Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

HUBUNGAN HASIL BELAJAR GAMBAR TEKNIK DAN MOTIVASI KERJA SISWA DENGAN HASIL BELAJAR INSTALASI PENERANGAN LISTRIK DALAM PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK KELAS XI DI SMK NEGERI 55 JAKARTA TAHUN AJARAN 2019/2020 Annisa Inggerid Tara Dia; Faried Wadjdi; Aris Sunawar
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 6 No 1 (2021): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0061.07

Abstract

This study aimed to describe the correlation between electrical drawing learning outcomes and student motivation to work with electrical lighting installation learning outcomes of class XI TITL of SMKN 55 Jakarta with a sample of 92 students using the ex-post facto research method. The data analysis were collected by questionnaire and documentation. Based on the result of the analysis of these data, there is a linear and normal distribution. This research using method of hypothesis is Product Moment Correlation. Based on the result, the correlation value are ryx1=0,400, ryx2=0,334, ryx1x2=0,513, rtable=0,205 (rcount > rtable 5%) means (1) There is a positive correlation of engineering draw learning outcomes with electrical lighting installation learning outcomes. (2) There is positive correlation of student work motivation with electrical lighting installation learning outcomes (3) There is positive correlation of engineering draw learning outcomes and student work motivation with electrical lighting installation learning outcomes. Based on result, the higher electrical drawing learning outcomes and student motivation to work are then electrical lighting installation learning outcomes of class XI TITL of SMKN 55 Jakarta as well. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan hasil belajar gambar teknik dan motivasi kerja siswa dengan hasil belajar instalasi penerangan listrik kelas XI TITL di SMKN 55 Jakarta dengan sampel sebanyak 92 siswa yang menggunakan metode penelitian ex-post facto. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil pengujian prasyarat analisis menyatakan bahwa data penelitian bersifat linier dan berdistribusi normal. Pengujian hipotesis penelitian menggunaka n uji korelasi product moment. Hasil pengujian hipotesis penelitian ini terlihat dari nilai korelasi ryx1=0,400, ryx2=0,334, ryx1x2=0,513 dengan rtabel=0,205 (rhitung > rtabel 5%) yang artinya (1) Terdapat hubungan yang positif antara hasil belajar gambar teknik dengan hasil belajar instalasi penerangan listrik. (2) Terdapat hubungan yang positif antara motivasi kerja siswa dengan hasil belajar instalasi penerangan listrik. (3) Terdapat hubungan yang positif antara hasil belajar gambar teknik dan motivasi kerja siswa dengan hasil belajar instalasi penerangan listrik kelas XI TITL di SMKN 55 Jakarta. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa semakin tinggi hasil belajar gambar teknik dan motivasi kerja siswa maka akan meningkat pula hasil belajar instalasi penerangan listrik siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Instalasi Penerangan Listrik di SMK Negeri 55 Jakarta.
PENGARUH PEMBERIAN BAHAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATAKULIAH RANGKAIAN DASAR LISTRIK Faried Wadjdi
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 15, Desember 2004
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.992 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v4i15.385

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemberian bahan ajar terhadap hasil belajar pada matakuliah rangakain dasar listrik. Penelitian ini dilaksanakan di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Jakarta pada bulan Agustus 2003 sampai dengan September 2004. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Langkah penelitian yang dilakukan dengan membuat dua kelompok sampel, kelompok X1 diberikan bahan ajar, dan kelompok X2 ditugaskan membaca buku literatur diperpustakaan. Sebelum pengujian hipotesis dilakukan uji persyaraatan. Ujian persyaratan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji lilliefors, sedangkan uji homogenitas dengan menggunakan c2 Dari hasil uji normalitas pada taraf signifikan a = 0.05 diperoleh Lhitung < Lhitung atau 0.1721 < 0.190, maka dapat dinyatakan data penelitian berdistribusi normal. Dari hasil uji homogenitas dilakukan dengan c2 pada taraf signifikan a = 0.05 diperoleh Lhitung < Ltabel atau 0.1767 < 0.190 Berdasarkan hasil perhitungan dengan mengunakan t-tes diperoleh thitung sebesar 1,43 dan bila dikonsultasikan pada tabel distribusi t pada taraf signifikan a = 0.05 diperoleh ttabel 0.05: (38) = 1.68, atau thitung < ttabel , 1,43 < 1,48, berarti pengaruh pemberian
PENINGKATAN KINERJA DAN TATA KELOLA MGMP KETENAGALISTRIKAN DENGAN MEMANFAATKAN FLATFORM BERBASIS ONLINE Muksin; Daryanto; Faried Wadjdi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.947 KB)

