Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS PELAYANAN PRIMA PADA GURU SMA DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Juaini, Muhammad; Rusdarti, Rusdarti; Sudana, Made
Educational Management Vol 5 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendiskripsikan pelaksanaan supervisi akademik, mengembangkan model supervisi akademik sesuai dengan kebutuhan guru, mengetahui keefektifan model supervisi yang dikembangkan. Model faktual supervisi akademik dinilai kurang efektif. Supervisi akademik yang sesuai dengan kebutuhan guru adalah supervisi akademik berbasis pelayanan prima yang melibatkan pengawas, kepala sekolah dan guru yang di supervisi mulai dri perencanaan sampai pada tindak lanjut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development, yang dibagi dalam tiga tahap yaitu, tahap studi pendahuluan, tahap pengembangan dan tahap evaluasi. Dalam studi pendahuluan, dilakukan studi literatur, studi lapangan dan diskripsi analisis temuan. Tahap pengembangan, meliputi pengembangan konseptual, validasi model melibatkan ahli dan praktisi, sehingga menghasilkan model yang siap diuji coba (model hipotetik). Tahap evaluasi (uji coba terbatas) menggunakan one grouf pretest-postest design untuk mengetahui keefektifan model dan uji statistik menggunakan wilcoxon. Hasil uji coba menunjukkan keefektifan model supervisi, terjadi peningkatan kinerja guru dalam pembelajaran sebelum perlakuan (pretest) sebesar 59,61 % dan setelah perlakuan (postest) sebesar 74,8 % sehingga kinerja guru meningkat sebesar13,57 %. Tingkat keefektifan termasuk katagori sedang dan secara statistik menunjukkan keefektifan supervisi. Penelitian menyimpulkan model supervisi akademik berbasis pelayanan prima ini efektif untuk memperbaiki kinerja guru SMA di Kabupaten Lombok Timur. Disarankan bagi pengawas atau kepala sekolah bahwa model ini dapat menjadi pedoman dalam melakukan supervisi akademik.
SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS PELAYANAN PRIMA PADA GURU SMA DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Juaini, Muhammad; Rusdarti, Rusdarti; Sudana, Made
Educational Management Vol 5 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendiskripsikan pelaksanaan supervisi akademik, mengembangkan model supervisi akademik sesuai dengan kebutuhan guru, mengetahui keefektifan model supervisi yang dikembangkan. Model faktual supervisi akademik dinilai kurang efektif. Supervisi akademik yang sesuai dengan kebutuhan guru adalah supervisi akademik berbasis pelayanan prima yang melibatkan pengawas, kepala sekolah dan guru yang di supervisi mulai dri perencanaan sampai pada tindak lanjut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development, yang dibagi dalam tiga tahap yaitu, tahap studi pendahuluan, tahap pengembangan dan tahap evaluasi. Dalam studi pendahuluan, dilakukan studi literatur, studi lapangan dan diskripsi analisis temuan. Tahap pengembangan, meliputi pengembangan konseptual, validasi model melibatkan ahli dan praktisi, sehingga menghasilkan model yang siap diuji coba (model hipotetik). Tahap evaluasi (uji coba terbatas) menggunakan one grouf pretest-postest design untuk mengetahui keefektifan model dan uji statistik menggunakan wilcoxon. Hasil uji coba menunjukkan keefektifan model supervisi, terjadi peningkatan kinerja guru dalam pembelajaran sebelum perlakuan (pretest) sebesar 59,61 % dan setelah perlakuan (postest) sebesar 74,8 % sehingga kinerja guru meningkat sebesar13,57 %. Tingkat keefektifan termasuk katagori sedang dan secara statistik menunjukkan keefektifan supervisi. Penelitian menyimpulkan model supervisi akademik berbasis pelayanan prima ini efektif untuk memperbaiki kinerja guru SMA di Kabupaten Lombok Timur. Disarankan bagi pengawas atau kepala sekolah bahwa model ini dapat menjadi pedoman dalam melakukan supervisi akademik.
Trek Angker di Sawah Basah Mampu Memperkuat Pondasi Tipe-C Jondra, I Wayan; Dirgayusa, I Made; Triadi, I Nyoman Sedana; Sudana, Made; Sunaya, I Nengah
Jurnal Teknik dan Science Vol. 5 No. 1 (2026): Februari : Jurnal Teknik dan Science
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jts.v5i1.2630

Abstract

Nowday Electrical energy consistently as an crucial role to support daily activities, so its the construction must be reliable, but incidents the corner pole construction failure also occur. It is very interesting to research, this case study to reveal the fulfillment of the technical requirements of electricity pole number NA0185 A7, to analyze the accuracy of its construction using a C-type foundation. Conducting by observations not just soil testing samples in the laboratory, but also directly in the field through sondir tests, then the data is processed statistically and mathematically. This study found that according to the technical requirements of electricity pole number NA0185 A7 constructed with a C-type pole foundation meets the technical standard and under normal condition this pole will not failure construction. This study found that on land eroded condition by irrigation water  at the  pole foundation base the maximum soil stress that occurs is 252.12 kN/m2, this value is much smaller than the ultimate bearing capacity (Qu) on 415.29 kN. This study also found that in wet rice fields  the horizontal anchor ultimate capacity of (TuH) was 22.01 kilo Newtons, which is smaller than the horizontal force at the top of the pole, which reached 5.87 kilo Newtons, so that the anchor track would be able to protect against overturning forces. Since all technical factors have been researched and analyzed, it is reasonable to suspect that there were non-technical factors on June 21, 2021, because there was heavy rain accompanied by lightning and strong winds reaching 20 knots from the northeast) and the intensity of rain at 21.00 – 22.00 WITA was up to 25.3 mm/hour (Very Heavy), which caused the NA0185 A7 pole was down.