ini membuktikan bahwa penyuluhan berbasis bukti efektif meningkatkan kapasitas tenaga laboratorium dalam mendukung program eliminasi TB (Rivani et al., 2019).
Health Risk Analysis For Rubber Plantation Workers With Complaints Carpal Tunnel Syndrome (CTS) In Gunung Manaon I Village, Portibi District Viktor Edyward Marbun; Emmi Ilma Sari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11511

Abstract

Perkebunan karet merupakan salah satu sektor perkebunan yang memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Pada tahun 2021, luas areal perkebunan karet Indonesia menduduki peringkat pertama dunia dengan luas areal mencapai 3.776.485 hektare. Salah satu kondisi kesehatan yang sering terjadi pada pekerja pertanian khususnya petani karet adalah Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko, kondisi ergonomi, pengetahuan, dan gejala awal CTS pada pekerja petani karet di Desa Gunung Manaon 1 Kecamatan Portibi. Desain penelitian ini menggunakan jenis analisis observasional dengan pendekatan cross sectional. Cross sectional merupakan penelitian yang variabel bebas dan variabel terikatnya dinilai hanya satu kali dalam satu waktu. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh petani karet di Desa Gunung Manaon 1 Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara. Berdasarkan data yang diperoleh, maka jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 150 orang petani karet. Dari hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p = 0,005 (p0,05) dan nilai OR (95% CI) sebesar 12,513 (1,506-103,969). Oleh karena itu dari hasil uji tersebut dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan potensi kejadian carpal tunnel syndrome pada pekerjaan petani karet di Desa Gunung Manaon 1 Kecamatan Portibi. Diharapkan kepada petani agar melakukan olahraga tangan pada pagi hari dengan cara meregangkan pergelangan tangan dengan cara mengepalkan tangan, menekuk pergelangan tangan ke bawah dan ke atas. Serta disarankan kepada petani yang memiliki keluhan CTS pada malam hari pada tangan berupa nyeri, kesemutan, dan kebas dapat meluruskan pergelangan tangan agar saat tidur pergelangan tangan tidak tertekuk
Analisa Hasil Pemeriksaan Dahak Suspek TB dengan Genexpert (TCM) dan Pewarnaan Ziehl Neelsen di Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Suventy Safrina Ginting; Penny Ariani; Viktor Edyward Marbun; Nadya Juliesti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11965

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Diagnosis masih banyak menggunakan metode Ziehl Neelsen yang kurang sensitif, sedangkan GeneXpert (TCM) lebih akurat dan cepat. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil pemeriksaan dahak suspek TB dengan GeneXpert dan Ziehl Neelsen di RSUD Pandan. Penelitian deskriptif potong lintang ini menggunakan 30 sampel dahak pasien suspek TB pada Januari–Juni 2024. Hasil GeneXpert menunjukkan MTB Not Detected 76,7%, Low 6,7%, Medium 10%, High 6,7%. Sementara Ziehl Neelsen menunjukkan negatif 83,3%, positif 2 sebanyak 10%, dan positif 3 sebanyak 6,7%. Kesimpulan: GeneXpert lebih sensitif dalam mendeteksi Mycobacterium tuberculosis dibandingkan Ziehl Neelsen
EFEKTIVITAS KAYU APU DALAM PENURUNAN KADAR COD DAN PH PADA LIMBAH CAIR LAUNDRY DI BIRU-BIRU KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2025 VIKTOR EDYWARD MARBUN; Lina Sari; Johannes Sembiring
Jurnal Penelitian Kesmasy Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Kesmasy
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada Delitua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpksy.v8i1.2679

Abstract

The laundry business is growing rapidly in Indonesia, but the management of liquid waste from laundry activities is still inadequate and has the potential to pollute the environment. This study aimed to determine the effectiveness of pumice wood (Pistia stratiotes) in reducing Chemical Oxygen Demand (COD) levels and Power of Hydrogen (pH) values in laundry wastewater in Biru-Biru District, Deli Serdang Regency. This study was a quantitative descriptive study with contact times varying from 2, 4, and 6 days. Twenty liters of laundry wastewater were used as samples, and water quality was measured before and after treatment using a spectrophotometer and pH meter. The results of the study showed that COD levels decreased significantly from 585 mg/L (before treatment) to 194 mg/L on the 6th day, or by 66.84%. The pH value also decreased from 9.5 to 8.0, or by 15.79%, which meets the liquid waste quality standards (6.0–9.0). The effectiveness of pumice wood in the phytoremediation process is due to its ability to absorb organic matter and support the activity of microorganisms around its roots which accelerates the pollutant degradation process. In conclusion, Pistia stratiotes has been proven to be effective, environmentally friendly, and low-cost in reducing COD levels and stabilizing pH in laundry wastewater. It is recommended for small-scale laundry businesses as an alternative simple and sustainable waste processing system.