Abstract

Abstract This community service activity purpose to find out the problems in the subject teachers' meeting organization (MGMP) in the field of electricity expertise in governance in management. In addition, this activity also aims to find out what obstacles and efforts are made by MGMP in carrying out activities in a pandemic situation. The results of observations of several problems related to governance, namely: (1) there is no governance model that can be used as a reference for management to work; (2) the core and supporting programs have not been planned. So that during this activity only carry out assignments from the Education office and have not touched the needs of electricity teachers. Therefore, the method used in this activity to solve MGMP governance problems includes assistance which includes training as a pattern and strategy in solving problems in the electricity MGMP. The strategy used to solve this is the use of online platforms and SWOT analysis training to identify problems and problems in the organization. The results obtained in this activity include: (1) governance management by utilizing one of the document-based online platforms, namely Microsoft Teams. Microsoft team is used for effective work between administrators in completing bold documents. Meanwhile, SWOT analysis training to explore and self-evaluate as well as identify problems and solutions. In addition, the SWOT analysis is also used to support the preparation of the Articles of Association and Bylaws (AD/ART). The estuary of this activity is the effectiveness and efficiency of the management and performance of the electricity MGMP, so that it has an impact on the loyalty and confidence of the MGMP management in managing the organization. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan di organisasi Musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) bidang keahlian ketenagalistrikan dalam tata Kelola dalam kepengurusan. Disamping itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui kendala dan upaya apa saja yang dilakukan MGMP dalam melaksanakan kegiatan dalam situasi pandemik. Hasil observasi ditemukan beberapa permasalahan yang terkait dengan tata Kelola, yaitu: (1) belum adanya model tata Kelola yang menjadi rujukan kepengurusan untuk bekerja; (2) belum terencananya program inti dan penunjang. Sehingga kegiatan selama ini hanya melaksanakan berdasarkan penugasan dari dinas Pendidikan dan belum menyentuh kepada kebutuhan guru guru ketenagalistrikan. Oleh karena itu, metode yang digunakan dalam kegiatan ini untuk menyelesaikan permasalahan tata Kelola MGMP diantaranya adalah pendampingan yang didalamnya termasuk pelatihan-pelatihan sebagai pola dan startegi dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di MGMP ketenagalistrikan. Strategi yang digunakan untuk menyelesaikan permasalah adalah pemanfaatan flatform Online dan pelatihan analisis SWOT untuk menemukenali Permasalahan dan kesenangan di organisasi. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini diantaranya adalah: (1) manajemen tata Kelola dengan memanfaatkan salah satu Flatform online berbasis dokumen yaitu Microsoft Teams. Microsoft teams digunakan untuk efektifitas kerja antara pengurus dalam menyelesaikan pekerjaan menyelesaikan dokumen secara daring. Semenatar itu, pelatihan analisis SWOT untuk menggali dan evaluasi diri sekaligus menemukenali permasalahan dan jalan keluarnya. Selain itu analisis SWOT digunakan juga untuk mendukung dalam penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Muara dari kegiatan ini adalah efektifitas dan efisiensi tata kelola dan kinerja MGMP ketenagalistrikan, sehingga berdampak pada loyalitas dan keyakinan pengurus MGMP dalam mengelola organisasi.
PELATIHAN PERBAIKAN DAN PEMELIHARAAN INSTALASI LISTRIK RUMAH TINGGAL DALAM RANGKA PENINGKATAN SKILL BAGI MASYARAKAT Aris Sunawar Sunawar; Irzan Zakir; Faried Wadjdi; Massus Subekti; Nur Octaviani; Dewi Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.788 KB)

