Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Formulasi Facial Wash Ekstrak Daun Tapak Dara Pasca Bleaching Terhadap Propionibacterium acnes siti nur maysatun soi'dah; akhmad al-bari; abdul basith
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 2 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i2.10507

Abstract

Jerawat merupakan penyakit kulit yang sering dikaitkan dengan infeksi bakteri Propionibacterium acnes. Salah satu tanaman yang berpotensi dikembangkan sebagai sumber antibakteri alami adalah daun tapak dara (Catharanthus roseus L.) karena mengandung berbagai metabolit sekunder. Penelitian ini bertujuan mengkaji mutu fisik serta aktivitas antibakteri sediaan facial wash gel yang diformulasikan dari ekstrak etanol daun tapak dara setelah melalui proses bleaching. Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian dilakukan proses bleaching menggunakan arang aktif sebelum diformulasikan ke dalam tiga variasi konsentrasi ekstrak, yaitu 3% (F1), 4% (F2), dan 5% (F3). Evaluasi meliputi pengujian organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, tinggi busa, daya sebar, serta aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Analisis data dilakukan menggunakan One Way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Tukey HSD. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik sediaan. Rata-rata diameter zona hambat pada F1, F2, dan F3 berturut-turut sebesar 3,9 mm, 6,3 mm, dan 8,7 mm. Formula dengan konsentrasi ekstrak 5% memberikan aktivitas antibakteri paling tinggi, sedangkan analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antarformula (p = 0,003; p 0,05).
The Skrining dan Uji Penggolongan Fitokimia dengan Metode KLT pada Ekstrak Etanol Kemangi (Ocium basilicum L) dan Sereh Dapur (Cymbopogon ciratus) Shoffi Ajeng pratiwi; Nawafila Februyani; Abdul Basith
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 6 No. 2 (2023): Vol. 6, No.2, 2023
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v6i2.50782

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan golongon senyawa fitokimia yang terkandung didalam ekstrak etanol kemangi (Ocimum basilicum L) dan sereh dapur (Cymbopogon ciratus) dan Untuk mengetahui hasil dari skrining dan uji penggolongan fitokimia dengan metode kromatografi KLT pada ekstrak etanol kemangi dan sereh dapur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen laboratorium. Dengan jenis penelitian RAL (rancangan acak lengkap). Ocimum basilicum L dan Cymbopogon ciratus diekstraksi dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Selanjutnya di uji skrining fitokimia meliputi flavonoid, alkoloid, tanin, saponin dan steroid dan di uji KLT meliputi jumlah noda, warna noda dan nilai Rf pada plat KLT. Hasil uji skrining fitokimia pada ekstrak etanol daun kemangi menunjukan hasil positif flavonoid, alkoloid tanin dan steroid sedangkan pada ekstrak etanol rimpang sereh dapur menunjukan positif flavonoid, alkoloid dan steroid. Hasil dari metode KLT ekstrak etanol kemangi adalah jenis senyawa flavonoid yang terikat yaitu flavonon tanpa 5-OH bebas dan flavonon dengan 3-OH bebas dan memiliki atau tidak memiliki 5-OH bebas, dan alkaloid jenis nikotin, dan jenis tanin terkondensasi dan memiliki kadar steroid 1,246%. Sedangkan pada ekstrak etanol sereh dapur mengandung flavonoid yang terikat yaitu flavonon tanpa 5-OH bebas dan flavonon dengan 3-OH bebas dan memiliki atau tidak memiliki 5-OH bebas, dan alkaloid jenis nikotin, dan dengan kadar steroid 1,024%