Abstract

Abstract Currently, people's dependence on electricity is very high. However, the use of electrical energy tends to be poorly understood and lack of insight in handling electrical installation maintenance. Where one of the dangers of electric shock is fire or to death. So it is necessary to provide counseling about the dangers of electricity in general and maintenance and repair of damaged electrical installations for the community, as well as being able to be used as a business opportunity as a household electrical installer for local residents who will build a new house or as a residential audit so that it is safe against the danger of electricity shock. The method used is the one group pretest posttest design method, research that provides a preliminary test (pretest) before being given treatment, after being given treatment then giving a final test (posttest). From the results of the study, the pretest scores of participants who scored 85 and above reached 57.15% or as many as 28 of 59 participants. And after the presentation of the material for repair and maintenance of residential electrical installations, the posttest results showed that 42 people scored above 85 or as much as 85.71%. Based on the calculation of the t test, the comparison of the results of the pretest and posttest abilities shows that the value is 0.166 > t table = 0.67964. This shows that the research hypothesis which states that there are differences in training for repair and maintenance of residential electrical installations in order to increase skills for the community has been carried out properly.Abstrak Saat ini ketergantungan masyarakat terhadap listrik sangat tinggi Namun pemakaian energi listrik cenderung masih kurang dipahami secara tepat dan kurang wawasan dalam menangani perawatan instalasi listrik. Dimana salah satu bahaya sengatan listrik adalah kebakaran atau sampai merengut nyawa. Maka perlu diberikan penyuluhan mengenai bahaya listrik secara umum dan perawatan serta perbaikan pada instalasi listrik yang rusak bagi masyarakat, sekaligus dapat digunakan sebagai peluang usaha sebagai instalatir listrik rumah tangga bagi warga sekitar yang akan membangun rumah baru atau sebagai audit rumah tinggal sehingga aman terhadap bahaya sengatan listrik. Metode yang digunakan adalah metode one group pretest posttest design, penelitian yang memberikan tes pendahuluan (pretest) sebelum diberikan perlakuan, setelah diberikan perlakuan barulah memberikan tes akhir (posttest). Dari hasil penelitian diperoleh nilai pretest peserta yang mendapat nilai 85 ke atas mencapai 57,15% atau sebanyak 28 dari 59 peserta. Dan setelah pemaparan materi perbaikan dan pemeliharaan instalasi listrik rumah tinggal, hasil postest terdapat 42 orang memperoleh nilai di atas 85 atau sebanyak 85,71%. Berdasarkan perhitungan uji t, perbandingan hasil kemampuan pretest dan posttest menunjukkan bahwa nilai thitung sebanyak 0,166 > t Tabel = 0,67964. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis penelitian yang berbunyi ada perbedaan pelatihan perbaikan dan pemeliharaan instalasi listrik rumah tinggal dalam rangka peningkatan skill bagi masyarakat telah dilaksanakan dengan baik.
PELATIHAN PENGHEMATAN PENGGUNAAN LISTRIK RUMAH TANGGA DI RW 02 KEL. CIPINANG BESAR KEC. JATINEGARA JAKARTA TIMUR Faried Wadjdi Wadjdi; Aris Sunawar; Massus Subekti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.61 KB)

Abstract

Abstract This community service activity aims to provide counseling and share knowledge to the community related to the electricity sector, especially in the field of saving electrical energy. Because without realizing it, more and more electrical equipment owned without knowing how to optimize its use will make electricity consumption more wasteful. Coupled with the pandemic conditions where everyone works from home will result in a spike in electricity consumption at home. Therefore, it is necessary to carry out energy-saving procedures and patterns so that electricity consumption can be reduced. The methods used are lectures, questions and answers, and practice skills in Saving the Use of Household Electricity. The activity is carried out continuously by continuing to provide an understanding that saving electrical energy starts from small things and will feel the benefits if it is carried out continuously and repeatedly. The results of the service show that there is an average increase in understanding of energy saving by 11.62 points or 31% and a maximum value of 23% by 15 points to 80 points. This shows that people are increasingly understanding the importance of saving energy and knowing how to do it. Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan serta sharing ilmu kepada masyarakat terkait bidang kelistrikan terutama bidang penghematan energi listrik. Karena dengan tidak disadarisemakin banyak peralatan listrik yang dimiliki tanpa mengetahui bagaimana mengoptimalkan pemakaiannya akan membuat pemakaian listrik menjadi lebih boros. Ditambah lagi dengan kondisi pandemi dimana semua orang bekerja dari rumah akan mengakibatkan lonjakan pemakaian listrik dirumah. Oleh karena itu perlunya dilakukan prosedur dan pola hemat energi sehingga pemakaian listrik dapat ditekan. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dan praktik keterampilan dalam Penghematan Penggunaan Listrik Rumah Tangga. Kegiatan dilaksanakan secara berkesinambungan dengan terus memberikan pemahaman bahwa penghematan energi listrik dimulai dari hal kecil dan akan terasa manfaatnya jika dilaksanakan terus menerus dan berulang kali. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjadi rata-rata peningkatan pemahaman hemat energi sebesar 11,62 poin atau 31% dan nilai maksimal meningkat 23% sebanyak 15 poin menjadi 80 poin. Hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami pentingnya hemat energi dan mengetahui cara untuk melakukannya.
PELATIHAN PERBAIKAN DAN PEMELIHARAAN ALAT LISTRIK RUMAH TANGGA BAGI MASYARAKAT DESA PANTAI MEKAR KECAMATAN MUARA GEMBONG KEBUPATEN BEKASI Irzan Zakir; Faried Wadjdi; Aris Sunawar; Massus Subekti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Pantai Mekar Village, Muara Gembong District, Bekasi Regency, is One of the Assisted Villages of the Electrical Engineering Education Study Program, Faculty of Engineering, State University of Jakarta in the field of Community Service (PkM). This activity is one of the programs that is carried out continuously every year for community members in the target areas as part of the application of knowledge and skills in the community. The program in the first year is an increase in understanding of electrical hazards, competence in maintaining residential electrical installations, the second year is about competence in repairing damaged residential installations, applying knowledge of electrical hazards and in the third year, assistance in maintaining and repairing electrical installations and the hazards that can occur. arise for the Village Community. The methods used in this activity include lectures, questions and answers, demonstrations and practice. The target audience is the community with 15 participants. The training materials provided in the first year include (1) understanding of household electrical appliances, (2) kinds of household electrical appliances, and (3) skills in maintaining household electrical appliances, and (4) practice of maintaining and repairing household electrical appliances. problematic stairs. The training activities will be held in August 2022. Abstrak Desa Pantai Mekar Kecamatan Muara Gembong Kebupaten Bekasi Manjadi Salah Satu Desa Binaan Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan ini merupakan salah satu program yang dilakukan secara berkesinambungan setiap tahunnya pada warga masyarakat di daerah binaan sebagai bagian pengaplikasian ilmu pengetahuan dan keterampilan di masyarakat. Program pada tahun pertama adalah Peningkatan pemahaman mengenai bahaya listrik, kompetensi dalam merawat instalasi listrik rumah tinggal, tahun kedua adalah tentang kompetensi dalam memperbaiki instalasi rumah tinggal yang rusak, mengaplikasian pengetahuan bahaya listrik dan tahun ketiga ketiga pendampingan perawatan dan perbaikan instalasi listrik dan bahaya yang dapat timbul Bagi Masyarakat Desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, tanya jawab, demonstrasi dan praktik. Khalayak sasaran adalah masyarakat dengan jumlah peserta 15 orang. Materi pelatihan yang diberikan pada tahun pertama meliputi (1) pemahaman tentang alat listrik rumah tangga, (2) macam macam peralatan listrik rumah tangga, dan (3) ketrampilan pemeliharaan alat listrik rumah tangga, serta (4) praktik merawat derta memperbaiki peralatan listrik rumah tangga yang bermasalah. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada bulan Agustus 2022.
FAN REPAIR TRAINING TO IMPROVE THE QUALITY OF LIFE OF THE COMMUNITY IN PANTAI MEKAR VILLAGE, BEKASI REGENCY, WEST JAVA Faried Wadjdi; Irzan Zakir; Taufiqurrahman Shafa; Galang Adi Fathriko
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21741

Abstract

Kipas angin merupakan perangkat yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di daerah yang cenderung panas seperti Desa Pantai Mekar. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat. Pengetahuan yang mereka miliki terutama dapat merawat kipas angin, sehingga kipas angin dapat bertahan lebih lama. Sedangkan keterampilan perbaikan yang diperoleh dapat memperbaiki kerusakan kipas angin mereka sendiri. Dalam proses pelatihan dilakukan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif. Masyarakat diajak untuk berpartisipasi dalam setiap tahapan kegiatan maulai dari perawatan hingga perbaikan. Dalam setiap tahapan kegiatan, masyarakat diberikan pemahaman dan keterampilan yang diperlukan agar mereka dapat secara mandiri melanjutkan dan melaksanakan tugas-tugas yang telah diajarkan. Pendekatan partisipatif ini, hubungan yang kuat antara masyarakat dan pelatih juga terbentuk, sehingga tercipta kerja sama yang baik dalam mengatasi permasalahan yang ada. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan pendapat mereka terkait dengan kegiatan perawatan dan perbaikan kipas angin. Pendekatan partisipatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa program tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat yang menjadi sasaran. Selain itu, melibatkan masyarakat secara aktif juga dapat meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab mereka terhadap program tersebut, sehingga dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Dengan adanya partisipasi masyarakat, program tersebut dapat lebih responsif dan relevan terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Hasil dari pelatihan ini, hampir semua peserta dapat melakukan perawatan dan sebagian kecil dari pria yang dapat melakukan perbaiksan apabila terjadi kerusakan pada kipas angin. Adapun manfaat pelatihan kipas angin bagi masyarakat dapat melakukan perawatan dan perbaikan kipas angin sendiri agar pada masin kemarau ini tidak terlalu kepanasan. Begitu juga Pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat makar sari.
Improving Learning Outcomes in Electrical Circuits Through STAD Cooperative Learning with Structured Tasks Wadjdi, Faried
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol. 11 No. 1 (2025): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 11 Issue
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/1.11103

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the STAD (Student Teams-Achievement Divisions) cooperative learning model in enhancing students' understanding of electrical circuit concepts in the Electrical Engineering Education Study Program. The research method employed was an experimental design with a pretest-posttest approach involving 56 respondents divided into two groups: an experimental group applying the STAD model and a control group using conventional learning methods. Data were collected through pretests and posttests and analyzed using Jamovi 2022 software. The results indicate that the average score of the experimental group increased from 8.96 in the pretest to 13.7 in the posttest, with a significant effect size of -4.05. These findings suggest that the implementation of the STAD model not only improves student learning outcomes but also fosters collaboration and interaction among students. Therefore, it is recommended that the STAD cooperative learning model with structured tasks be more widely adopted to enhance conceptual understanding of Electrical Circuits.